Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – XRP (XRP), salah satu aset cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, kini berada di persimpangan teknikal penting setelah periode inflows spot ETF yang kuat diikuti oleh penurunan permintaan institusional baru-baru ini, menciptakan gambaran pasar yang menunggu konfirmasi breakout. Harga XRP tetap di atas level kunci sementara pola teknikal dan dinamika akumulasi holder menunjukkan konflik antara momentum bullish dan hambatan harga.

Permintaan masuk ke spot ETF XRP mencapai titik terendah mingguan sejak peluncuran, dengan net inflow hanya sekitar $38,07 juta, menurun hampir 84 persen dari puncaknya di akhir November. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan melambatnya momentum harga, sehingga mempengaruhi konfirmasi pola breakout bullish yang semula terlihat.
Kondisi ini secara langsung berkaitan dengan struktur grafik pola inverse head and shoulders, di mana harga masih berada di bawah garis leher (neckline) yang menjadi level penting untuk memicu kenaikan yang lebih tinggi. Penurunan ETF inflows pada fase penting pola teknikal ini menjelaskan mengapa breakout belum terwujud.
Periode inflow yang lemah menunjukkan pasar institusional belum memberikan dukungan harga yang berkelanjutan, sehingga momentum breakout XRP kini sangat tergantung pada kembalinya permintaan ETF yang signifikan.
Baca Juga: Prediksi Harga XRP 2026: Apakah Investasi Ini Masih Menjanjikan?

Di tengah melemahnya permintaan ETF, data on-chain menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang XRP meningkatkan akumulasi secara signifikan. Penambahan posisi bersih oleh holder meningkat dari sekitar 62,4 juta XRP menjadi 239,5 juta XRP, setara hampir 300 persen dalam satu hari, menunjukkan kepercayaan jangka panjang.
Fenomena akumulasi ini berperan dalam menyerap tekanan jual dan menstabilkan harga di area kritis, sehingga mengurangi risiko penurunan lebih jauh meskipun ETF inflows menurun.
Kebutuhan akan kombinasi kuat antara permintaan institusional dan akumulasi holder menjadi indikator kunci untuk melihat apakah pola teknikal akan beralih dari stagnan menuju breakout nyata.

Untuk mencapai konfirmasi breakout, harga XRP perlu menutup di atas $2,15 (sekitar Rp35.976) yang merupakan bagian dari zona supply besar, dan kemudian menghadapi resistance penting di sekitar $2,28 dan $2,50. Penutupan di atas $2,50 akan menandai konfirmasi breakout pola inverse head and shoulders.
Clearing level resistensi ini menunjukkan bahwa sentimen bullish mendominasi sehingga permintaan cukup kuat untuk mendorong harga lebih tinggi, mengatasi supply cluster besar yang menghambat kenaikan.
Sebaliknya, jika harga turun di bawah $2,06 (sekitar Rp34.467), hal ini dapat melemahkan struktur bullish yang ada dan mengurangi peluang breakout jangka pendek.

Sentimen pasar cryptocurrency secara umum berpengaruh pada pergerakan XRP, di mana fase koreksi nasional dan global dapat memperburuk tekanan jual atau menunda momentum breakout, meskipun akumulasi holder kuat.
Koreksi harga umum pada aset digital sering kali menarik modal keluar dari altcoin seperti XRP, sehingga resistensi teknikal menjadi lebih sulit ditembus tanpa dukungan pasar yang lebih luas.
Namun, fase stabilisasi atau rebound pasar crypto dapat mempercepat proses kenaikan harga XRP jika didukung dengan indikasi teknikal positif dan permintaan institusional kembali.

Struktur inverse head and shoulders yang masih utuh menunjukkan bahwa secara teoritis harga XRP berada di jalur bullish jika pola tersebut terkonfirmasi, tetapi parameter lain seperti volume perdagangan dan kekuatan tren tetap perlu diperhatikan.
Pola ini dipandang sebagai salah satu sinyal bullish jangka menengah, namun konfirmasinya tergantung pada breakout yang jelas di atas garis neckline.
Selain itu, indikator lain seperti Fibonacci retracement dan data support/resistance turut memperkuat analisis teknikal terhadap potensi pergerakan harga lebih lanjut.

Spesifiknya, spot ETF XRP sebelumnya mencatat periode inflow yang kuat, tetapi penurunan arus masuk menunjukkan fase konsolidasi pasar institusional yang mendahului momentum bullish selanjutnya.
Perubahan arus ETF ini berpengaruh langsung terhadap persepsi permintaan terhadap XRP sebagai aset crypto yang diminati investor besar, sehingga akan terus menjadi indikator penting dalam memprediksi breakout.
Seiring ETF terus beroperasi, pola aliran modal institusional akan menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan tren jangka menengah hingga jangka panjang.
Meskipun pola teknikal dan akumulasi holder memberi indikasi momentum positif, risiko breakout tertunda tetap tinggi jika permintaan institusional tidak pulih atau tekanan pasar cryptocurrency meningkat tajam.
Likuiditas pasar, perubahan regulasi, dan dinamika sentimen investor global juga dapat memperlambat atau mempercepat momentum breakout, sehingga analisis cermat terhadap indikator tersebut tetap dibutuhkan. Pemantauan real-time terhadap level harga kunci, volume ETF, dan aktivitas holder akan terus memberikan panduan utama bagi tren harga selanjutnya.
Baca Juga: Prediksi Harga Raydium 2026: Potensi Kenaikan Signifikan di Ekosistem Solana
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.