Web3 Advertising: Solusi Iklan Digital Tanpa Risiko Kebocoran Data

Di-update
November 25, 2025

Jakarta, Pintu News – Di era digital saat ini, iklan telah menjadi tulang punggung pendanaan berbagai layanan gratis di internet. Namun, model iklan Web2 yang bergantung pada pengumpulan data pengguna telah menimbulkan kekhawatiran besar terkait privasi dan keamanan.

Web3 hadir membawa paradigma baru: iklan yang transparan, terdesentralisasi, dan tanpa perlu membocorkan data pribadi. Artikel ini membahas bagaimana Web3 Advertising dapat menjadi solusi masa depan yang lebih adil dan aman.

Apa Itu Web3 Advertising?

Web3 Advertising adalah model periklanan digital berbasis teknologi blockchain yang memungkinkan pengiklan dan pengguna berinteraksi tanpa perlu pihak ketiga mengumpulkan dan menyimpan data pribadi. Sistem ini berjalan di atas jaringan terdesentralisasi yang menjamin transparansi, keamanan, dan kepemilikan data oleh pengguna.

Dalam sistem Web3, pengguna tidak lagi menjadi produk seperti pada model Web2. Sebaliknya, mereka memiliki kendali penuh atas data pribadi dan dapat memilih apakah ingin membagikannya untuk keperluan iklan—bahkan mendapatkan kompensasi berupa token.

Baca Juga: Panduan Lengkap Menabung Emas Digital di 2025 – Simpel, Aman, Bisa Mulai dari Rp11.000!

Web2 vs Web3 Advertising: Siapa yang Lebih Fair?

AspekWeb2 AdvertisingWeb3 Advertising
Kepemilikan DataDisimpan oleh platform besar (Google, Meta)Dimiliki oleh pengguna
TransparansiMinim—data dikumpulkan diam-diamTinggi—pengguna tahu siapa yang mengakses data mereka
Imbalan untuk PenggunaTidak adaDapat berupa token atau insentif
Risiko PrivasiTinggi (sering bocor)Rendah (terenkripsi, tidak tersentralisasi)
Kontrol PenggunaTerbatasPenuh

Model Web2 telah lama dikritik karena mengorbankan privasi demi efisiensi iklan. Web3 mencoba memperbaiki ini dengan menciptakan sistem yang lebih seimbang antara pengiklan dan pengguna.

Cara Kerja Web3 Advertising

Online shopping on smartphone.
Sumber: Unsplash
  1. Desentralisasi – Iklan disampaikan melalui jaringan peer-to-peer atau protokol smart contract.
  2. Persetujuan Pengguna – Tidak ada data yang digunakan tanpa izin eksplisit dari pengguna.
  3. Tokenisasi – Pengguna dapat menerima imbalan token karena melihat atau berinteraksi dengan iklan.
  4. Smart Contract – Mengatur alur kerja iklan: siapa yang melihat, berapa banyak dibayar, kapan dibayar—semua tercatat di blockchain.
  5. Verifikasi Terbuka – Semua aktivitas dapat diaudit oleh siapa pun, meningkatkan kepercayaan.

Kelebihannya

  • Privasi Lebih Baik: Data pengguna tidak dikumpulkan sembarangan, melainkan disimpan secara lokal atau dienkripsi.
  • Transparansi: Setiap transaksi, pembayaran, dan tampilan iklan dapat diverifikasi secara publik.
  • Kompensasi Pengguna: Konsumen bisa mendapat token atas atensi mereka—mengubah model “pengguna jadi produk” menjadi “pengguna jadi mitra”.
  • Resistensi Sensor: Karena berbasis blockchain, iklan sulit disensor atau dibatasi oleh otoritas tertentu.
  • Efisiensi Biaya: Dengan menghilangkan perantara seperti platform periklanan besar, biaya bisa ditekan.

Tantangan dan Risikonya

  • Adopsi Masih Terbatas: Mayoritas pengguna dan pengiklan masih berada di sistem Web2.
  • UX Belum Optimal: Proses opt-in, dompet kripto, dan tokenisasi masih dianggap rumit oleh pengguna awam.
  • Regulasi: Belum ada regulasi global yang jelas mengenai model iklan berbasis token dan data terdesentralisasi.
  • Skalabilitas: Proses di blockchain bisa mahal dan lambat jika tidak dibangun di layer-2 atau chain yang efisien.

Masa Depannya – Menuju Ekosistem yang Lebih Adil

Web3 membuka peluang besar bagi masa depan periklanan yang lebih manusiawi. Iklan tidak lagi menjadi “gangguan berbayar”, melainkan interaksi yang adil, transparan, dan saling menguntungkan. Seiring berkembangnya infrastruktur Web3, seperti wallet yang lebih ramah pengguna, protokol identitas terdesentralisasi, dan sistem reward berbasis token, model ini berpotensi menjadi standar baru.

Kolaborasi antara kreator, pengiklan, dan komunitas akan menjadi kunci keberhasilan ekosistem ini. Terlebih, munculnya platform seperti Lens Protocol, Brave Browser, dan Presearch menunjukkan bahwa Web3 Advertising bukan hanya ide—tapi sedang dibangun.

Kesimpulan

Web3 Advertising menawarkan cara baru untuk melakukan periklanan digital tanpa harus mengorbankan privasi dan keamanan pengguna. Dengan mengandalkan blockchain dan model insentif token, pengguna bisa mendapat kontrol penuh atas data mereka, sekaligus berpartisipasi secara aktif dalam ekosistem iklan. Meskipun tantangannya tidak sedikit, masa depan Web3 Advertising menjanjikan lanskap yang lebih adil, efisien, dan transparan untuk semua pihak.

Baca Juga: Cardano Diprediksi Keluar dari Top 20 pada 2026, CEO Nansen Sebut ‘Ghost Chain’

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

FAQ

Apa itu Web3 Advertising secara singkat?
Model iklan digital berbasis blockchain yang menjaga privasi pengguna dan memberikan kontrol penuh atas data.

Apa bedanya dengan iklan Web2?
Web2 menggunakan data pengguna tanpa transparansi. Web3 menawarkan transparansi dan insentif bagi pengguna.

Apakah Web3 Advertising aman?
Ya, karena data dienkripsi, tidak tersentralisasi, dan hanya dibagikan atas izin pengguna.

Bagaimana pengguna bisa mendapat keuntungan?
Melalui insentif token karena melihat atau berinteraksi dengan iklan secara sukarela.

Apa tantangan terbesar dari Web3 Advertising?
Adopsi massal dan peningkatan pengalaman pengguna masih menjadi tantangan utama.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8