Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Tahun 2026 membawa sorotan baru bagi aset safe haven seperti emas dan perak, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar crypto serta tradisional. Investor muda dan pemula sering dihadapkan pada pertanyaan klasik ini: emas atau perak—mana yang lebih menguntungkan?
Menurut proyeksi analis, harga emas diperkirakan akan terus reli kuat di 2026 dibandingkan aset lain, termasuk perak. Faktor pendorong seperti pembelian oleh bank sentral, gejolak geopolitik, dan inflasi global diperkirakan akan menjaga momentum kenaikan harga emas. Laporan prediksi menyebut target harga emas bisa mencapai level tinggi sepanjang tahun ini.
Emas sering dipandang sebagai aset lindung nilai jangka panjang karena sifatnya yang relatif stabil dan perannya sebagai perlindungan terhadap ketidakpastian ekonomi. Tren ini diperkuat oleh data historis 2025 yang menunjukkan emas mengalami kenaikan tajam sebelum memasuki 2026.
Baca Juga: 7 Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Target Bullish, Risiko & Proyeksi

Perak memiliki karakter yang dual karena tidak hanya menjadi logam investasi tetapi juga logam industri, termasuk penggunaan di sektor teknologi dan elektronik. Proyeksi harga perak sering mencerminkan kekurangan supply jangka panjang dan posisi short bank besar yang bisa memicu gerakan harga signifikan.
Namun, karena perak memiliki peran ganda ini, volatilitasnya juga cenderung lebih tinggi dibandingkan emas. Penurunan atau lonjakan tajam dalam demand industri dapat mempercepat pergerakan harga perak ke arah yang lebih ekstrem baik naik maupun turun.
Rasio harga antara emas dan perak sering digunakan sebagai indikator relatif keuntungan antara kedua logam ini. Rasio tinggi dapat mengindikasikan perak undervalued dibanding emas, sementara rasio rendah menunjukkan sebaliknya. Pada 2026, rasio ini belum menunjukkan tren yang jelas, tetapi data historis menunjukkan bahwa perak dapat memberikan return yang lebih tinggi dalam periode bullish, meskipun dengan risiko yang lebih besar.
Secara singkat, emas cenderung memberikan stabilitas harga yang lebih kuat, sedangkan perak berpotensi memberikan upside lebih besar jika terjadi short squeeze atau peningkatan demand industri global.

Kedua logam ini dipengaruhi oleh sentimen makro sama kuatnya. Berita geopolitik yang memicu ketidakpastian pasar cenderung mendorong investor ke aset safe haven seperti emas. Sementara itu, perak juga bisa naik dalam skenario kenaikan permintaan industri atau gangguan supply. Kondisi ekonomi global seperti inflasi tinggi dan kebijakan moneter longgar lebih sering mendorong harga emas, tetapi perak dapat mengikuti tren tersebut dengan amplifikasi lebih tinggi.

Untuk investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas tanpa harus membeli fisik logamnya, tokenized gold seperti Tether Gold (XAUT) dan PAX Gold (PAXG) menawarkan alternatif digital di aplikasi Pintu. Tiap XAUT atau PAXG merepresentasikan klaim atas emas fisik, memberikan investor akses ke pergerakan harga emas tanpa perlu menyimpan emas fisik sendiri.
XAUT umumnya dikenal karena likuiditas yang luas di pasar crypto dan multi-chain support, sementara PAXG dipandang lebih teratur secara legal dan transparan karena mekanisme cadangan dan auditnya.
Keduanya memberikan cara modern bagi investor crypto untuk menggabungkan strategi lindung nilai terhadap volatilitas pasar sekaligus tetap berada dalam ekosistem digital. Bagi investor, ini mempermudah diversifikasi portofolio tanpa memerlukan dealer atau penyimpanan fisik.
Meskipun emas dan perak memiliki potensi keuntungan berbeda di 2026, penting untuk memahami bahwa tidak ada jaminan harga akan bergerak sesuai prediksi. Aset logam bisa mengalami volatilitas tinggi, terutama ketika didorong oleh faktor eksternal seperti kebijakan bank sentral atau kondisi pasar global.
Selain itu, tokenized gold seperti XAUT dan PAXG juga membawa risiko tambahan seperti risiko penerbit dan risiko pasar crypto itu sendiri. Investor pemula disarankan mempertimbangkan toleransi risiko dan tujuan investasi sebelum memilih antara emas, perak, atau tokenized gold.
Secara relatif, emas cenderung menawarkan stabilitas dan potensi pertumbuhan harga yang konsisten di 2026, sedangkan perak memiliki potensi upside yang lebih tinggi tetapi dengan volatilitas lebih besar. Tokenized gold seperti XAUT dan PAXG dapat menjadi cara praktis untuk mendapatkan eksposur terhadap harga emas melalui aplikasi Pintu. Pemahaman mendalam tentang karakteristik masing-masing aset tetap penting untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.
Baca Juga: 7 Prediksi Harga Emas Februari 2026: Kenaikan, Skenario & Faktor Risiko!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.