5 Alasan Bitcoin (BTC) Sering Rebound di Februari dari Tahun ke Tahun

Di-update
February 7, 2026

Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) di awal 2026 menunjukkan kinerja volatil, membentuk dasar penting untuk restu tren jangka pendek dan menengah. Sejumlah analisis historis mengindikasikan bahwa Februari sering menjadi bulan yang kuat untuk Bitcoin secara statistik, meskipun Januari belum tentu berakhir positif. Pelajaran ini relevan bagi investor muda maupun pemula yang ingin memahami konteks musiman dalam pasar crypto dan cryptocurrency.

Rekam Jejak Historis Februari Cenderung Positif

Analisis data dari 2011 sampai 2026 menunjukkan bahwa Februari lebih sering mencatat return positif dibandingkan bulan lainnya. Dalam rentang tersebut, hanya empat tahun yang menghasilkan penurunan di bulan ini. Pada beberapa siklus, Februari mencatat lonjakan harga double-digit seperti +65,2 % pada 2011, +54,9 % pada 2013, dan +44 % pada 2024.

Rata-rata pertumbuhan Bitcoin di bulan ini mencapai sekitar +13,1 %, dengan median return sekitar +12,2 %. Tren ini menjadikan Februari sebagai salah satu bulan paling andal secara historis untuk pergerakan harga BTC.

Baca Juga: 7 Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Target Bullish, Risiko & Proyeksi

Korelasi Antara Kinerja Januari dan Februari

Data historis juga menunjukkan bahwa performa Januari sering memengaruhi hasil di bulan berikutnya. Ketika BTC menutup Januari dengan kenaikan, Februari cenderung memperpanjang momentum bullish atau mempertahankan tren positif. Namun bahkan setelah Januari yang lemah, Februari tetap mampu menunjukkan hasil yang positif dalam beberapa tahun.

Fakta ini menunjukkan bahwa Februari bukan sekadar perpanjangan tren Januari, tetapi juga memiliki kekuatan sendiri sebagai periode penentu arah pasar jangka pendek. Bagi investor pemula, hal ini memberikan konteks penting untuk memahami dinamika musiman.

Pandangan Analis Terhadap Tekanan dan Support BTC

Sejumlah analis tetap hati-hati terhadap potensi turun lanjutan pada awal 2026. Beberapa catatan teknikal menyebut level support kunci di sekitar USD 75 000 dan target lebih rendah di USD 65 000, dengan rata-rata pergerakan 200 minggu sekitar USD 60 000. Di sisi lain, resistensi kuat diperkirakan terjadi di sekitar USD 88 000.

Dalam konteks ini, volatilitas masih tinggi, dan momentum bullish belum sepenuhnya terbentuk. Namun proyeksi historis untuk Februari memberi ruang bagi kemungkinan rebound teknikal jika sentimen pasar mulai menunjukkan perbaikan signifikan.

Indikator Pasar Menunjukkan Divergensi Sinyal

Beberapa indikator teknikal seperti relative strength index (RSI) relatif terhadap emas serta Z-Score MVRV menunjukkan kondisi bearish secara historis, tetapi juga potensi pembalikan arah. Sejumlah analis menilai Bitcoin saat ini berada dalam kondisi undervalued, sehingga fase korektif bisa dianggap mendekati akhirnya.

Skenario ini mendukung gagasan bahwa volatilitas bukan selalu menunjukkan tren turun berkelanjutan, tetapi juga bisa menjadi teritori persiapan untuk rebound ketika momentum pasar berubah.

Apa Arti Data Ini bagi Investor Crypto Muda?

Bagi investor muda dan pemula di pasar crypto, tren historis ini memberikan pelajaran penting tentang siklus musiman dalam harga Bitcoin. Meskipun kinerja masa lalu bukan jaminan hasil masa depan, statistik Februari yang kuat menunjukkan bahwa tren turun di bulan sebelumnya tidak otomatis menyiratkan lanjutan negatif.

Investor perlu membedakan antara kondisi pasar jangka pendek dan pola jangka menengah yang lebih luas. Pemahaman dinamika musiman, dukungan teknikal, serta indikator on-chain membantu mengelola ekspektasi tanpa terjebak spekulasi berlebihan.

Baca Juga: 7 Prediksi Harga Emas Februari 2026: Kenaikan, Skenario & Faktor Risiko!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8