Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Setelah mengalami penurunan drastis pasca-kejadian crash pada 10 Oktober 2025, Hyperliquid (HYPE), salah satu bursa pertukaran terdesentralisasi terbesar, memasuki tahun 2026 dengan sejumlah tantangan. Namun, laporan terbaru dari GLC menunjukkan beberapa indikasi pemulihan yang mungkin menjadi titik balik bagi platform ini. Dengan berbagai inovasi dan peningkatan yang direncanakan, tahun ini bisa menjadi momen kebangkitan bagi Hyperliquid.
Menurut laporan dari GLC, volume perdagangan dan minat terbuka Hyperliquid mengalami penurunan signifikan setelah peristiwa likuidasi pada 10 Oktober. Volume perdagangan turun sebesar 44,3%, dari $10,17 miliar menjadi $5,66 miliar, sementara minat terbuka turun 35,7%, dari $14,75 miliar menjadi $9,48 miliar.
Namun, sejak 1 Desember 2025, terdapat peningkatan minat terbuka sebesar 45,6%, meskipun volume perdagangan masih menunjukkan penurunan sebesar 3,2%. Data ini menunjukkan adanya potensi pemulihan, meskipun platform masih berusaha keras untuk kembali ke performa sebelumnya.
Baca Juga: 3 Skenario Bitcoin 2026: Gagal Bertahan di $100K Bisa Picu Crash Besar
Data terkini menunjukkan peningkatan volume rata-rata 7 hari sebesar lebih dari 130% sejak awal tahun, yang sebagian besar didorong oleh aktivitas dari deployer aktif, XYZ, yang menyumbang sekitar 80% dari volume tersebut. Minat terbuka rata-rata 7 hari juga meningkat lebih dari 60%, menandakan adanya optimisme di pasar.
Hyperliquid juga mulai merebut kembali pangsa pasar dari bursa pertukaran terpusat (CEX), dengan minat terbuka saat ini mencapai sekitar 14,6% dari Binance. Dengan pengenalan margin portofolio yang sedang diuji coba, platform ini berpotensi menarik lebih banyak volume perdagangan dan pengguna.

Beberapa katalis yang diharapkan dapat mendongkrak performa Hyperliquid termasuk adopsi equity perpetuals dan pengenalan margin portofolio. Berdasarkan bukti historis dari bursa lain seperti Bybit, fitur-fitur ini dapat menjadi katalis pertumbuhan yang signifikan. Selain itu, jika kondisi pasar terus membaik dan musim S3 yang diharapkan dapat membawa pedagang baru, Hyperliquid mungkin akan kembali mengejutkan pasar. Dengan berbagai inovasi dan peningkatan yang direncanakan, tahun ini bisa menjadi momen kebangkitan bagi Hyperliquid.
Meskipun menghadapi tantangan besar pasca-crash Oktober 2025, Hyperliquid menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang menggembirakan. Dengan strategi yang tepat dan penerapan teknologi baru, platform ini berpotensi untuk kembali ke puncak dan bahkan mungkin melampaui pencapaian sebelumnya. Investor dan pengguna platform harus mengawasi perkembangan selanjutnya dengan penuh antisipasi.
Baca Juga: 3 Alasan 2026 Bukan Lagi Tentang Siklus, Ini yang Sebenarnya Menggerakkan Harga Crypto
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.