Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga LINK kembali menjadi sorotan di awal tahun 2026 seiring dengan perluasan peran Chainlink (LINK) di luar pasar crypto tradisional. Dengan menghadirkan data harga saham dan ETF AS secara real-time ke dalam blockchain, protokol ini semakin memperkuat posisinya sebagai infrastruktur utama dalam keuangan ter-tokenisasi.
Sementara itu, sentimen pasar dan struktur harga menunjukkan bahwa proyek ini tengah memasuki fase penting.
Chainlink baru-baru ini meluncurkan feed harga real-time untuk saham dan ETF AS ke jaringan blockchain, sebuah langkah besar yang memperluas jangkauan pasar DeFi. Sebelumnya, sebagian besar aplikasi terdesentralisasi hanya mengandalkan harga yang tertunda atau bersifat sintetis saat merujuk pada aset tradisional.
Baca juga: Donald Trump Sampaikan 3 Sinyal Crypto ‘Bullish’ di Davos — Nomor 2 Bikin Kaget!
Dengan peningkatan ini, ekuitas yang ditokenisasi kini dapat merespons pergerakan pasar secara langsung, memungkinkan penyelesaian transaksi yang lebih akurat, pengelolaan agunan yang lebih efisien, serta eksekusi otomatis.
Akibatnya, narasi seputar kripto LINK kini bergeser ke arah dominasi infrastruktur. Dengan hampir $80 triliun ekuitas global kini dapat diintegrasikan ke sistem on-chain, Chainlink menempatkan dirinya di pusat ekosistem keuangan ter-tokenisasi, di mana keandalan data menjadi hal yang sangat krusial.
Di sisi lain, pengumuman ini memicu lonjakan signifikan dalam aktivitas sosial. Meskipun pasar secara umum masih lemah, LINK mencatatkan volume sosial tertinggi dalam lima minggu terakhir, menunjukkan meningkatnya perhatian investor.

Secara historis, lonjakan seperti ini sering kali menjadi tanda fase perubahan penting, bukan puncak harga yang berkelanjutan—terutama jika disertai dengan sentimen pasar yang penuh ketakutan.
Data dari Santiment yang membandingkan kata kunci optimis dan pesimis menunjukkan tren ketakutan dan penjualan yang meningkat.
Menariknya, kondisi seperti ini sering kali mendahului fase stabilisasi atau pemulihan harga, karena pesimisme yang berlebihan cenderung mencerminkan kelelahan jangka pendek alih-alih kelemahan struktural dalam tren harga LINK terhadap USD.
Dari sudut pandang struktur pasar, grafik harga LINK masih bergerak dalam pola garis tren naik jangka panjang yang terlihat jelas pada kerangka waktu yang lebih tinggi. Pola ini sebelumnya telah menghasilkan dua reli kuat di sepanjang garis tren yang sama, memperkuat signifikansi teknikalnya.
Baca juga: Prediksi Harga Solana: SOL Mengincar $100 di Tengah Kekuatan Fundamental Jaringannya

Saat ini, LINK/USD sedang mengalami konsolidasi di dekat batas bawah struktur tersebut—zona yang secara historis sering menjadi area permintaan. Selama garis tren naik ini tetap bertahan, prospek harga LINK secara keseluruhan tetap positif, dengan momentum kenaikan perlahan pulih setelah koreksi baru-baru ini.
Selain itu, sentimen pasar kripto mendapat dukungan dari peredaan tekanan makro jangka pendek, setelah muncul laporan bahwa ketegangan terkait tarif mulai mereda. Hal ini memberi kesempatan bagi pelaku pasar untuk kembali fokus pada perkembangan di tingkat protokol, alih-alih terganggu oleh gejolak ekonomi global.
Dalam konteks ini, ekspansi Chainlink ke dalam penyediaan data harga aset dunia nyata menjadi pendorong fundamental utama, bukan sekadar isu spekulatif.
Akibatnya, narasi prediksi harga LINK kini semakin dikaitkan dengan permintaan infrastruktur daripada hype siklus semata, memperkuat relevansinya baik dalam ekosistem DeFi maupun adopsi blockchain oleh institusi.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.