Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Dalam lanskap teknologi semikonduktor global, dua nama yang konsisten menjadi pusat perhatian investor adalah NVIDIA (NVDAX) dan AMD. Keduanya bersaing dalam pasar GPU, AI computing, dan data center, namun strategi bisnis dan posisi investor besar seperti Coatue Management menunjukkan perbedaan arah yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Data dari laporan F13 terbaru mengungkap bahwa hedge fund milik Philippe Laffont, Coatue Management, meningkatkan kepemilikannya di saham NVIDIA sebesar 34% dengan membeli 2,9 juta saham tambahan. Total investasinya kini bernilai sekitar $1,8 miliar. Sementara itu, posisi di AMD justru dipangkas sebesar 53%, dengan penjualan 1,7 juta saham dan menyisakan posisi senilai $217 juta.
Langkah ini menunjukkan preferensi yang jelas terhadap prospek jangka panjang NVIDIA dibanding AMD, meskipun keduanya berada di sektor yang sama.
Baca Juga: Market Crash? Ini 5 Crypto yang Diprediksi Meledak Karena Aktivitas Whale di Futures Market

NVIDIA memimpin pasar GPU global dengan pangsa dominan, terutama dalam AI dan high-performance computing. GPU mereka menjadi tulang punggung banyak sistem AI generatif, cloud server, dan pelatihan model AI skala besar. Kapitalisasi pasarnya telah melampaui $1 triliun, didukung oleh margin laba tinggi dan permintaan yang terus tumbuh dari sektor AI.
Sementara itu, AMD tetap kompetitif dengan arsitektur Zen dan produk-produk EPYC untuk server. Performa harga saham AMD juga impresif dalam beberapa tahun terakhir, namun mereka masih berjuang melawan dominasi teknis dan ekosistem software milik NVIDIA.
Valuasi NVIDIA lebih tinggi, baik dari sisi rasio P/E maupun rasio harga terhadap penjualan, mencerminkan ekspektasi pertumbuhan yang lebih agresif. Sebaliknya, AMD menawarkan valuasi yang lebih konservatif, namun juga lebih rentan terhadap tekanan persaingan dan margin.
Keduanya sensitif terhadap siklus permintaan hardware global, volatilitas geopolitik, dan persaingan teknologi, namun ekosistem CUDA milik NVIDIA memberi mereka moat kompetitif yang tidak dimiliki AMD.

Langkah pertama membeli saham AS adalah memilih platform atau aplikasi investasi yang memungkinkan kamu membeli saham luar negeri, khususnya pasar saham AS (NASDAQ). Salah satu opsi terbaik di Indonesia adalah menggunakan aplikasi yang menyediakan saham berbasis aset digital seperti XStocks di Pintu.
Di aplikasi Pintu, kamu bisa membeli saham NVIDIA dalam bentuk NVDAX, yaitu token saham berbasis aset digital yang mereplikasi harga saham NVIDIA secara real-time. Kelebihannya, kamu bisa beli mulai dari jumlah kecil tanpa harus beli 1 lot (minimal 1 lembar saham full) seperti di bursa saham tradisional.

Dari perspektif institusional, arah pergerakan Coatue Management menunjukkan keyakinan yang lebih tinggi terhadap prospek NVIDIA dalam konteks AI dan data center. Namun, bagi investor ritel, keputusan tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko, horizon investasi, dan preferensi sektor.
Jika mencari pertumbuhan agresif dari sektor AI, NVIDIA adalah pilihan utama. Namun, jika lebih tertarik pada valuasi lebih rasional dan potensi rebound, AMD tetap relevan.
Bagi investor Indonesia yang ingin mulai berinvestasi di saham-saham seperti NVIDIA , kini tersedia opsi melalui token saham berbasis aset digital di aplikasi investasi seperti Pintu xStocks. Kamu bisa membeli saham NVIDIA (NVDAX) mulai dari nominal kecil tanpa perlu beli satu lot penuh.
Baca Juga: Cara Beli Saham NVIDIA di Indonesia (2025) – Step-by-Step Lengkap
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari ini, harga solana hari ini, pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.