Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga XRP (XRP) belakangan menunjukkan tekanan pasar yang nyata, sebagian besar dipengaruhi oleh aktivitas penjualan di antara whale besar. Data on-chain terbaru mengungkap bagaimana distribusi token oleh alamat besar ini berpotensi menekan harga jangka pendek, sekaligus bagaimana respon dari pemegang jangka panjang dapat menahan efek tersebut. Analisis ini penting untuk investor crypto muda maupun pemula yang ingin memahami hubungan antara aktivitas whale dan struktur harga XRP.
Dalam periode satu bulan terakhir, whale dengan kepemilikan besar melakukan penjualan XRP senilai lebih dari $800 juta, menjadikan ini salah satu distribusi terbesar yang tercatat belakangan ini. Aktivitas jual ini biasanya menciptakan tekanan penawaran yang signifikan, karena unit besar token masuk ke pasar secara cepat. Namun, sebagian besar penjualan ini diserap oleh whale lain dengan ukuran kepemilikan lebih kecil, sehingga kenaikan supply di bursa tidak sebesar yang diperkirakan.
Baca Juga: 5 Prediksi Utama Harga Emas 2026–2030 dalam Konteks Pasar Aset Global

Distribusi besar oleh whale umumnya meningkatkan risiko koreksi harga tajam jika tidak ada pembeli signifikan yang siap menyerap supply. Namun dalam kasus XRP kali ini, sebagian besar token yang dijual tidak langsung masuk ke pasar spot publik, tetapi diserap oleh whale lain yang cenderung memiliki kecenderungan holding jangka panjang. Karena itu, tekanan penurunan lebih teredam dibandingkan jika token dilepas sepenuhnya ke pasar umum.

Indikator on-chain Liveliness XRP berada di titik terendah tiga bulan, yang berarti banyak token yang pernah berpindah tidak lagi bergerak dalam waktu dekat. Penurunan Liveliness ini cenderung mencerminkan akumulasi jangka panjang oleh pemegang lama, bukan distribusi aktif. Fenomena ini membantu menahan volatilitas downside sekaligus menandakan kepercayaan pemegang besar terhadap prospek jangka panjang XRP.

Meskipun ada akumulasi jangka panjang, downside risk tetap relevan jika harga XRP gagal menembus dan bertahan di atas level resistensi teknikal tertentu. Level kritikal seperti ~$1,93 dan support di sekitar ~$1,86 disebut sebagai garis yang menentukan arah berikutnya. Jika harga menembus di bawah support ini, selling pressure dari whale dan pasar umum dapat semakin intensif dan mendorong harga turun lebih lanjut.
Sejarah aktivitas whale menjual juga terlihat di masa lampau: pada pekan tertentu whale menjual token senilai hampir $783 juta, dan aktivitas serupa telah membuat XRP sempat turun mendekati level $2,00. Penjualan besar juga sempat menahan momentum breakout XRP, membuat harga kembali berkonsolidasi di area teknikal penting. Fenomena ini memperlihatkan bahwa tekanan jual besar dari whale tetap menjadi faktor dominan dalam menentukan dinamika harga jangka pendek.
Walaupun penjualan oleh whale sering diasosiasikan dengan tekanan bearish, aktivitas whale tidak selalu membawa efek negatif jangka panjang. Dalam beberapa siklus sebelumnya, whale besar juga melakukan akumulasi besar yang berkontribusi terhadap rally harga kripto, termasuk XRP. Oleh karena itu, penting untuk membedakan antara distribusi yang bersifat profit-taking dan akumulasi strategis oleh investor jangka panjang.
Bagi investor pemula, aktivitas whale adalah sinyal penting tetapi bukan satu-satunya indikator untuk prediksi harga. Kombinasi antara analisis on-chain, kondisi supply di bursa, serta sentimen pasar makro perlu dipadukan untuk memahami prospek XRP lebih luas.
Investor sebaiknya memantau level teknikal kunci dan metrik likuiditas untuk menilai apakah tekanan whale selling akan terus memengaruhi harga atau akan diimbangi oleh akumulasi.
Baca Juga: 5 Wawasan Penting Prediksi SHIB Akan Turun Dulu Sebelum Capai ATH Baru
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
• Aaryamann Shrivastava/BeInCrypto. Large XRP Whales Sold $800 Million, Will Price Drop Again? Diakses tanggal 30 Januari 2026.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.