Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Dilansir dari Cointelegraph, harga Bitcoin (BTC) tetap bertahan di kisaran $90.000, meskipun terjadi ketegangan geopolitik yang memuncak antara Amerika Serikat dan Venezuela pada Sabtu dini hari.
Bitcoin sempat turun sebentar di bawah $90.000 pada hari Sabtu, namun kemudian kembali naik dan saat ini diperdagangkan di atas level tersebut.
Baca juga: Harga Bitcoin Naik ke $92.000 Hari Ini (5/1/26): Seberapa Tinggi BTC Bisa Melonjak?
“Amerika Serikat membom sebuah negara dan menangkap pemimpinnya — pada akhir pekan pula — tapi harga Bitcoin nyaris tidak bergerak,” ujar Nic Puckrin, analis pasar dan pendiri media kripto Coin Bureau, dalam sebuah unggahan di platform X.
Menurut analis pasar Michaël van de Poppe, BTC saat ini berada di atas rata-rata pergerakan 21 hari. Jika harga tetap berada di atas level support dinamis jangka pendek ini, hal itu menjadi sinyal bahwa tren kenaikan harga masih berlanjut di bulan Januari.
Ketahanan harga Bitcoin di tengah gejolak geopolitik ini dianggap penting, karena aset berisiko seperti BTC biasanya cenderung mengalami penurunan tajam saat terjadi krisis geopolitik atau tekanan makroekonomi.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa AS telah melakukan serangan udara ke ibu kota Venezuela, Caracas, pada hari Sabtu, yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro.

Pengumuman ini menuai reaksi beragam di dunia maya—ada yang mendukung, namun tak sedikit pula yang mengecam. Meski begitu, hingga saat ini, dampaknya terhadap pasar keuangan masih terbatas.
Baca juga: 5 Meme Coin yang Melonjak hingga Dua Digit Setelah Guncangan AS ke Venezuela
“Ada banyak ketegangan geopolitik saat ini, dan para pemain besar akan kembali beraktivitas minggu depan. Jadi, kemungkinan besar kita akan melihat volatilitas yang lebih tinggi pada Bitcoin setelah akhir pekan,” kata analis dan trader kripto Lennaert Snyder.
Investor institusional di pasar keuangan tradisional umumnya tidak beroperasi pada akhir pekan, malam hari, atau hari libur. Mereka kemungkinan akan merespons berita ini saat pasar AS dibuka pada hari Senin, yang bisa memicu aksi jual dan meningkatkan volatilitas pasar secara keseluruhan.
Tekanan jual tambahan ini bisa memperburuk penurunan harga Bitcoin yang telah berlangsung sejak flash crash pada Oktober, yang menggagalkan tren kenaikan harga sebelumnya.
Akibat crash tersebut, harga Bitcoin anjlok lebih dari 30%, dari rekor tertinggi di atas $125.000 ke titik terendah sekitar $80.000 pada bulan November, sebelum akhirnya pulih ke kisaran $90.000.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan kontrak berjangka atas aset crypto dilakukan oleh PT Porto Komoditi Berjangka, suatu perusahaan Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh BAPPEBTI serta merupakan anggota CFX dan KKI. Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja dan PT Porto Komoditi Berjangka tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.