5 Crypto Futures yang Cocok untuk Scalping Saat Bear Market

Di-update
January 11, 2026

Jakarta, Pintu News – Dalam kondisi pasar crypto yang sedang lesu atau mengalami tren menurun (bear market), banyak trader merasa kesulitan untuk menemukan peluang profit. Namun, bagi para scalper — trader yang mengincar keuntungan kecil dari pergerakan harga jangka pendek — bear market justru bisa menjadi ladang emas, asalkan tahu aset mana yang tepat untuk diperdagangkan.

Artikel ini akan membahas lima crypto futures yang paling cocok untuk strategi scalping saat pasar sedang bearish, dengan mempertimbangkan faktor seperti likuiditas, volatilitas, dan efisiensi eksekusi.

Dan jika kamu tertarik mencoba scalping dengan cara yang lebih praktis, kamu bisa langsung memanfaatkan Pintu Futures — platform yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman trading derivatif yang cepat, intuitif, dan mudah digunakan, bahkan untuk pemula sekalipun.

Bitcoin (BTC)

harga bitcoin hari ini
Generated by Ai

Bitcoin (BTC) merupakan aset crypto paling utama dan paling banyak diperdagangkan di seluruh dunia. Sebagai pionir di dunia kripto, BTC memiliki volume transaksi yang sangat tinggi dan tingkat likuiditas yang luar biasa di hampir semua platform perdagangan futures. Kondisi ini menjadikan Bitcoin sebagai pilihan ideal untuk strategi scalping, terutama dalam kondisi pasar bearish.

Baca juga: 5 Crypto Ini Sering Dijadikan Investasi Jangka Panjang, Apa Alasannya?

Salah satu alasan utama mengapa Bitcoin cocok untuk scalping adalah spread yang sangat ketat antara harga bid dan ask. Spread yang kecil memungkinkan trader untuk masuk dan keluar posisi dengan biaya yang minim, yang sangat penting dalam scalping karena strategi ini mengandalkan akurasi tinggi dan profit tipis dalam jumlah banyak.

Selain itu, likuiditas tinggi juga berarti eksekusi order bisa dilakukan dengan cepat tanpa harus mengalami slippage besar, yang sering menjadi musuh utama scalper.

Di tengah bear market, Bitcoin juga tetap menunjukkan pergerakan harga yang dinamis dalam rentang waktu pendek. Walaupun arah tren secara keseluruhan turun, BTC sering mengalami rebound teknikal, konsolidasi harga, dan lonjakan volatilitas intraday yang dapat dimanfaatkan untuk entry dan exit cepat.

Ethereum (ETH)

tokenisasi dana ethereum
Sumber: Bitcoinist

Ethereum (ETH) adalah aset crypto terbesar kedua setelah Bitcoin, dan memiliki ekosistem yang sangat luas dalam dunia blockchain. Sebagai fondasi dari banyak proyek DeFi, NFT, dan aplikasi terdesentralisasi, Ethereum tidak hanya memiliki nilai fundamental yang kuat, tetapi juga memiliki volume perdagangan dan likuiditas yang tinggi di pasar futures.

Salah satu alasan utama ETH cocok untuk scalping adalah karena volatilitas intraday-nya yang tinggi namun relatif stabil, yang memungkinkan scalper untuk memanfaatkan pergerakan harga kecil secara berulang dalam waktu singkat.

Di samping itu, ETH memiliki spread yang sempit dan eksekusi order yang cepat di hampir semua platform futures terkemuka. Hal ini sangat penting dalam scalping karena strategi ini sangat bergantung pada kecepatan eksekusi dan biaya transaksi yang rendah.

Lebih lanjut, ETH memiliki korelasi yang kuat namun tidak identik dengan Bitcoin, sehingga memberikan variasi peluang trading bagi scalper yang ingin memperluas jangkauan strategi mereka. Ketika BTC sedang sideways atau kehilangan momentum, ETH kadang-kadang justru bergerak lebih aktif — memberikan alternatif entry yang lebih menarik.

Binance Coin (BNB)

prediksi harga bnb
Sumber: Binance

Binance Coin (BNB), sebagai token asli dari ekosistem Binance — exchange terbesar di dunia — memiliki posisi unik di pasar kripto. BNB tidak hanya digunakan untuk membayar biaya transaksi di Binance, tetapi juga terlibat dalam berbagai layanan dalam ekosistem Binance Smart Chain (BSC), termasuk DeFi, NFT, dan proyek-proyek blockchain lainnya.

Salah satu alasan kuat mengapa BNB menarik untuk scalping adalah karena pasar futures-nya sangat aktif dan efisien di platform Binance sendiri. Dengan likuiditas tinggi, scalper dapat membuka dan menutup posisi dengan cepat tanpa khawatir mengalami slippage besar.

Selain itu, pergerakan harga BNB cenderung “bersih” dan teknikal, sehingga memudahkan analisis menggunakan strategi scalping berbasis price action atau indikator teknis seperti moving average crossover, stochastic oscillator, atau support-resistance breakout.

Yang membuat BNB semakin menarik untuk scalping adalah kenyataan bahwa token ini memiliki volatilitas yang moderat. Tidak seperti altcoin kecil yang bisa bergerak ekstrem tanpa pola jelas, BNB memiliki volatilitas yang cukup untuk menciptakan peluang scalping, tetapi tetap dalam batas yang relatif terkendali.

Solana (SOL)

solana upgrade
Sumber: Crypto Rank

Solana (SOL) telah menjadi salah satu altcoin terpopuler dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena kecepatan dan skalabilitas jaringannya yang tinggi. Solana dikenal dengan kemampuannya memproses ribuan transaksi per detik dengan biaya yang sangat rendah, menjadikannya favorit di kalangan pengembang DeFi, NFT, dan aplikasi terdesentralisasi lainnya.

Salah satu keunggulan utama Solana bagi scalper adalah volatilitasnya yang tinggi namun terstruktur. SOL sering menunjukkan pergerakan harga yang tajam dalam jangka waktu pendek, baik karena sentimen pasar, data on-chain, atau pergerakan teknikal.

Baca juga: 2 Crypto yang Berpotensi Melonjak di Januari 2026 Menurut ChatGPT

SOL juga cenderung bereaksi cepat terhadap sentimen eksternal, baik itu berita proyek baru, kolaborasi dengan perusahaan besar, ataupun kondisi pasar yang lebih luas. Reaksi cepat ini sering kali memicu lonjakan volume dan harga dalam waktu singkat, menciptakan momen-momen yang sangat ideal untuk scalping.

Bahkan dalam bear market, ketika banyak aset bergerak lambat atau sideways, Solana tetap mampu memberikan fluktuasi harga yang bisa dimanfaatkan untuk entry dan exit cepat dalam timeframe rendah seperti 1 menit hingga 5 menit.

XRP (XRP)

xrp price prediction 2026
Generated by AI

XRP (XRP), token asli dari jaringan Ripple, telah lama menjadi salah satu aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar dan basis pengguna yang luas. Sebagai kripto yang difokuskan pada sistem pembayaran lintas batas dan adopsi institusional, XRP memiliki peran unik di ekosistem blockchain.

Salah satu alasan utama XRP cocok untuk scalping adalah tingginya likuiditas dan volume perdagangannya di berbagai bursa besar, seperti Binance, Bybit, KuCoin, dan OKX. Volume yang besar ini menghasilkan spread yang ketat dan eksekusi order yang cepat, dua faktor penting yang dibutuhkan oleh seorang scalper untuk memaksimalkan potensi profit dari pergerakan harga kecil dalam waktu singkat.

XRP juga dikenal memiliki volatilitas jangka pendek yang tinggi, terutama karena sering kali terpengaruh oleh sentimen pasar dan berita-berita regulasi. Misalnya, kabar tentang perkembangan kasus hukum antara Ripple dan SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa AS) sering memicu lonjakan harga XRP dalam waktu sangat singkat.

Selain itu, pergerakan harga XRP cenderung respon terhadap level teknikal klasik, seperti support-resistance, moving average, dan garis tren. Aset ini juga sering kali bergerak dalam pola-pola yang bisa diprediksi dalam timeframe pendek, seperti triangle, flag, atau breakout range, yang sangat cocok untuk strategi scalping berbasis price action maupun indikator teknikal.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari iniharga coin xrp hari inidogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8