Founder Aave Berniat Membangun Twitter di Atas Ethereum, Serius atau Bercanda?

Updated
July 22, 2021
• Waktu baca 2 Menit
Gambar Founder Aave Berniat Membangun Twitter di Atas Ethereum, Serius atau Bercanda?
Reading Time: 2 minutes

Dilansir dari Cointelegraph, founder Aave, Stani Kulechov memberikan sedikit bocoran mengenai rencananya untuk membangun Twitter di atas Ethereum. Pernyataan ini ia utarakan tidak lama setelah Jack Dorsey mengumumkan bahwa ia sedang membangun platform layanan keuangan baru yang berfokus pada Bitcoin.

Rencana Jack Dorsey Bangun Bisnis Baru yang Berfokus ke Bitcoin

Sebelumnya, Jack Dorsey, CEO dari Twitter dan Square mengungkapkan di akun Twitter pribadinya @jack pada hari Jumat 16 Juli, bahwa Square sedang membuat sebuah divisi baru untuk berfokus membangun layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang memanfaatkan jaringan Bitcoin.

“Square sedang membuat bisnis baru (menggabungkan layanan Seller, Cash App & streaming musik Tidal) yang berfokus untuk membangun platform pengembang terbuka dengan tujuan utama untuk memudahkan pembuatan layanan keuangan terdesentralisasi. Fokus utama kami adalah #Bitcoin. Namanya adalah TBD,” cuit Dorsey di Twitter.

twitter jack dorsey
(twitter.com)

Dorsey menunjuk  Mike Brock sebagai kepala divisi tersebut. Sebelumnya di tahun 2018, Brock pernah menjadi pemimpin tim pengembang yang berfokus untuk mengintegrasikan fitur Bitcoin dengan the Cash App.

Brock sendiri telah memiliki pengalaman mengerjakan proyek open-source untuk salah satu perusahaan penyedia solusi open-source, Red Hat Inc.

Baca juga : 7 Kelebihan dan Kekurangan Cryptocurrency Menurut CEO Ternama

Respon Founder Aave : Bangun Twitter di Atas Ethereum

Pengumuman yang dibuat oleh Dorsey tersebut langsung mendapat respon dari founder Aave, Stani Kulechov di hari berikutnya. Kulechov menuliskan di akun Twitternya @StaniKulechov bahwa kalau begitu, maka protokol miliknya juga akan membangun Twitter di atas Ethereum.

“Karena @jack sedang membangun Aave di atas Bitcoin, maka Aave akan membangun Twitter di atas Ethereum,” cuitnya pada Sabtu, 17 Juli lalu.

 

cuitan founder aave
(twitter.com)

Kulechov menyiratkan bahwa ide bisnis Dorsey tersebut mirip dengan Aave, protokol DeFi yang memungkinkan pengguna untuk meminjam aset dan mendapatkan bunga melalui deposito.

Kulechov menambahkan bahwa co-founder dari Aave, Jordan Lazaro Gustave akan memimpin upaya ini. Hingga kini, masih belum jelas apakah rencana tersebut serius atau hanya sebuah gurauan saja.

Sementara itu, Aave sendiri hadir sebagai salah satu protokol DeFi paling populer di pasar dengan permintaan layanan yang terus tumbuh bahkan di kalangan investor konvensional. Bulan ini, Aave berencana untuk meluncurkan Aave Pro yang hanya bisa diakses khusus oleh institusi dan perusahaan yang telah melalui verifikasi KYC Fireblock.

Untuk kamu yang tertarik untuk memiliki aset kripto seperti bitcoin (BTC), Ether (ETH), AAVE atau aset kripto lainnya, download aplikasi Pintu sekarang. Investasi dan trading berbagai aset kripto bisa mulai dari Rp22.000 saja!

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->