5 Crypto Futures Trading Indicators yang Wajib Kamu Tau!

Di-update
January 24, 2026

Jakarta, Pintu News – Leverage memperbesar peluang sekaligus risiko dalam perdagangan crypto futures. Trader crypto profesional tidak berspekulasi secara sembarangan. Mereka menggunakan seperangkat indikator yang sudah teruji dan aturan yang jelas untuk menentukan waktu masuk, keluar, serta mengelola risiko.

Dalam panduan ini, beberapa trading indicatos akan dipelajari secara tepat bagaimana para profesional menggunakan sembilan indikator inti, bagaimana menggabungkannya untuk mendapatkan konfluensi yang kuat, serta cara menghindari jebakan umum yang sering membuat akun mengalami likuidasi.

1. Bollinger Bands: Mengenali Squeeze dan Breakout

Bollinger Bands adalah indikator teknikal yang terdiri dari tiga garis: satu garis tengah berupa rata-rata pergerakan (moving average) dan dua pita (band) di atas dan bawahnya. Ketika pasar sedang tenang, pita-pita ini menyempit. Sebaliknya, saat harga mulai bergerak signifikan, pita akan melebar.

Baca juga: Daftar Orang Terkaya Bitcoin: Siapa Pemilik BTC Terbanyak pada 2026?

Cara penggunaan oleh para profesional:

  • Squeeze sebagai sinyal pergerakan: Trader menunggu hingga pita menyempit (terjadi squeeze). Jika harga berhasil menembus keluar dari pita disertai peningkatan volume, hal ini sering menjadi sinyal awal dimulainya sebuah tren.
  • Reversi ke rata-rata (mean reversion): Dalam kondisi pasar sideways (bergerak dalam rentang), saat harga menyentuh pita luar, sering kali akan kembali ke garis tengah.

Tips: Pada tren yang kuat, harga dapat “menempel” di pita luar dan terus bergerak searah. Hindari melawan tren terlalu cepat. Untuk mengantisipasi breakout, stop loss sebaiknya dipasang di luar pita seberangnya atau di bawah titik swing yang jelas.

2. Fibonacci Retracement: Membeli Saat Harga Terkoreksi dalam Tren

contoh fibonacci retracement support
Sumber: CoinDesk

Fibonacci Retracement adalah indikator teknikal yang membantu trader mengidentifikasi potensi zona support dan resistance selama tren berlangsung. Saat harga mengalami koreksi, level seperti 38,2%, 50%, 61,8%, hingga 78,6% sering menjadi titik perhatian trader untuk mencari peluang beli dalam tren naik, atau peluang jual dalam tren turun.

Cara penggunaan oleh para profesional:

  • Dalam tren naik, banyak trader mencari peluang beli di antara level 50% hingga 61,8%, dengan stop loss ditempatkan sedikit di bawah level yang menjadi batas struktur tren.
  • Konfirmasi tambahan bisa didapat dengan mencocokkan level Fibonacci dengan indikator lain seperti moving average atau area high/low sebelumnya.

3. Moving Averages: Menentukan Tren dan Support Dinamis

Moving Average adalah indikator teknikal yang membantu trader mengenali arah tren pasar dengan menyaring fluktuasi harga jangka pendek. Selain itu, moving average juga dapat berfungsi sebagai support dinamis dalam tren naik atau resistance dalam tren turun.

Jenis EMA (Exponential Moving Average) lebih responsif terhadap perubahan harga terbaru, cocok untuk trading jangka pendek. Sementara SMA (Simple Moving Average) memberikan gambaran tren yang lebih lambat dan luas.

Cara penggunaan oleh para profesional:

  • Filter tren: Jika harga berada di atas garis MA 200, ini menunjukkan kecenderungan tren naik (bullish). Sebaliknya, jika harga berada di bawah MA 200, ini menandakan tren turun (bearish).
  • Entry saat pullback: Dalam tren naik, koreksi harga ke MA 20 atau MA 50 bisa menjadi peluang entry yang sederhana, dengan stop loss ditempatkan sedikit di bawah garis tersebut.

Perhatian: Sinyal dari persilangan moving average (crossover) bisa menyesatkan di pasar yang sideways atau tidak menentu, karena bisa menghasilkan sinyal palsu (whipsaw). Oleh karena itu, banyak trader mengonfirmasi arah tren pada time frame yang lebih tinggi sebelum mengambil keputusan berdasarkan crossover. Ini membantu menghindari jebakan dari pergerakan jangka pendek yang tidak berlanjut.

4. Relative Strength Index (RSI): Membaca Momentum dan Pergeseran Range

RSI (Relative Strength Index) adalah indikator teknikal yang mengukur kekuatan momentum harga dan membantu mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Dalam tren naik yang kuat, RSI cenderung bertahan di atas level 40–50.

Baca juga: GameFi Mulai Bangkit di 2026: 3 Crypto Ini Memimpin Tren Rally!

Sebaliknya, dalam tren turun, RSI sering berada di bawah 50–60. Memperhatikan pergeseran ini dapat memberi petunjuk awal tentang potensi pembalikan arah atau kelanjutan tren.

Cara penggunaan oleh para profesional:

  • Pergeseran range: Dalam tren naik, RSI biasanya bertahan di atas 40–50. Dalam tren turun, RSI cenderung tetap di bawah 60.
  • Divergence (perbedaan arah): Jika harga membuat high baru tetapi RSI tidak ikut naik dan malah membentuk high yang lebih rendah, ini bisa menjadi tanda bahwa momentum mulai melemah, terutama saat harga mendekati resistance.

Catatan: Jangan langsung melakukan posisi jual (short) hanya karena RSI berada di level tinggi saat tren naik yang kuat. Gunakan RSI sebagai konteks pendukung, bukan sebagai satu-satunya pemicu keputusan trading.

5. MACD: Mengonfirmasi Tren dan Momentum

indikator macd crypto

MACD (Moving Average Convergence Divergence) adalah indikator teknikal yang menggabungkan elemen tren dan momentum dalam satu alat, sehingga sangat berguna untuk mengenali perubahan kekuatan pasar. Ketika garis MACD memotong garis sinyal dari bawah ke atas di dekat garis nol, hal ini bisa menandakan dimulainya momentum bullish.

Sebaliknya, jika garis MACD memotong ke bawah, ini bisa menunjukkan tekanan bearish. Histogram MACD membantu memvisualisasikan perubahan ini, memperlihatkan apakah momentum sedang menguat atau melemah.

Cara penggunaan oleh para profesional:

  • Konfirmasi breakout: Gunakan MACD untuk mengonfirmasi breakout dari kondisi squeeze pada Bollinger Bands. Ketika MACD naik melewati garis nol disertai histogram yang menguat, ini mendukung posisi beli (long) dalam pasar bullish.
  • Dukung posisi short: Dalam tren turun, penurunan MACD di bawah garis nol bisa memperkuat ide untuk posisi jual (short), terutama jika tren dan volume mendukung.

Tips: Padukan MACD dengan filter tren seperti EMA 200 dan struktur harga. Biarkan volume mengonfirmasi candle pemicu sebelum mengambil posisi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8