Harga Ethereum Melemah di $2.800 Hari Ini (26/1/26): Ke Mana Arah ETH Selanjutnya?

Di-update
January 26, 2026

Jakarta, Pintu News – Ethereum sempat turun hampir 1% pada hari Minggu (25/1). Penurunan ini sendiri sebenarnya tidak terlalu signifikan. Yang lebih penting adalah apa yang terjadi sebelumnya.

Pada pertengahan Januari, Ethereum (ETH) sempat menembus pola inverse head-and-shoulders yang cukup jelas. Saat itu, kondisinya terlihat positif — momentum mulai menguat, investor besar (whale) mulai membeli, dan harga berhasil menembus struktur kunci. Dalam kondisi normal, kombinasi ini biasanya mendukung kelanjutan tren naik.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Ethereum tertahan di area resistensi penting dan sejak itu terkoreksi hampir 16%. Ini bukan kegagalan acak. Ada tembok pasokan senilai sekitar $4 miliar yang secara diam-diam menyerap permintaan, mengubah breakout tersebut menjadi jebakan bull klasik.

Harga Ethereum Turun 2,93% dalam Waktu 24 Jam

Sumber: Pintu Makret

Pada 26 Januari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $2,862 atau setara dengan Rp48.266.810, mengalami penurunan 2,93% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp47.037.736dan level tertingginya di Rp49.725.494.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp5.823 triliun, dengan volume perdagangan harian yang melonjak 225% menjadi Rp467,17 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.

Baca juga: 3 Crypto yang Berpotensi Cetak All-Time High Baru di Akhir Januari 2026

Breakout yang Langsung Menabrak Tembok $4 Miliar

Pola inverse head-and-shoulders Ethereum mulai terbentuk sejak akhir Oktober. Breakout dikonfirmasi pada 13 Januari, ketika harga ETH menembus garis leher (neckline) dan naik dengan meyakinkan.

Kenaikan itu bukan gagal karena pembeli menghilang. Gagalnya breakout disebabkan harga menabrak tembok kepadatan harga beli (cost-basis) yang padat.

Data cost-basis menunjukkan ada konsentrasi besar pemegang Ethereum di kisaran harga $3.490–$3.510. Sekitar 1.190.317 ETH dibeli di zona ini. Dengan harga rata-rata mendekati $3.500, zona tersebut merepresentasikan pasokan sekitar $4,1 miliar.

Tembok cost-basis terbentuk ketika banyak ETH dibeli dalam rentang harga sempit. Saat harga kembali ke zona tersebut — atau mendekatinya — pemegang biasanya menjual untuk impas (break even). Distribusi awal seperti ini menciptakan tekanan jual besar, meskipun sentimen pasar terlihat optimis.

Sumber: Glassnode

Inilah yang terjadi di sekitar $3.407, di mana tekanan jual menggagalkan breakout.

Ethereum sempat mendekati tembok itu, tertahan, lalu mulai melemah. Secara teknikal, breakout memang masih bertahan sebentar, tapi secara struktur sudah rusak. Tekanan pasokan terlalu besar — dan menjebak sekelompok investor penting di dalamnya.

Whale Membeli Saat Breakout — Tapi Malah Terjebak

Yang membuat situasi ini semakin berisiko adalah karena para whale ETH sebenarnya sudah mengambil langkah yang “benar”.

Sejak 15 Januari (setelah breakout dikonfirmasi), pemegang besar secara konsisten menambah kepemilikan. Saldo whale naik dari sekitar 103,11 juta ETH menjadi 104,15 juta ETH — tambahan sekitar 1,04 juta ETH atau hampir $3 miliar.

Sumber: Santiment

Pembelian ini terus berlanjut bahkan ketika harga mulai melemah, menunjukkan pola pembelian bertahap (averaging).

Secara terpisah, akumulasi oleh whale biasanya menjadi sinyal positif. Namun kali ini, itu tidak cukup.

Baca juga: 3 Altcoin dengan Prospek Menarik di Akhir Januari 2026

Masalahnya ada di luar aktivitas on-chain. Arus dana dari ETF berubah drastis. Minggu yang berakhir pada 16 Januari mencatat arus masuk (inflow) yang kuat, yang membantu mendorong breakout. Namun minggu berikutnya, yang berakhir pada 23 Januari, justru mencatat arus keluar (outflow) ETF sebesar $611,17 juta.

Sumber: SoSoValue

Perubahan ini sangat berpengaruh. Penjualan dari ETF menambah tekanan jual yang konsisten, tepat ketika Ethereum sedang menguji tembok pasokan besar. Pembelian dari whale pun tertahan. Bahkan pemegang besar akhirnya ikut terjebak di atas level support saat harga Ethereum terus menurun.

Inilah alasan mengapa koreksi terus berlanjut meskipun ada akumulasi. Permintaan memang ada — terutama dari para whale — tetapi pasokan jauh lebih dominan. Tembok itu menang. Ketika arus ETF negatif dan resistensi cost-basis terjadi bersamaan, struktur harga bisa runtuh dengan cepat.

Level Harga Ethereum yang Menentukan Arah Selanjutnya

Saat ini, Ethereum telah kembali masuk ke dalam rentang harga sebelumnya, dan strukturnya tampak rapuh. Di sisi bawah, level $2.773 menjadi titik krusial, sebagaimana terlihat pada grafik harga Ethereum.

Jika terjadi penutupan harian di bawah zona ini, maka pola inverse head-and-shoulders akan rusak total, mengonfirmasi bahwa breakout sebelumnya hanyalah jebakan bull. Pergerakan ini juga akan mengancam zona cost-basis antara $2.819 hingga $2.835.

Meskipun ini merupakan zona dengan permintaan tinggi yang bisa menyerap tekanan jual, jika zona ini gagal dipertahankan, Ethereum berisiko mengalami penurunan yang lebih cepat.

Sumber: Glassnode

Di bawah level itu, struktur harga akan melemah dengan cepat. Sementara di sisi atas, pemulihan harus dilakukan secara bertahap.

Pertama, Ethereum perlu merebut kembali level $3.046. Ini akan membantu menstabilkan harga, tapi belum cukup. Ujian sesungguhnya berada di $3.180, yang berfungsi sebagai kunci untuk menembus tembok pasokan di rentang $3.146 hingga $3.164. Menembus zona ini akan menjadi sinyal kembalinya permintaan nyata.

Sumber: Glassnode

Namun, resistensi masih sangat kuat. Tembok jual yang lebih besar di kisaran $3.407–$3.487 masih mendominasi grafik. Inilah zona yang sebelumnya menggagalkan breakout dan memicu koreksi.

Selama Ethereum belum benar-benar menembus level-level tersebut, setiap reli harga tetap berisiko untuk berbalik arah. Kesimpulannya sederhana: Kegagalan Ethereum bukan karena kurangnya pembeli, tapi karena tekanan pasokan yang sangat besar. Sampai kondisi ini berubah, jebakan bull masih tetap aktif.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8