Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga XRP (XRP) hampir menghapus seluruh keuntungan yang diperoleh sejak awal tahun dalam tiga minggu terakhir. Altcoin dengan kapitalisasi besar ini telah turun lebih dari 21% selama periode tersebut, dan pada Kamis, 29 Januari 2026, diperdagangkan di kisaran $1,88.
Penurunan harga XRP sejalan dengan sentimen bearish yang melanda pasar kripto secara umum dalam jangka menengah, sementara industri logam mulia justru menunjukkan kecenderungan bullish.
Pada 29 Januari, harga XRP turun hampir 2%, sedangkan harga Emas dan Perak melonjak ke rekor tertinggi baru masing-masing, didorong oleh keputusan FOMC Federal Reserve pada bulan Januari.
Berdasarkan analisis data on-chain dari Santiment, XRP mencatat kembalinya investor besar (whale) dalam jumlah yang cukup signifikan.
Baca juga: Prediksi Harga Shiba Inu 2026: SHIB Tertekan di Tren Bearish Meskipun Burn Rate Melonjak 1.200%
Setelah lebih dari 784 akun XRP yang masing-masing memiliki minimal 1 juta koin keluar dari pasar antara Oktober hingga Desember 2025, Santiment melaporkan bahwa sejak 1 Januari 2026 telah muncul kembali 42 akun whale baru.
Permintaan XRP dari para investor besar ini didukung oleh keberadaan produk ETF (exchange-traded fund) spot di Amerika Serikat. Sejak awal tahun, ETF spot XRP telah mencatat arus masuk dana bersih sekitar $92 juta.
Permintaan baru terhadap XRP muncul setelah adanya kejelasan regulasi di berbagai yurisdiksi global, terutama di Amerika Serikat. Implementasi Undang-Undang GENIUS yang sedang berlangsung turut mendorong pertumbuhan Ripple USD (RLUSD), yang kini telah mencapai kapitalisasi pasar lebih dari $1,4 miliar.
Rencana pengesahan Undang-Undang CLARITY juga diperkirakan akan semakin memperkuat adopsi XRP di kalangan investor institusional. Selain itu, Ripple Labs turut meningkatkan utilitas XRP melalui akuisisi strategis dan kemitraan bisnis yang dijalankan.
Baca juga: Airdrop Tahap 4 Aster Crypto: Klaim Awal Dibuka, 754.041 ASTER Dimusnahkan!
Untuk mendukung kemungkinan rebound harga XRP dalam waktu dekat—yang dipicu oleh meningkatnya permintaan dari para whale—Open Interest (OI) XRP perlu ikut meningkat. Berdasarkan data pasar dari CoinGlass, OI XRP saat ini masih berada di level rendah dibandingkan puncaknya pada pertengahan tahun 2025.

Secara analisis teknikal, harga XRP telah terjebak dalam fase konsolidasi selama beberapa bulan, meskipun secara makro masih berada dalam tren bull jangka panjang.
Harga XRP juga masih sangat berkorelasi dengan Bitcoin dan pasar altcoin secara umum, yang belakangan ini terus melemah akibat perubahan kondisi makroekonomi global. Terlebih lagi, aliran likuiditas ke industri kripto telah tersedot oleh reli bullish logam mulia, khususnya Emas dan Perak.
Dengan kondisi tersebut, harga XRP kemungkinan besar akan menguji ulang level support di sekitar $1,38 sebelum berpotensi memulai fase parabolik dari tren bull makro yang sedang berlangsung.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.