Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga Ethereum (ETH) telah mengalami penurunan tajam dalam beberapa sesi terakhir, yang mengguncang kepercayaan investor di seluruh pasar. ETH kehilangan nilai secara signifikan dalam waktu singkat, memicu reaksi pasar yang didorong oleh ketakutan.
Banyak investor kini mulai mengubah sikap mereka dengan meningkatkan tekanan jual terhadap raja altcoin ini. Meskipun perilaku ini bisa memperpanjang penurunan, hal tersebut juga berpotensi menciptakan kondisi yang lebih sehat untuk pemulihan jangka panjang.

Pada 3 Februari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $2,289 atau setara dengan Rp38.815.699, mengalami kenaikan 1,94% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp36.529.283 dan level tertingginya di Rp40.199.269.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp4.685 triliun, dengan volume perdagangan harian yang naik 6% menjadi Rp805.46 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.
Baca juga: Prediksi Harga Ethereum Februari 2026: ETH Bisa Meledak atau Ambruk?
Data on-chain terbaru menunjukkan perubahan signifikan dalam sentimen pasar. Perubahan posisi bersih di bursa memperlihatkan bahwa momentum pembelian yang terbentuk dalam dua minggu terakhir mulai melemah. Bar merah yang merepresentasikan aliran masuk bersih semakin mengecil, menandakan akumulasi agresif mulai melambat.
Seiring melemahnya tekanan beli, momentum jual biasanya menyusul. Investor yang masuk lebih awal kemungkinan mulai keluar dari posisi mereka untuk membatasi kerugian. Transisi ini cenderung memberikan tekanan tambahan pada pergerakan harga. Dalam kasus Ethereum, berkurangnya permintaan meningkatkan kemungkinan penurunan harga lebih lanjut sebelum mencapai kestabilan.

Meskipun terdapat kelemahan dalam jangka pendek, indikator makro memberikan pandangan yang lebih positif. Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) Ethereum kini berada dalam zona peluang, yaitu antara -12% hingga -24%. Rentang ini secara historis menandai periode kelelahan penjualan.
Dalam siklus sebelumnya, pembalikan harga ETH sering terjadi tak lama setelah MVRV memasuki zona ini. Ketika kerugian sudah terlalu besar (loss saturation), investor cenderung enggan menjual lebih jauh karena khawatir merealisasikan kerugian lebih dalam.
Pada fase-fase ini, akumulasi biasanya mulai terjadi kembali. Ethereum berpotensi merasakan dinamika serupa saat tekanan jual mencapai puncaknya.
Baca juga: Harga Bitcoin Naik ke $78.000 Hari Ini (3/2/26): Peter Brandt Soroti Risiko Breakdown BTC

Pada 2 Februari, Ethereum sempat diperdagangkan di kisaran $2.211, sedikit di atas level support $2.205. Aset ini masih berada di bawah tekanan setelah mencatat penurunan sebesar 27% dalam lima hari terakhir. Momentum saat ini menunjukkan bahwa risiko penurunan lanjutan masih tinggi.
ETH kini hanya berjarak sekitar 9,2% dari ambang psikologis $2.000. Dengan melemahnya dorongan beli dan meningkatnya sikap hati-hati investor, pergerakan menuju level ini tampak semakin mungkin.

Meskipun bersifat bearish dalam jangka pendek, penurunan ini berpotensi menarik minat investor yang berorientasi pada nilai. Harga yang lebih rendah sering kali mendorong akumulasi dari pelaku pasar jangka panjang.
Skenario pemulihan bergantung pada munculnya kembali permintaan di dekat level-level support penting. Jika investor memanfaatkan harga diskon ini, Ethereum bisa pulih kembali ke level saat ini. Pergerakan ini akan menjadi awal dari proses pemulihan yang dipicu oleh pembalikan tren.
Namun, jika momentum bearish berlanjut dan stabilisasi gagal tercapai, ETH berisiko turun lebih dalam ke kisaran $1.796 atau bahkan lebih rendah, yang akan menunda potensi rebound jangka panjang.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.