Pintu Blog
/
Perencanaan Keuangan
/
Apa itu Risiko Finansial: Pengertian, Jenis, Contoh dan Manajemennya

Apa itu Risiko Finansial: Pengertian, Jenis, Contoh dan Manajemennya

August 3, 2021
Combined Shape 2
5 Menit
Bagikan
Gambar Apa itu Risiko Finansial: Pengertian, Jenis, Contoh dan Manajemennya
Reading Time: 5 minutes

Apa itu risiko finansial? Risiko finansial adalah hal yang tidak terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari, namun bukan berarti tidak bisa diminimalisasi. Artikel ini akan membantu kamu memahami pengertian risiko finansial, jenis-jenisnya, contoh risiko finansial, hingga manajemen yang tepat untuk mengelola risiko finansial.

Jadi, Apa Itu Risiko Finansial?

apa itu risiko finansial

Pengertian risiko finansial secara sederhana adalah segala jenis risiko yang berkaitan dengan keuangan, yaitu risiko yang dapat membuat kamu kehilangan uangmu. Dalam kehidupan sehari-hari, terdapat banyak situasi tidak terduga yang dapat menyebabkan kamu kehilangan uang. Itulah mengapa memahami risiko finansial sangat penting agar kamu bisa mengelola risiko tersebut atau bahkan menghindarinya.

Jenis-Jenis Risiko Finansial

Ada banyak jenis risiko finansial yang bisa kamu hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks risiko finansial personal, terdapat risiko pendapatan, pengeluaran, aset atau investasi, dan utang.

Risiko Pendapatan

Berkaitan dengan berbagai risiko atau potensi risiko yang mempengaruhi kemampuan kamu untuk menghasilkan pendapatan. Contoh risiko pendapatan antara lain adalah:

  • Kematian
  • Cacat fisik yang menyebabkan seseorang tidak dapat bekerja lagi
  • PHK atau kehilangan pekerjaan
  • Pengangguran

Risiko Pengeluaran

Risiko pengeluaran adalah berbagai risiko yang muncul ketika kamu menggunakan uangmu untuk berbagai macam keperluan. Namun, tidak semua pengeluaran menjadi risiko, selama tidak terjadi beberapa hal berikut:

  • Pengeluaran lebih besar dari pendapatan
  • Pendapatan yang diperoleh tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok
  • Berada dalam sebuah kondisi darurat yang menyebabkan seseorang untuk mengeluarkan uang dalam jumlah besar (misalnya: renovasi rumah, kecelakaan, kerusakan kendaraan, dan lain sebagainya)

Risiko Aset dan Investasi

Aset yang kamu miliki meliputi semua barang yang memiliki nilai seperti rumah, mobil, dan perhiasan, termasuk investasi yang kamu miliki. Contoh risiko finansial yang muncul terkait dengan kepemilikan aset dan investasi antara lain adalah:

  • Tidak memiliki tabungan cukup atau tidak melakukan investasi yang tepat untuk mencapai tujuan finansial
  • Kehilangan aset investasi
  • Pencurian atau kerusakan pada properti sebagai aset investasi
  • Inflasi (kemerosotan nilai mata uang)
  • Depresiasi (penyusutan nilai aset)

Baca juga : Apa Saja Risiko Investasi Crypto dan Cara Mengatasinya?

Risiko Kredit dan Utang

Risiko yang terkait dengan kredit dan utang mungkin muncul dalam beberapa kondisi berikut:

  • Memiliki terlalu banyak utang yang tidak mampu dibayarkan
  • Terjebak dalam pengeluaran utang yang besar seperti suku bunga tinggi, denda finansial, dan masih banyak lagi

Manajemen Risiko Finansial

manajemen risiko finansial

Setelah memahami mengenai apa itu risiko finansial, mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana tips manajemen risiko finansial yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir risiko tersebut. Berdasarkan jenis-jenis risiko finansial, berikut beberapa tips-tips yang bisa kamu coba.

Manajemen Risiko Pendapatan

Inilah manajemen risiko pendapatan yang bisa kamu coba terapkan:

  • Mencari Sumber Pendapatan Tambahan

Mencari sumber pendapatan lain adalah cara terbaik untuk menekan risiko. Misalnya dengan bekerja sebagai freelance, memulai usaha sampingan di rumah dan masih banyak lagi. Selain itu, kamu harus memperkirakan jenjang karir pekerjaanmu saat ini dan menghitung risiko jika kamu kehilangan pekerjaan utama.

  • Rencana Finansial

Buat rencana finansial yang matang terkait dengan bagaimana membelanjakan uang, tabungan finansial, dan standar gaya hidup yang sesuai dengan penghasilanmu.

  • Asuransi.

Jenis asuransi yang bisa diambil adalah asuransi jiwa untuk memastikan keluarga masih dapat hidup dengan baik jika seseorang meninggal. Ada juga asuransi kecacatan untuk menekan risiko jika seseorang harus kehilangan pekerjaan akibat menderita cacat fisik.

Manajemen Risiko Pengeluaran

Hal-hal yang bisa dilakukan dalam mengelola risiko pengeluaran adalah:

  • Budgeting

Membuat rencana pengeluaran yang rinci dan memangkas pengeluaran yang tidak perlu.

  • Dana Darurat.

Untuk menutup pengeluaran yang sifatnya mendadak dan tidak terduga, memiliki dana darurat sangat penting agar arus kas tetap stabil di tengah kondisi yang tidak diinginkan.

Manajemen Risiko Aset dan Investasi

Dalam menekan risiko aset dan investasi, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Mempelajari Aset Investasi Bersangkutan

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di aset tertentu, pastikan kamu sudah melakukan riset dan memahami berbagai risiko yang mungkin terjadi, terlebih untuk aset yang memiliki risiko relatif tinggi.

  • Cek Tujuan Finansial Secara Berkala.

Buat rencana finansial yang dapat membawa kamu semakin dekat dengan tujuan finansial setiap harinya, termasuk rencana tabungan dan pengeluaran. Sebelum memilih aset investasi, pastikan aset bersangkutan memiliki risiko dan manfaat yang sesuai dengan tujuan finansial kamu.

Manajemen Risiko Utang dan Kredit

Dalam mengelola risiko utang dan kredit, kamu bisa melakukan hal-hal berikut:

  • Hindari utang.

Sebisa mungkin hindari utang yang dirasa tidak mampu kamu tanggung, termasuk kartu kredit.

  • Pelajari Tentang Utang.

Bedakan antara utang yang buruk dan utang yang baik. Jika kamu terpaksa harus utang, pilihlah utang yang baik, yaitu dilatarbelakangi dengan alasan yang jelas dengan bunga yang masuk akal pula, misalnya KPR di bank. Di lain sisi, meminjam uang dari rentenir adalah hal yang sangat berisiko, di mana kamu bisa dikenakan bunga hingga 20% per bulannya.

Rekomendasi Buku Manajemen Risiko Finansial

Ingin belajar tentang manajemen risiko finansial dan cara mengatur keuangan dengan baik? Berikut ini beberapa rekomendasi buku yang bisa coba kamu baca:

Your Money or Your Life (Vicki Robin)

Ditulis berdasarkan pengalaman nyata selama 50 tahun, buku ini akan mampu mengubah hubunganmu dengan uang dan bagaimana memaksimalkan hubungan tersebut untuk mencapai hal-hal yang kamu inginkan.

The One-Page Financial Plan (Carl Richards)

Buku keuangan karangan Carl Richards ini ditulis langsung oleh penasehat keuangan dan akan membantumu menyusun rencana keuangan yang tepat guna mencapai tujuan finansial kamu.

The Financial Diet: A Total Beginner’s Guide to Getting Good with Money (Chelsea Fagan & Lauren Hage)

Dalam buku finansial best seller ini, kamu akan bisa belajar tentang bagaimana cara menyusun dan mengikuti budget yang telah kamu buat, bagaimana cara memulai dan sukses dalam berinvestasi, serta masih banyak lagi.

Rich Dad, Poor Dad (Robert T. Kiyosaki)

Buku manajemen risiko finansial yang satu ini sudah dikenal luas oleh banyak orang. Kiyosaki, pengarang buku ini bahkan pernah diundang langsung oleh Oprah pada tahun 2000an.

Why Didn’t They Teach Me This in School? (Cary Siegel)

Seperti namanya, buku ini menggarisbawahi bagaimana anak-anak diajarkan tentang banyak materi pelajaran mulai dari matematika hingga sains, namun melupakan tentang manajemen keuangan. Tips finansial yang diberikan bersifat praktikal dan mudah dipahami oleh orang awam sekalipun.

The Psychology of Money (Morgan Housel)

Faktor apa saja yang mendasari keputusan seseorang ketika menggunakan uang? Buku finansial award-winning ini memberikan berbagai perspektif yang berbeda mengenai uang. Terdapat 19 kisah singkat yang bisa memberimu inspirasi ketika mengambil sebuah keputusan finansial tanpa terkesan menggurui.

Apabila dilihat dari satu sisi, berinvestasi bisa membantumu untuk meminimalisasi beberapa risiko finansial, seperti di antaranya risiko pendapatan dan risiko pengeluaran. Belakangan ini, investasi crypto menjadi salah satu jenis investasi digital yang diminati oleh masyarakat Indonesia.

Tentunya, setiap investasi memiliki risikonya masing-masing, sehingga sebelum melakukan jual beli aset crypto, pastikan kamu telah terlebih dahulu belajar crypto termasuk teknologi di balik aset-aset populer seperti bitcoin dan ethereum.

Cek juga harga ethereum terbaru dan aset lainnya secara real-time di Pintu!

Referensi:

Invest Yadnya, Major Types of Personal Financial Risks. Diakses tanggal: 28-07-2021.

Market Watch, 9 Financial Risks Everyone Should Understand. Diakses tanggal: 28-07-2021.

Savology, Financial Risk 101: What is Financial Risk and How do You Manage it? Diakses tanggal: 28-07-2021.

The Balance, The 10 Best Personal Finance Books of 2021. Diakses tanggal: 28-07-2021.

Author
Cornelia Lyman
Bagikan
Artikel Terkait
Mulai Investasi Sekarang
Daftar dalam hitungan menit, langsung mulai investasi.
Alamat Perusahaan
Kantor Pusat
The City Tower Lantai 27 Jalan M.H Thamrin No.81, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310 Indonesia
Operasional & Customer Support
Rukan Permata Senayan Blok H1-H2 Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12210 Indonesia
Terdaftar dan Diawasi
Foundations/Reg-license/ISO27001
© 2021 PT. Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan illustrasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto merupakan keputusan independen oleh pengguna.