Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Sejak Bitcoin (BTC) anjlok di bawah $90.000, harga aset ini terus kesulitan untuk kembali ke level tersebut. Kondisi ini juga menyebabkan harga Ethereum (ETH) tetap tertahan di bawah $3.000, BNB (BNB) di bawah $900, XRP di bawah $1,9, Cardano sekitar $0,35, dan Dogecoin (DOGE) di kisaran $0,122.
Sementara itu, beberapa altcoin menunjukkan kekuatan yang signifikan. Harga Axie Infinity (AXS) mulai menguat kembali dengan tren naik yang tajam, harga Hyperliquid (HYPE) melonjak seiring dengan open interest HIP-3 yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa (All-Time High), dan harga Pump.fun (PUMP) juga mengalami lonjakan besar hingga mencapai titik balik krusial.
Dengan perkembangan ini, tampaknya musim altcoin (Altcoin Season) mungkin sudah dekat. Namun, data on-chain menunjukkan bahwa altcoin sedang berada pada titik balik struktural, bukan di zona nyaman.
Grafik menunjukkan adanya pergeseran penting dalam struktur pasar altcoin secara keseluruhan. Tren naik jangka panjang yang telah berlangsung sejak 2023 kini telah patah, dan pergerakan harga terbaru menegaskan lemahnya kekuatan pasar.
Baca juga: XRP Bersiap Meledak? Efek Domino Bisa Dorong Harga ke $3,30!
Yang paling mencolok, zona support kunci—yang sebelumnya menjadi dasar saat fase akumulasi dan menopang beberapa reli—sekarang telah berubah menjadi area resistance. Retest terbaru pada level ini menunjukkan penolakan yang jelas, menandakan bahwa pembeli tidak lagi menguasai area tersebut.
Perubahan ini mengubah karakter pasar secara keseluruhan. Reli harga kini bukan lagi pertanda kekuatan, melainkan hanya pengujian terhadap tekanan resistance dari atas. Meskipun harga masih bertahan di dekat titik rendah terbaru, kegagalan untuk merebut kembali area support lama tersebut menunjukkan meningkatnya risiko penurunan.
Dari titik ini, altcoin menghadapi dua kemungkinan sempit: segera menembus resistance dan kembali mendapat penerimaan pasar, atau justru masuk ke fase berkepanjangan yang ditandai dengan pantulan lemah, puncak harga yang terus menurun, dan performa yang tertinggal seiring likuiditas dan perhatian pasar beralih ke tempat lain.
Data dari grafik Santiment menunjukkan penyusutan likuiditas on-chain secara jelas, dengan kapitalisasi pasar gabungan dari 12 stablecoin teratas menurun sebesar $2,24 miliar dalam 10 hari terakhir. Hingga 26 Januari 2026, penurunan ini mencerminkan kontraksi sekitar 0,8% dalam pasokan stablecoin, bersamaan dengan penurunan harga Bitcoin menuju level $87.000.
Penurunan ini sangat penting karena stablecoin merupakan sumber utama likuiditas untuk spekulasi altcoin. Ketika pasokan stablecoin menyusut alih-alih bertambah, ini menandakan bahwa modal sedang keluar dari aset berisiko, bukan berpindah antar aset kripto.

Pada saat yang sama, meningkatnya alokasi dana ke emas dan perak menunjukkan pergeseran lebih luas ke arah aset defensif atau “risk-off”. Sampai kapitalisasi pasar stablecoin stabil dan kembali tumbuh, kondisi yang dibutuhkan untuk altseason yang berkelanjutan tetap belum terbentuk secara struktural.
Baca juga: Persetujuan ETF Sui Makin Dekat, Grayscale Resmi Ubah Pengajuan ke SEC AS!
Kondisi pasar saat ini mencerminkan melemahnya momentum altcoin, penyusutan likuiditas stablecoin, serta pergeseran modal ke aset-aset defensif. Kombinasi faktor-faktor ini belum mendukung terjadinya reli besar dan menyeluruh seperti yang biasa terjadi dalam altseason sejati.
Memperkuat pandangan ini, Tom Lee, Ketua Bitmine, menyoroti reli emas dan perak yang didorong oleh FOMO sebagai faktor utama yang mengalihkan likuiditas dari pasar kripto. Menurutnya, rotasi ini telah menjadi batas sementara bagi potensi kenaikan kripto.
Namun, ia juga mencatat bahwa setelah momentum pada aset “safe haven” tersebut memudar, ada kemungkinan besar modal akan kembali mengalir deras ke Bitcoin dan Ethereum.
Meskipun demikian, pergeseran likuiditas kembali ke kripto tidak secara otomatis memicu altseason klasik. Tahun 2026 kemungkinan besar akan ditandai dengan reli selektif dan rotasi terbatas, di mana hanya altcoin tertentu yang mengalami fase bullish kuat secara bergantian, bukan lonjakan pasar secara keseluruhan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.