Kurs Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026: Tertekan ke Rp17.976 di Tengah Gejolak Global

Di-update
July 24, 2026
Bagikan
Gambar Kurs Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026: Tertekan ke Rp17.976 di Tengah Gejolak Global

JakartaNilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat, 24 Juli 2026. Memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah serta menguatnya ekspektasi atas kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), menjadi faktor utama yang membebani pergerakan mata uang Garuda.

Rincian Pergerakan Kurs Rupiah Hari Ini

Sumber: Investing

Berdasarkan data real-time perdagangan mata uang (pukul 10:20 WIB), berikut adalah ringkasan performa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD/IDR):

  • Nilai Saat Ini: Rp 17.976,9 per dolar AS
  • Perubahan: +86,9 poin atau melemah sebesar +0,49%
  • Pembukaan: Rp 17.890,0
  • Penutupan Sebelumnya: Rp 17.890,0
  • Rentang Harian: Rp 17.945,0 – Rp 18.011,0
  • Rentang 52 Minggu (1 Tahun): Rp 16.085,0 – Rp 18.197,5

Rupiah sejatinya dibuka stagnan di level Rp17.890. Namun, tekanan jual yang cukup kuat sejak awal sesi pagi membuat mata uang Garuda terus terperosok. Rupiah bergerak berfluktuasi di rentang Rp17.945,0 hingga sempat menembus level psikologis Rp18.000, dengan titik terlemah harian tercatat pada angka Rp18.011,0. Menjelang siang, laju depresiasi sedikit terhenti dan rupiah sedikit memangkas pelemahannya ke area Rp17.976,9.

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini 24 Juli 2026: BTC Melemah di US$65.090

Faktor Penyebab Pelemahan Rupiah

Menurut analisis sentimen pasar uang terkini, pelemahan rupiah secara garis besar didorong oleh katalis eksternal dan respons kebijakan internal:

  • Tensi Geopolitik Timur Tengah yang Memanas: Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah kembali naiknya harga minyak akibat tensi geopolitik di Timur Tengah antara AS dengan Iran yang memanas. Meningkatnya risiko geopolitik ini membuat para investor cenderung memburu aset aman (safe haven) seperti dolar AS, yang secara langsung menekan mata uang negara berkembang seperti Indonesia.
  • Ekspektasi Suku Bunga The Fed yang Ketat: Harga minyak dunia yang lebih tinggi telah memperbarui kekhawatiran pasar bahwa inflasi akan tetap berada di atas target Federal Reserve. Tingginya kekhawatiran inflasi ini secara tajam meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan meningkatkan laju kenaikan suku bunganya pada tahun 2026, atau setidaknya mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama dari yang diperkirakan.
  • Respons Bauran Kebijakan Bank Indonesia (BI): Di sisi domestik, Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) terakhir memilih untuk mempertahankan tingkat suku bunga. Alih-alih menaikkan suku bunga, BI memberikan bauran insentif baru untuk meredam dampak pelemahan mata uang, di antaranya dengan mengurangi biaya transaksi lindung nilai valuta asing bersama bank sentral serta terus mendorong penggunaan mata uang selain dolar AS untuk mendukung stabilitas rupiah ke depan. Meski demikian, derasnya laju penguatan dolar di pasar global membuat pelemahan harian masih terjadi secara terbatas.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->