Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) sempat diperdagangkan di kisaran $88.200 setelah untuk ketiga kalinya bulan ini gagal menembus zona resistance $89.000 pada 29 Januari. Pergerakan ini terjadi setelah dolar menguat tajam dan harga emas terus menunjukkan kekuatan, bahkan sempat menembus $5.500 per ons awal pekan ini.
BTC masih berada sekitar 30 persen di bawah puncaknya pada Oktober, sementara logam mulia dan saham berada mendekati rekor tertinggi. Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Pada 30 Januari 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $82,082 atau setara dengan Rp1.384.902.615, mengalami penurunan 6,37% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.374.042.926 dan harga tertingginya di Rp1.485.661.290.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp27.485 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang melonjak 74% menjadi Rp1.374 triliun.
Baca juga: Arthur Hayes: “Arah Bitcoin Ditentukan Bank Sentral, Bukan Hype Crypto!”
Latar belakang makroekonomi saat ini menjadi kurang menguntungkan bagi aset berisiko. Menteri Keuangan Scott Bessent kembali menegaskan kebijakan dolar kuat pada Rabu, yang memicu lonjakan terbesar dalam satu sesi pada indeks dolar sejak November lalu.
Kondisi ini terjadi setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga, memberi sinyal kehati-hatian sebelum melakukan pemangkasan lebih lanjut. Kombinasi dolar yang lebih kuat dan harga emas yang mencetak rekor telah menarik modal ke aset safe haven tradisional, membuat Bitcoin terpinggirkan.
Para analis mencatat bahwa BTC masih diperdagangkan seperti aset berisiko dengan beta tinggi, bukan sebagai lindung nilai makro. Sementara emas melonjak 15 persen dan perak naik 30 persen saat dolar melemah awal bulan ini, Bitcoin tidak menunjukkan partisipasi signifikan dalam rotasi tersebut.

Data aliran dari bursa memperkuat sentimen kehati-hatian. Coinglass mencatat aliran keluar bersih sebesar $80,24 juta pada 29 Januari, memperpanjang pola distribusi yang stabil sepanjang Januari.
Saat aliran spot berubah negatif di tengah fase konsolidasi, ini biasanya menandakan bahwa pemegang aset sedang mengurangi eksposur, bukan menambah. Kurangnya aliran masuk meskipun harga stabil di kisaran $88.000 menunjukkan bahwa pembeli masih ragu untuk masuk sebelum resistance utama ditembus.
Baca juga: 5 Alasan Mengapa Harga Bitcoin Bisa Anjlok Minggu Ini

Pada grafik harian, Bitcoin diperdagangkan di bawah semua rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) utama. EMA 20 hari berada di $90.073, EMA 50 hari di $91.134, EMA 100 hari di $94.550, dan EMA 200 hari di $98.327. Deretan resistance ini menciptakan batas atas yang belum berhasil ditembus oleh pembeli sejak awal Januari.
Indikator Supertrend juga masih menunjukkan sinyal bearish di $94.850, mengonfirmasi tren penurunan secara keseluruhan. Pergerakan harga menunjukkan penolakan berulang di sekitar $89.000, di mana level resistance psikologis ini bertepatan dengan zona EMA 50 hari.
Garis tren naik dari titik terendah Desember di sekitar $85.000 telah menjadi penopang selama Januari. Struktur ini masih bertahan, tetapi kisaran yang makin menyempit antara support garis tren dan resistance EMA menunjukkan bahwa arah pergerakan akan segera ditentukan dalam beberapa sesi ke depan.

Pada grafik 30 menit, Bitcoin diperdagangkan dekat VWAP sesi di $88.228 setelah turun dari pita atas di $88.601. Indikator RSI berada di 40,48, mencerminkan momentum yang mulai melemah setelah upaya awal sesi menembus $89.000.
Pita bawah VWAP di $87.855 menjadi support terdekat. Jika level ini ditembus, harga berpotensi menguji garis tren naik di sekitar $87.500, yang menjadi area penting bagi bull untuk mempertahankan struktur jangka pendek.
Aksi harga intraday menunjukkan pola lower high sejak puncak 28 Januari di $90.000, memperkuat dominasi penjual dalam arah jangka pendek sampai pembeli mampu merebut kembali zona $89.000 dengan keyakinan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.