Saham Nvidia (NVDA) Anjlok 5%, Investor Waspadai Circular Financing OpenAI?

Di-update
July 28, 2026
Bagikan
Gambar Saham Nvidia (NVDA) Anjlok 5%, Investor Waspadai Circular Financing OpenAI?

Jakarta, Pintu News – Saham Nvidia anjlok hampir 5 persen pada perdagangan akhir pekan lalu, tergelincir ke level sekitar US$197,57 usai muncul laporan bahwa perusahaan chip AI tersebut sedang menegosiasikan jaminan pembiayaan atau backstop senilai hingga US$250 miliar untuk mendukung proyek pusat data raksasa milik OpenAI. Kabar tersebut kembali memicu kekhawatiran investor soal skema circular financing di industri kecerdasan buatan, pola pendanaan yang oleh sejumlah analis dibandingkan dengan gelembung dot-com pada awal 2000-an.

Skema Circular Financing yang Bikin Investor Was-was

Kekhawatiran utama investor berpusat pada pola aliran dana yang dianggap berputar di tempat yang sama. Jika Nvidia menjamin pembiayaan yang pada akhirnya digunakan OpenAI untuk membeli sistem chip buatan Nvidia sendiri, maka batas antara permintaan pelanggan independen dan permintaan yang disokong pemasok menjadi kabur. Dana yang keluar dari Nvidia pada akhirnya berputar kembali ke kantong Nvidia melalui pembelian chip, sebuah pola yang kerap disebut sebagai circular financing.

Menurut laporan Bloomberg, total nilai berbagai kesepakatan Nvidia dengan mitra-mitra di ekosistem AI, termasuk OpenAI, kini diperkirakan mencapai sekitar US$750 miliar. Skala yang begitu besar ini membuat kekhawatiran soal keberlanjutan pertumbuhan sektor AI kembali menguat di kalangan analis maupun investor institusional, yang khawatir permintaan chip AI yang terlihat kuat sebenarnya sebagian besar didorong oleh pembiayaan yang saling terkait antar perusahaan, bukan murni permintaan pasar yang organik.

Baca juga: “Harga Saham Nvidia Anjlok di 2026: Apakah Juli Jadi Titik Balik atau Justru Turun Lagi?

Bayang-bayang Investasi Nvidia di OpenAI Sebelumnya

Rencana backstop ini bukan kali pertama Nvidia terlibat dalam pendanaan besar untuk OpenAI. Pada Februari 2026, Nvidia sudah mengambil kepemilikan saham senilai US$30 miliar di OpenAI, angka yang sebelumnya sempat diperbincangkan bisa mencapai US$100 miliar sebelum akhirnya diperkecil menjelang kesepakatan final.

CEO Nvidia, Jensen Huang, disebut menyatakan bahwa investasi kali ini kemungkinan menjadi yang terakhir sebelum OpenAI melantai di bursa saham. Pernyataan tersebut dibaca sejumlah pengamat pasar sebagai sinyal kehati-hatian, terlebih OpenAI sendiri dilaporkan menunda rencana penawaran umum perdana atau IPO hingga 2027 demi mempertahankan valuasi perusahaan di atas US$1 triliun.

Grafik candlestick saham di layar gelap menggambarkan volatilitas pasar Nvidia
Ilustrasi grafik candlestick pasar saham. Sumber: Maxim Hopman via Unsplash / Unsplash License

Pola berulang ini membuat sejumlah analis menilai hubungan Nvidia dan OpenAI kini semakin kompleks. Nvidia berperan sebagai pemasok chip, investor ekuitas, sekaligus penjamin pembiayaan dalam satu rangkaian transaksi yang saling terhubung, sehingga sulit memisahkan mana permintaan riil pasar dan mana yang lahir dari dukungan finansial Nvidia sendiri.

Dampak ke Saham Chip Lain dan Sentimen Pasar AI

Efek domino dari sentimen negatif ini turut menyeret saham produsen chip lainnya. AMD tercatat turun lebih dari 5 persen pada hari yang sama, sementara saham produsen memori dan peralatan semikonduktor ikut melemah seiring kekhawatiran soal belanja infrastruktur AI yang menyebar ke seluruh industri.

Baca juga: “Gebrakan Nvidia! Suntik OpenAI Rp506 Triliun demi Kuasai Pasar AI

Sepanjang 2026, performa saham Nvidia sendiri tercatat sempat tertinggal dibanding rekan-rekan sesama produsen chip AI, di tengah reli besar yang dialami sejumlah saham semikonduktor lain. Kondisi ini membuat setiap kabar terkait struktur pendanaan OpenAI menjadi sorotan ekstra bagi investor yang memegang saham Nvidia maupun aset yang terafiliasi dengannya.

Layar monitor menampilkan grafik data pasar saham secara close-up
Ilustrasi monitor menampilkan grafik data pasar. Sumber: Nicholas Cappello via Unsplash / Unsplash License

Bagaimana Arah Pasar ke Depan?

Sejumlah analis menilai koreksi harga saham Nvidia kali ini lebih mencerminkan kehati-hatian jangka pendek ketimbang perubahan fundamental bisnis perusahaan, mengingat permintaan chip AI dari berbagai mitra global disebut masih tinggi. Namun kekhawatiran soal circular financing kemungkinan akan terus membayangi pergerakan saham teknologi AI dalam beberapa waktu mendatang, terutama jika detail resmi kesepakatan backstop OpenAI diumumkan ke publik.

Investor ritel maupun institusional disarankan untuk terus memantau perkembangan negosiasi ini, karena keputusan akhir soal struktur pendanaan dapat memengaruhi arah pergerakan saham Nvidia dalam jangka pendek maupun panjang. Volatilitas seperti ini juga menjadi pengingat bahwa sektor teknologi AI, meski masih tumbuh pesat, tidak lepas dari risiko koreksi tajam saat sentimen pasar berubah secara tiba-tiba.

Trading Tokenized Stocks Kini Hadir di Pintu!

Nikmati kemudahan investasi saham global seperti Nvidia (NVDAX), Amazon (AMZNX), Meta (METAX) hingga aset komoditas seperti emas dan perak dalam wujud tokenized stocks dari xStocks dan Ondo langsung di aplikasi Pintu!

Kenapa harus coba investasi tokenized stocks di Pintu?

  • Modal Minim: Mulai dari Rp11.000 saja.
  • Tanpa Jam Bursa: Buka 24 jam penuh, tidak perlu menunggu pasar AS buka.
  • Settlement Cepat: Transaksi langsung selesai tanpa ribet.
Trade Tokenized Stocks di Pintu Sekarang!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->