Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pi Network tengah menghadapi tekanan berat sejak terdaftar di bursa terpusat. Token tersebut sempat diperdagangkan di kisaran $0,209, jauh di bawah harga puncaknya dan masih kesulitan untuk bangkit kembali.
Pada bulan Februari 2025, Pi sempat menyentuh harga tertingginya sepanjang masa di angka $2,98. Namun sejak itu, nilainya merosot lebih dari 87%. Bahkan, pada Oktober 2025, Pi mencatatkan harga terendah sepanjang sejarah di level $0,1585 sebelum mengalami sedikit kenaikan. Meskipun sempat pulih, harga Pi masih jauh dari posisi tertingginya.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Pi Network hari ini?

Pada 5 Januari 2026, harga Pi Network tercatat berada di angka $0,2142, mengalami kenaikan 2,3% dalam waktu 24 jam. Jika dikonversikan ke dalam rupiah saat ini ($1 = Rp16.743), maka 1 Pi Network adalah Rp3.586. Harga bergerak dalam kisaran $0,2091 hingga $0,2151, menunjukkan adanya tekanan beli yang cukup stabil di awal tahun.
Baca juga: Harga Dogecoin Naik 3% Hari Ini (5/1/26): DOGE Cetak Sinyal Reversal Bullish di Awal 2026?
Kapitalisasi pasar Pi Network saat ini tercatat sebesar $1,795 miliar, dengan valuasi terdilusi penuh (FDV) mencapai $2,762 miliar. Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan mencapai $16,26 juta, menandakan adanya peningkatan aktivitas pasar terhadap aset ini.
Data pasar menunjukkan bahwa Pi secara konsisten tampil lebih buruk dibandingkan altcoin lainnya. Menurut analis crypto Dr. Altcoin, pergerakan harga Pi dalam 10 bulan terakhir menunjukkan pola yang cukup jelas.
Saat harga Bitcoin (BTC) naik, Pi cenderung ikut naik namun dengan laju yang lambat. Sebaliknya, saat Bitcoin turun, harga Pi justru sering turun lebih tajam dibandingkan altcoin lain secara umum.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor, yang sebelumnya berharap Pi bisa menunjukkan ketahanan yang lebih kuat setelah bertahun-tahun pengembangan dan pertumbuhan komunitas.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh Pi Network adalah ketidakjelasan mengenai roadmap masa depannya. Tim inti Pi memang telah mengumumkan rencana yang berlangsung hingga tahun 2026, namun banyak detail yang belum dijelaskan secara terbuka. Kurangnya transparansi ini memicu kritik dari sebagian komunitas dan menjadi faktor penghambat bagi potensi kenaikan harga.
Tekanan tambahan juga datang dari jadwal pembukaan (unlock) token besar-besaran yang diperkirakan terjadi pada bulan Januari. Meskipun ada data yang menunjukkan bahwa likuiditas di bursa mulai menurun secara perlahan, investor masih khawatir apakah unlock token ini akan memicu aksi jual yang lebih besar.
Baca juga: Harga Bitcoin Naik ke $92.000 Hari Ini (5/1/26): Seberapa Tinggi BTC Bisa Melonjak?
Saat ini, level $0,20 dianggap sebagai zona support yang penting. Jika harga turun dan bertahan di bawah level ini, risiko penurunan lebih lanjut bisa meningkat.
Meskipun aksi harga Pi saat ini tergolong lemah, para pendukung proyek ini berpendapat bahwa nilai Pi seharusnya tidak diukur hanya dari pergerakan harga jangka pendek. Mereka meyakini bahwa kesuksesan jangka panjang Pi lebih ditentukan oleh adopsi di dunia nyata, bukan sekadar spekulasi pasar.
Para pendukung menyoroti beberapa faktor yang diyakini dapat mendorong nilai Pi di masa depan, antara lain:
Menurut pandangan ini, harga Pi akan mengikuti tingkat partisipasi dan penggunaan yang nyata, bukan karena euforia sesaat atau tren sementara.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan kontrak berjangka atas aset crypto dilakukan oleh PT Porto Komoditi Berjangka, suatu perusahaan Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh BAPPEBTI serta merupakan anggota CFX dan KKI. Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja dan PT Porto Komoditi Berjangka tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.