5 Fakta MemeCore (M) Naik 16% di Tengah Euforia Meme Coin, Apakah Bisa Berlanjut?

Di-update
September 22, 2025
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Meme coin kembali menjadi pusat perhatian pasar crypto setelah mencatatkan reli besar dalam sebulan terakhir. Salah satu token yang mencuri perhatian adalah MemeCore (M), yang naik 16% dalam sehari pada 22 September 2025. Data dari AMBCrypto menunjukkan reli ini dipicu oleh meningkatnya dana masuk dari pasar derivatif, meski volume perdagangan spot masih lemah.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah reli M bisa berlanjut, atau justru rentan terkoreksi? Berikut adalah 5 fakta yang dirangkum berdasarkan analisis AMBCrypto.

1. MemeCore Naik 16% Didukung Reli Meme Coin 66%

Menurut data sektor yang dilaporkan AMBCrypto, indeks kinerja meme coin dari Artemis menunjukkan kenaikan 66% dalam sebulan terakhir, menempati peringkat ketiga setelah token real-world asset (RWA) dan oracle.

MemeCore (M), sebagai infrastruktur bagi peluncuran beberapa meme coin baru, berada di pusat pertumbuhan ini. Lonjakan permintaan terhadap token M ikut mendongkrak harga hingga 16% dalam satu hari.

Baca Juga: 3 Risiko Likuidasi Besar di Pasar Crypto September 2025 yang Perlu Diwaspadai Trader

2. Pasar Spot Masih Lemah, Hanya Rp747 Juta Transaksi

Meski harganya naik, data dari CoinGlass yang dikutip AMBCrypto menunjukkan aktivitas di pasar spot masih rendah. Dalam sehari terakhir, pembelian hanya sekitar $92.000 (Rp1,5 miliar dengan kurs Rp16.624/USD), sementara volume spot total hanya $45 juta (Rp747 miliar).

Volume rendah ini menandakan keyakinan investor jangka panjang terhadap M masih terbatas. Banyak pelaku pasar memilih menunggu konfirmasi lebih lanjut sebelum menambah kepemilikan.

3. Dana Derivatif Dorong Reli, Open Interest Naik Rp282 Miliar

Faktor utama kenaikan M datang dari pasar derivatif. Menurut AMBCrypto, open interest melonjak 17% dalam sehari, setara dengan tambahan modal $17 juta (Rp282 miliar).

Analisis Coinalyze menunjukkan dana ini berasal dari posisi long, artinya banyak trader bertaruh harga M akan terus naik. Kondisi ini berpotensi mendorong reli lebih lanjut, terutama jika terjadi short squeeze.

4. Taker-Sell Dominance 66%, Sinyal Pasar Masih Dikuasai Penjual

Meski capital inflow kuat, AMBCrypto mencatat indikator Taker Buy-Sell Ratio menunjukkan dominasi penjual mencapai 66% dari volume derivatif. Ini artinya, meskipun ada banyak posisi long, arus transaksi masih lebih banyak berasal dari penjual.

Ketidakseimbangan ini memberi sinyal bahwa reli bisa rapuh. Jika tekanan jual berlanjut, potensi koreksi harga M tetap terbuka.

5. Kapitalisasi Rp44,2 Triliun, Didukung Tapi Belum Solid

Dengan kapitalisasi pasar $2,66 miliar (Rp44,2 triliun), M sudah masuk kategori token besar di sektor meme coin. Namun, jika dibandingkan dengan volume harian hanya $45 juta, dukungan transaksi untuk harga saat ini terlihat belum cukup solid.

Biasanya, dalam tren bullish sehat, volume perdagangan spot akan bergerak seiring kenaikan kapitalisasi. Kesenjangan besar antara keduanya bisa menjadi tanda lemahnya fondasi reli.

Kesimpulan: Momentum MemeCore Kuat, Tapi Rentan Koreksi

Reli MemeCore (M) sebesar 16% menunjukkan kekuatan sektor meme coin di pasar crypto. Namun, data dari AMBCrypto memperlihatkan bahwa sebagian besar dorongan datang dari pasar derivatif, bukan spot.

Selama dominasi penjual tetap tinggi dan volume spot rendah, reli ini masih rentan berbalik arah. Investor cryptocurrency disarankan untuk tetap berhati-hati, melakukan riset independen, dan tidak hanya mengikuti tren sesaat.

Baca Juga: Prediksi Harga Uniswap 2025-2031: Apakah UNI Akan Terus Stabil?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari ini, harga solana hari ini, pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.