7 Fakta Bitcoin Turun ke USD 85.200 Saat Emas Koreksi dan Saham Teknologi Menurun

Di-update
January 30, 2026

Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) jatuh ke level terendahnya di tahun 2026 sekitar USD 85.200, mencerminkan tekanan pasar yang luas saat investor menyesuaikan eksposur terhadap berbagai kelas aset setelah reli sebelumnya di logam mulia dan kinerja saham teknologi berubah. Penurunan ini dipicu oleh sejumlah faktor makro dan pasar global yang mengubah arah arus modal.

1. Bitcoin Turun ke Level Terendah Baru 2026

Bitcoin mengalami penurunan harga tajam hingga menyentuh sekitar USD 85.200, level terendah sejak awal tahun ini. Penurunan ini terjadi saat pasar crypto mulai tertarik ke aset lain dan investor mengambil keuntungan dari reli sebelumnya. BTC menghadapi tekanan jual bersamaan dengan bergeraknya pasar tradisional.

Baca Juga: 7 Fakta Penting: Dampak Penjualan Whale pada Harga XRP

2. Emas Mundur Setelah Reli Ekstrem

Harga emas (XAU/USD) yang sebelumnya mencetak rekor tinggi justru berbalik arah dan turun tajam dalam sesi yang sama. Investor tampaknya mengambil keuntungan dari level harga ekstrem logam mulia, mengubah alokasi modal secara luas.
Pergerakan ini menunjukkan volatilitas tinggi di pasar komoditas setelah puncak harga.

3. Saham Teknologi Tertekan, Microsoft Memimpin Penurunan

Indeks saham teknologi utama turun tajam dengan Microsoft mencatat penurunan besar setelah laporan kinerja yang mengecewakan. Penurunan saham teknologi ikut memberi tekanan pada sentimen pasar global, termasuk aset berisiko. Korelasi negatif antara kinerja saham teknologi dan aset seperti Bitcoin semakin terlihat dalam fase risiko pasar ini.

4. Pasar Global Memasuki Fase Risk-Off

Sentimen pasar pada hari tersebut beralih ke mode risk-off, di mana investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko seperti crypto dan saham teknologi. Alokasi modal beralih ke instrumen yang dinilai lebih stabil, meskipun volatilitas masih tinggi. Perubahan sentimen ini mencerminkan kekhawatiran terhadap ketidakpastian makro dan geopolitik.

5. Likuidasi dan Tekanan Jual

Tekanan jual yang tajam dalam pasar crypto memicu likuidasi posisi leverage, mempercepat penurunan harga Bitcoin secara cepat. Likuidasi dalam aset digital sering kali memperkuat tren turun dalam jangka pendek. Data on-chain awal menunjukkan peningkatan jumlah likuidasi jangka pendek selama tekanan pasar berlangsung.

6. Pergerakan Pasar Kripto Lebih Luas

Penurunan harga Bitcoin juga memengaruhi aset kripto besar lainnya seperti Ethereum, Solana, dan Ripple, yang mengikuti koreksi nilai BTC. Pasar altcoin cenderung bergerak sejalan dengan pergerakan harga Bitcoin dalam kondisi volatilitas tinggi. Korelasi ini kembali terlihat tajam selama fase tekanan pasar baru-baru ini.

7. Implikasi Bagi Investor

Bagi investor crypto — terutama yang baru — penurunan tajam Bitcoin menggarisbawahi pentingnya manajemen risiko dalam portofolio digital. BTC masih menunjukkan volatilitas tinggi yang dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kinerja pasar tradisional dan harga komoditas. Memahami kondisi makro dan indikator pasar lainnya dapat membantu mengambil keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Baca Juga: 5 Wawasan Penting Prediksi SHIB Akan Turun Dulu Sebelum Capai ATH Baru

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi
• CoinDesk. Bitcoin Tumbles to 2026 Low of USD 85,200 as Gold Reverses Big Gains, Microsoft Leads Nasdaq Lower. Diakses tanggal 30 Januari 2026.

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8