Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) akhirnya menunjukkan kelanjutan pergerakan positif. Harganya telah menembus di atas zona $95.000 dan masih bertahan di level tersebut saat laporan ini dibuat, naik sekitar 3,8% pada 14 Januari dan sekitar 6,5% dalam 30 hari terakhir. Kekuatan ini mulai mengubah sentimen pasar.
Seiring meningkatnya momentum dan mendekatinya level resistensi penting, prediksi Tom Lee pada bulan Januari tentang rekor harga tertinggi baru mulai terlihat bukan sekadar spekulasi, melainkan semakin didukung oleh analisis teknikal. Namun, tetap ada risiko yang harus diperhatikan!

Bitcoin telah mengonfirmasi breakout dari pola cup-and-handle, menembus level resistensi di sekitar $94.800 dengan volume transaksi yang kuat. Volume ini penting karena menunjukkan adanya permintaan nyata yang menopang breakout tersebut, bukan hanya karena likuiditas tipis yang mendorong harga naik. Pergerakan terukur dari pola ini mengarah pada target kenaikan pertama di sekitar $106.600.
Baca juga: Harga Bitcoin Naik ke $97.000 Hari Ini (15/1/26): Whale Mengakumulasi, BTC Bisa Capai $100.000 Lagi?
Namun, sebelum bisa membuat proyeksi kenaikan lebih lanjut, BTC perlu terlebih dahulu merebut kembali level psikologis $100.000 (tepatnya $100.200 berdasarkan grafik). Jika level ini berhasil dilewati, prediksi Tom Lee untuk akhir Januari bisa kembali berada di jalur yang sesuai.
Data pasokan on-chain semakin memperkuat skenario ini. Kluster harga realisasi tertinggi saat ini berada di bawah harga Bitcoin saat ini, yang berarti sebagian besar pemegang BTC membeli dengan harga lebih rendah dan kini sedang menikmati keuntungan. Hal ini mengurangi tekanan jual dalam jangka pendek.
Kombinasi dari pola teknikal yang bullish dan data on-chain yang mendukung menunjukkan bahwa kenaikan harga bukan sekadar kemungkinan, melainkan mencerminkan posisi pasar yang kuat dari para pelaku.

Perilaku pemegang Bitcoin saat ini masih mendukung potensi kenaikan harga. Dompet yang menyimpan antara 10.000 hingga 100.000 BTC terus menambah kepemilikannya sejak 2 Januari, naik dari sekitar 2,18 juta BTC menjadi sekitar 2,20 juta BTC. Akumulasi diam-diam ini menunjukkan keyakinan dari para pemain besar (whales).
Yang berubah belakangan ini adalah perilaku investor ritel. Reli BTC di awal Januari kemungkinan gagal karena ritel justru menjual ketika harga menguat.
Namun kali ini, dompet ritel mulai menunjukkan sinyal positif. Sejak 5 Januari, kepemilikan BTC oleh wallet kecil (antara 0,01 hingga 0,1 BTC) meningkat sedikit, dari sekitar 273.080 BTC menjadi 273.250 BTC. Meski kenaikannya kecil, arah pergerakannya penting — ritel tidak lagi menjual saat harga naik, yang sebelumnya menjadi hambatan utama bagi kenaikan harga.

Namun, risiko utama saat ini berasal dari posisi derivatif. Paparan posisi long masih sangat dominan, dengan kapitalisasi long sekitar $2,69 miliar, jauh melebihi posisi short yang hanya sekitar $320 juta. Ketidakseimbangan hingga 9x ini menciptakan potensi kerentanan jika harga BTC turun kembali di bawah zona breakout dari pola cup-and-handle.
Jika BTC jatuh di bawah $94.800, bisa terjadi likuidasi posisi long, yang dapat mendorong harga turun ke kisaran rendah $90.000.
Baca juga: Solana Salip Ethereum dalam Volume Perpetual Futures — Apakah SOL Siap Menuju $190?

Namun demikian, pembelian spot yang kuat di dekat level support menunjukkan bahwa pembeli kemungkinan akan kembali masuk sebelum tekanan jual akibat leverage benar-benar mendorong harga turun lebih jauh.
Dari titik ini, struktur pergerakan Bitcoin cukup jelas. Menjaga harga tetap di atas kisaran $94.500–$94.800 (yang merupakan area breakout dari pola cup-and-handle) sangat penting untuk mempertahankan pola bullish ini.
Di depan, ada level psikologis $100.200, namun target teknikal yang lebih penting tetap berada di $106.600, yaitu proyeksi dari pola cup-and-handle—ini menjadi target utama pertama.

Jika harga BTC bisa menembus level tersebut dan menyerap tekanan jual di atas $112.000 (zona pasokan kuat dalam jangka pendek), pasar akan masuk ke wilayah dengan resistensi historis yang minim.
Di sinilah percepatan menuju rekor tertinggi sebelumnya, sekitar $126.200, menjadi lebih realistis daripada sekadar teori.
Bitcoin tidak memerlukan kondisi pasar yang sempurna untuk terus naik. Yang dibutuhkan hanyalah menjaga breakout tetap utuh dan terus menarik permintaan spot. Jika itu terjadi, prediksi Tom Lee tentang rekor baru di akhir Januari tidak lagi terlihat berani, melainkan menjadi hasil logis dari struktur pasar saat ini.

Di atas level saat ini, zona pasokan paling signifikan berada di atas $112.000. Setelah melewati area ini, pasokan yang direalisasikan berkurang drastis, sehingga jalur menuju harga tertinggi sebelumnya menjadi lebih mulus secara struktural.
Sebaliknya, jika BTC turun di bawah $94.500, struktur bullish bisa melemah. Dan jika jatuh di bawah $91.600, tekanan jual dari pasar bearish bisa kembali menguat.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.