Perbedaan Uang Digital biasa dengan Bitcoin

Bagikan

Apa itu uang digital?

Uang digital adalah uang yang disimpan di dalam komputer. Uang digital tidak berwujud seperti uang tunai atau koin. Uang digital adalah angka murni yang disimpan sebagai saldo akun di dalam database komputer. Uang digital ada dalam berbagai bentuk seperti: saldo bank, saldo kartu kredit, e-cash, e-wallet, cryptocurrency, atau voucher. Terkadang uang digital dapat ditarik dan diubah menjadi uang tunai.

Uang digital dimulai pada era internet. Ketika lebih banyak orang menggunakan internet, orang-orang menjadi lebih nyaman menggunakan uang digital. Paypal adalah salah satu perusahaan yang paling sukses yang memungkinkan transaksi uang digital. Di Indonesia, kita memiliki GoPay, Flazz, Ovo, Shopee Pay, dan masih banyak lagi e-wallet yang berfungsi sebagai uang digital.

Perbedaan antara uang digital dan bitcoin

Uang digital sebenarnya hanyalah representasi dari uang fiat, oleh karena itu karakteristiknya sama dengan uang fiat. Perbedaan terpenting antara uang digital dan Bitcoin adalah dari jumlahnya, siapa yang mengatur, dan teknologi di baliknya.

CharacteristicsDigital MoneyBitcoin
JumlahTak terbatas, tergantung dari bank sentralTerbatas
Batas transaksiTerbatas berdasarkan sistem perbankan atau penyedia jasaTidak terbatas
SettlementHari kerja atau minggu10-60 menit
FeesBeberapa biaya, biaya bank pengirim, biaya pedagang, biaya bank penerima. Biaya ditetapkan oleh penyediaBiaya tergantung dari dompet, pengguna dapat menentukan biaya yang mereka sedia bayarkan kepada penambang. Biaya lebih tinggi = peluang lebih besar untuk penambang akan memasukkan transaksi Anda ke blok berikutnya
Bentuk organisasi/siapa yang mengaturTersentralisasiTerdesentralisasi
TeknologiFedwire, ACH, SWIFT, etcBlockchain

Sentralisasi vs Desentralisasi

Sebelum penemuan Bitcoin, semua uang digital hanyalah representasi dari uang fiat yang membutuhkan kepercayaan kepada pihak / otoritas sentral. Penyedia uang digital terpusat beroperasi secara silo. Setiap perusahaan mengelola database mereka sendiri dan setiap bank juga mengelola database mereka sendiri. Inilah sebabnya mengapa penyelesaian transaksi akan memakan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu. Saat Anda menggunakan layanan seperti Paypal atau Venmo, Anda mengandalkan pihak ketiga untuk mengotorisasi transaksi Anda. Ada juga kemungkinan di mana dana Anda akan dibekukan jika layanan tersebut mengira ada aktifitas mencurigakan dari akun anda.

Bitcoin bentuknya terdesentralisasi, semua orang dapat mengakses database dan memeriksa transaksi. Dengan Bitcoin, tidak ada yang bisa menghentikan transaksi anda. Setelah pembayaran dilakukan, tidak ada cara untuk mengembalikannya.

Biaya

Setiap penyedia uang digital akan mengenakan biaya layanan untuk memproses transaksi Anda. Setiap penyedia akan mengenakan biaya yang berbeda tergantung pada struktur harga mereka. Mereka dapat menggunakan persentase dari jumlah transaksi, persentase tambahan dari biaya transaksi kartu kredit pengguna, persentase tambahan lainnya dari biaya transaksi kartu kredit pedagang dan lain lain. Biaya-biaya ini jika dijumlahkan dapat membuat transaksi menjadi mahal.

Jika Anda menggunakan Bitcoin, anda juga perlu membayar biaya kepada penambang untuk memproses transaksi anda. Biayanya tergantung pada lalu lintas jaringan dan juga jumlah transaksi. Biaya dihitung dengan rumus berikut: Biaya (Satoshi / byte) x Ukuran (byte). Anda dapat memeriksa biayanya di [mempool.space] (http://mempool.space). Jumlah biaya Bitcoin yang anda bayarkan akan menentukan seberapa cepat atau lambat transaksi anda akan diproses di dalam blockchain. Pada beberapa wallet bitcoin, terdapat pilihan supaya anda dapat menentukan biaya transaksi anda sendiri.

Batas Transaksi

Ketika Anda menggunakan layanan seperti Paypal, anda dapat melihat jumlah uang yang anda miliki di sistem mereka. Paypal menjadi penjaga uang anda dan layanan seperti Paypal biasanya membatasi jumlah uang yang dapat anda kirim, terima atau tarik.

Dengan Bitcoin, tidak ada batasan berapa banyak uang yang ingin anda kirim atau terima ke / dari orang lain. Anda dapat mengirim 1 miliar dolar dengan biaya rendah. Karena ini juga tidak memerlukan izin pihak ketiga, tidak ada yang bisa menghentikan anda untuk mengirim uang tersebut.

Kesimpulan

Penyedia uang digital seperti Ovo, GoPay, Paypal, atau Shopee Pay dapat menimbulkan ketidaknyamanan penggunanya untuk menerima dan mengirim uang dalam satu negara. Namun, layanan uang digital seperti ini tidak memberikan privasi dan kemampuan bertransaksi lintas negara yang dimiliki aset kripto seperti Bitcoin. Bitcoin memberikan terobosan dalam hal pembayaran digital tanpa membutuhkan pihak ketiga. Bitcoin memungkinkan transaksi jumlah besar lintas negara dengan mudah dan dengan harga terjangkau.

Topik

Bagikan

Artikel Terkait

Alamat Perusahaan
Kantor Pusat
The City Tower Lantai 27 Jalan M.H Thamrin No.81, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310 Indonesia
Operasional & Customer Support
Rukan Permata Senayan Blok H1-H2 Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12210 Indonesia
Terdaftar dan Diawasi
© 2021 PT. Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan illustrasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto merupakan keputusan independen oleh pengguna.