Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali dibuat gaduh setelah siaran CNBC menampilkan harga Ripple (XRP) menyentuh $126,01, padahal nilai riilnya saat itu berada di sekitar $1,90. Angka tiga digit tersebut seolah menggambarkan lonjakan 6.532% dan langsung memicu perbincangan di komunitas trader.
Momen singkat ini terjadi bukan karena reli mendadak, melainkan akibat kesalahan tampilan pada ticker. Meski begitu, insiden tersebut menghidupkan lagi narasi lama tentang “ghost print” yang kerap melekat pada Ripple (XRP).
Kejadian bermula ketika program “Crypto World” menayangkan pembahasan sidang struktur pasar kripto di Senate Agriculture Committee pada 28 Januari. Data untuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) terlihat konsisten dengan kondisi pasar yang sedang melemah. Masalah muncul ketika slot Ripple (XRP) menampilkan angka yang tidak masuk akal dibanding harga spot. Artikel yang beredar menyebut nilai $126,01 itu setara premium 6.532% dari harga sebenarnya sekitar $1,90.
Dalam hitungan menit, cuplikan layar menyebar luas dan memanaskan ruang obrolan komunitas kripto. Konfirmasi kemudian menjelaskan bahwa kesalahan terjadi karena nilai Solana (SOL) “tertempel” ke kolom Ripple (XRP). Saat itu, Solana (SOL) memang diperdagangkan di kisaran $126, sehingga angka yang muncul di layar tampak meyakinkan bagi penonton awam.
Pihak produksi menegaskan insiden ini murni kekeliruan tampilan, bukan transaksi nyata di bursa. Dengan kata lain, tidak ada lonjakan harga Ripple (XRP) yang benar-benar terjadi di pasar spot.
Baca juga: Tom Lee Bongkar Rahasia: Emas Meroket Saat Bitcoin Tertahan, Ini Penyebabnya!

Insiden di CNBC juga terjadi di tengah kondisi pasar yang sensitif terhadap sentimen makro dan selera risiko. Bitcoin (BTC) disebut berada di sekitar $82.792 dengan rentang 24 jam kurang lebih $81.000 hingga $88.029, serta volume sekitar $79,3 miliar. Ethereum (ETH) diperdagangkan dekat $2.725 dengan turnover 24 jam sekitar $43,0 miliar.
Sementara itu, Ripple (XRP) berada di kisaran $1,76, turun sekitar 6,3% dalam sehari dengan volume spot kurang lebih $5,4 miliar. Perbedaan antara data pasar dan tampilan televisi memperlihatkan betapa rentannya persepsi publik terhadap kesalahan feed.
Bagi pelaku pasar berpengalaman, angka di layar TV bukan rujukan utama karena harga harus diverifikasi melalui bursa dan agregator data. Namun bagi komunitas tertentu, “glitch” semacam ini sering dianggap sebagai petunjuk nilai tersembunyi. Narasi tersebut kembali menguat karena angka $126,01 terlihat seperti “harga yang seharusnya” bagi Ripple (XRP) menurut sebagian pendukungnya.
Baca juga: 3 Crypto Ini Disebut Siap Jadi ‘Next Crypto Rally’
Riwayat “ghost print” Ripple (XRP) memang panjang dan kerap muncul dalam berbagai bentuk, baik anjlok ekstrem maupun lonjakan tidak wajar. Pada April 2023, pasar futures Bitrue sempat mencetak $0,0001 dan memicu likuidasi posisi long sebelum kembali normal. Pada November 2025, Kraken dilaporkan sempat membuat wick ke $0,00272 saat likuiditas tipis, sementara pasar luas masih menilai Ripple (XRP) sekitar $2,18.
Kejadian seperti ini biasanya terkait order book yang kosong, gangguan data, atau kesalahan sistem. Di sisi lonjakan, anomali yang tercatat bahkan lebih fantastis dan sering berasal dari kegagalan feed. TradingView pernah menampilkan Ripple (XRP) mendekati $9.864 pada Mei 2020 ketika harga sebenarnya sekitar $0,21.
Gangguan lain mendorong angka Ripple (XRP) ke $161 juta di CoinMarketCap dan Coinbase pada Desember 2021, lalu muncul $50 di Gemini pada Agustus 2023, serta $34.603 di CoinMarketCap pada Oktober 2023. Ada pula laporan $22,50 di Coinbase pada Agustus 2024 dan lebih dari $21.000 dalam siaran TV pada Maret 2025, yang mempertegas bahwa anomali visual dapat berulang.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.