Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Beberapa perusahaan besar milik Elon Musk, termasuk Tesla, Inc. dan SpaceX, mempertahankan kepemilikan Bitcoin (BTC) sebagai bagian dari aset treasury mereka, tanpa menjual selama periode penurunan harga baru-baru ini, menunjukkan bahwa kedua entitas tersebut memandang Bitcoin sebagai aset “digital gold” jangka panjang.

Dalam laporan keuangan terakhir, Tesla dan SpaceX tidak melakukan perubahan signifikan terhadap kepemilikan Bitcoin mereka meskipun harga BTC turun sekitar 23 %. Tesla mempertahankan sekitar 11.509 BTC di neracanya tanpa penjualan baru untuk menutup kerugian. Begitu pula SpaceX tidak melepas aset BTC-nya, memperlihatkan komitmen terhadap kepemilikan jangka panjang.
Baca Juga: 7 Fakta Penting: Dampak Penjualan Whale pada Harga XRP
Kedua perusahaan ini memposisikan Bitcoin bukan sebagai alat spekulasi jangka pendek, tetapi sebagai aset treasury jangka panjang yang berfungsi seperti “digital gold” di neraca keuangan mereka. Pendekatan ini menyiratkan bahwa Bitcoin memiliki peran strategis di luar perdagangan biasa. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan korporasi terhadap stabilitas nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

Walaupun Tesla dan SpaceX tidak menjual Bitcoin, kerugian mark-to-market akibat turunnya harga BTC tetap tercatat secara akuntansi. Rugi ini bukan berasal dari penjualan—melainkan penyesuaian nilai aset Bitcoin yang tercatat dalam laporan keuangan. Hal ini menunjukkan bagaimana fluktuasi nilai pasar memengaruhi pelaporan keuangan tanpa melibatkan realisasi penjualan.

Tesla pertama kali menjadi investor Bitcoin besar pada 2021, memperoleh BTC sebelum kemudian menjual sebagian besar kepemilikan tersebut di periode berikutnya. Pada masa lalu, Tesla pernah menjual sekitar 75 % dari Bitcoin mereka—keputusan yang kemudian dipandang sebagai kerugian relatif karena harga naik tajam setelah penjualan itu. Namun tersisa sekitar 11.509 BTC yang masih dipegang sampai saat ini.
Selain sekedar menahan, SpaceX juga pernah mentransfer dan mengkonsolidasikan Bitcoin dari banyak alamat ke satu wallet, menunjukkan manajemen internal terhadap aset digital tersebut. Data on-chain mengindikasikan SpaceX pernah memindahkan sejumlah besar BTC sebagai bagian dari pengelolaan treasury internasional. Pergerakan ini bukan penjualan, melainkan reorganisasi internal untuk alasan keamanan dan efisiensi custody.
Strategi mempertahankan Bitcoin di neraca perusahaan memperlihatkan keyakinan bahwa mata uang digital dapat berfungsi sebagai aset diversifikasi nilai di antara kelas aset lain.
Pendekatan ini mirip dengan bagaimana perusahaan tradisional menyimpan emas atau obligasi untuk tujuan cadangan nilai. Dengan demikian, Tesla dan SpaceX menunjukkan bahwa Bitcoin semakin dilihat tidak hanya sebagai spekulasi crypto tetapi sebagai bagian dari strategi keuangan korporat.
Kepemilikan Bitcoin oleh korporasi besar seperti Tesla dan SpaceX memberikan sinyal ke pasar bahwa institusi non-keuangan mungkin menganggap aset crypto sebagai bagian dari treasury diversifikasi.
Investor muda dan pemula sebaiknya memahami bahwa strategi korporat semacam ini mencerminkan pandangan jangka panjang terhadap peran Bitcoin dalam ekosistem keuangan. Namun, karena volatilitas tinggi aset digital, strategi ini tetap membawa risiko yang harus dipertimbangkan dalam konteks manajemen portofolio yang bijak.
Baca Juga: 5 Wawasan Penting Prediksi SHIB Akan Turun Dulu Sebelum Capai ATH Baru
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
• Lockridge Okoth/BeInCrypto. Tesla & SpaceX’s Bitcoin Corporate Holdings: Treating Bitcoin Like Digital Gold. Diakses tanggal 30 Januari 2026.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.