Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Kepolisian Korea Selatan sedang menyelidiki tuduhan terhadap Kim Byung-kee, anggota parlemen senior dari Partai Demokratik Korea, yang diduga menyalahgunakan posisinya untuk menyerang bursa kripto Upbit demi keuntungan putranya yang bekerja di Bithumb, pesaing Upbit. Kasus ini mencuat setelah serangkaian pertemuan yang dilakukan Kim dengan para pemimpin kedua bursa tersebut, yang berujung pada serangan terhadap dominasi pasar Upbit.
Setelah pemindahan Kim ke Komite Urusan Politik Majelis Nasional pasca pemilihan umum April 2024, minatnya terhadap Dunamu (operator Upbit) dan Bithumb meningkat. Menurut laporan media lokal, Kim membawa serta putranya yang lebih muda dalam beberapa pertemuan makan malam dengan CEO Dunamu antara September dan November 2024, di mana ia sempat menyerahkan resume putranya.
Namun, pada akhirnya putranya malah bergabung dengan Bithumb pada Januari 2025. Setelah putranya diterima bekerja di Bithumb, Kim mulai menunjukkan sikap agresif terhadap Upbit. Ia memerintahkan stafnya untuk menyiapkan serangkaian pertanyaan yang menyerang dominasi pasar Dunamu, dengan alasan bahwa perusahaan tersebut “perlu diberi pelajaran” dan harus “ditutup”.
Baca Juga: Ethereum (ETH) Terus Melaju, Apakah Tahun 2026 Waktu yang Tepat untuk Membeli?

Tuduhan terhadap Kim tidak hanya terbatas pada kasus ini saja. Pada tahun 2016, Kim diduga turut campur dalam perekrutan putra sulungnya di NIS, agensi tempat Kim membangun karirnya. Sebuah rekaman bocor menunjukkan istri Kim mendesak seorang pejabat NIS untuk memastikan putranya diterima, yang kemudian diikuti oleh proses rekrutmen khusus.
Selain itu, Kim juga dituduh mengunjungi presiden sebuah universitas untuk memastikan penerimaan putra mudanya. Lebih lanjut, Kim dituduh menerima voucher hotel senilai 1,6 juta won dari Korean Air saat mengawasi proses penggabungan perusahaan tersebut, dan istrinya diduga menyalahgunakan kartu biaya seorang pejabat dewan distrik.
Skandal ini terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar kripto Korea. Upbit masih memimpin dengan volume perdagangan sebesar 63%, diikuti oleh Bithumb dengan 30%. Namun, dominasi Upbit mulai tergerus, turun di bawah 70% untuk pertama kalinya sejak tahun 2020, sementara Bithumb meningkatkan pengeluaran pemasarannya secara dramatis dari 16,1 miliar won pada tahun 2023 menjadi 192,2 miliar won pada tahun 2024.
Situasi ini semakin rumit dengan rencana Binance untuk menyelesaikan akuisisi Gopax. Dalam industri di mana status regulasi menentukan kelangsungan hidup, skandal ini menimbulkan pertanyaan yang tidak nyaman tentang pengaruh politik terhadap dinamika persaingan. Kim telah membantah melakukan kesalahan, namun penyelidikan masih berlanjut.
Kasus ini menyoroti pentingnya transparansi dan keadilan dalam pengaturan dan pengawasan pasar kripto. Dengan berkembangnya industri ini, sangat penting bagi semua pihak untuk memastikan bahwa tindakan individu tidak mengganggu integritas dan persaingan yang sehat di pasar.
Baca Juga: Strategi Baru dalam Dunia Kripto: Akuisisi 680.000 BTC oleh Strategy!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.