
Jakarta, Pintu News – Dunia kripto kembali diguncang oleh kasus pencurian besar-besaran yang menimpa seorang whale anonim. Kali ini, dompet digital milik whale tersebut dibobol hingga kehilangan aset senilai $25,6 juta. Insiden ini terjadi hanya dua tahun setelah korban mengalami serangan phishing yang juga merugikan hingga $24,2 juta. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus keamanan yang menimpa para pemilik aset digital bernilai tinggi.
Kasus ini menjadi sorotan karena pelaku berhasil menguras berbagai aset kripto dari dompet korban. Setelah berhasil mendapatkan aset, pelaku langsung menukarkan hasil curian ke Dai (DAI) dan Ethereum . Analisis onchain yang dilakukan oleh Specter mengungkapkan bahwa dana hasil pencurian kini tersebar di empat alamat berbeda. Peristiwa ini menegaskan pentingnya keamanan ekstra dalam pengelolaan aset kripto, terutama bagi para whale.
Perusahaan keamanan blockchain, PeckShield, merinci aset terbesar yang berhasil diambil oleh pelaku. Di antara aset yang dicuri, terdapat $6,3 juta dalam bentuk aWBTC, $5,1 juta dalam Dai (DAI), dan $4,7 juta dalam Wrapped Bitcoin . Selain itu, sekitar $2,6 juta dalam Ethereum (ETH) juga berhasil dibawa kabur oleh pelaku.
Tidak hanya itu, pelaku juga mengambil saldo lebih kecil dari beberapa aset lain seperti cbBTC, USDS, Lido DAO , dan Curve DAO . Setelah mengumpulkan seluruh aset tersebut, pelaku segera menukarkannya menjadi 20 juta DAI dan 3.000 ETH. Dana hasil pencurian kini tersebar di empat alamat berbeda, sehingga menyulitkan pelacakan lebih lanjut. Tindakan cepat pelaku menunjukkan tingkat keahlian tinggi dalam memanfaatkan celah keamanan di dunia kripto.
Whale yang menjadi korban kali ini ternyata sudah pernah mengalami nasib serupa sebelumnya. Pada September 2023, dompet yang sama kehilangan $24,2 juta akibat serangan phishing. Saat itu, aset yang dicuri meliputi sekitar 4.851 Rocket Pool Ethereum (rETH) dan 9.579,2 Staked Ethereum (stETH). Menariknya, pelaku phishing pada tahun lalu sempat mengembalikan sekitar 90% dari dana yang dicuri.
Baca juga: Harga Saham Amazon (20/8) Menguat ke $265,84, JPMorgan Targetkan $375
Namun, kerugian tetap sangat besar karena sebagian besar aset telah diubah menjadi 13.785 ETH dan 1,64 juta DAI. Dua insiden besar ini telah menyebabkan kerugian hampir $50 juta bagi pemilik dompet tersebut. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para pelaku industri kripto untuk selalu meningkatkan sistem keamanan.
Insiden pencurian yang menimpa whale ini terjadi di tengah maraknya kasus peretasan di bulan Agustus. Berdasarkan data dari DefiLlama, tercatat ada 13 kasus peretasan sepanjang bulan tersebut dengan total kerugian lebih dari $12 juta. Salah satu kasus terbesar menimpa perusahaan pemroses pembayaran Coinsbuy yang kehilangan $7,9 juta pada 9 Agustus. Fenomena ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap keamanan aset digital semakin meningkat.
Para pelaku kejahatan siber semakin canggih dalam mencari celah untuk membobol dompet kripto. Apakah pelaku pencurian kali ini akan mengikuti jejak tahun lalu dengan mengembalikan sebagian dana, masih menjadi tanda tanya besar. Namun, kasus ini jelas memperingatkan seluruh komunitas kripto untuk tidak lengah terhadap risiko keamanan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi