Apa itu IEV? Memahami Indikator Penting di Pasar Modal Indonesia

Di-update
February 3, 2026

Jakarta, Pintu News – IEV adalah istilah yang sering muncul dalam laporan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, namun banyak investor yang belum mengetahui maknanya secara tepat. Bukan sekadar kode saham, IEV merupakan Indicative Equilibrium Volume, indikator teknikal yang menunjukkan estimasi volume transaksi yang mungkin terjadi pada Indicative Equilibrium Price (IEP) sebelum pasar dibuka atau ditutup.

Informasi ini kini semakin relevan seiring peningkatan aktivitas perdagangan di tengah sentimen global yang bergejolak. Dengan investor ritel dan institusi yang kian aktif menilai pasar setiap hari, pemahaman IEV dapat membantu strategi eksekusi order yang lebih efektif.

IEV di Bursa Efek Indonesia: Indikator Volume Transaksi Pra-Pembukaan dan Pra-Penutupan

Di pasar saham Indonesia, IEV adalah proyeksi volume yang mungkin terjadi pada harga keseimbangan (IEP) saat sesi pra-opening atau pra-closing. Volume ini dihitung berdasarkan seluruh antrean order beli dan jual yang masuk sebelum perdagangan reguler dimulai atau berakhir.

Dengan kata lain, IEV membantu investor menilai seberapa besar minat pasar pada harga tertentu sebelum trading benar-benar dimulai. Investor sering menggunakan data IEV untuk memutuskan apakah akan menempatkan order pada harga yang diperkirakan likuid.

Data terbaru dari laporan BEI menunjukkan bahwa rata-rata IEV di saham-saham LQ45 dan IDX30 mengalami peningkatan signifikan akhir-akhir ini. Hal ini mencerminkan bahwa antusiasme pasar, terutama dari investor ritel, meningkat di masa volatilitas pasar global.

Volume indikatif yang tinggi juga memberikan sinyal bahwa harga keseimbangan di sesi pembukaan atau penutupan kemungkinan akan menarik partisipasi besar. Investor institusi pun memperhatikan IEV sebagai indikator tambahan untuk memprediksi perilaku pasar jangka pendek.

Baca juga: Memahami IEP dalam Saham: Istilah Bursa dan Kode Saham Global yang Sering Disalahartikan

Selain membantu mengantisipasi likuiditas, IEV pun dipakai sebagai alat ukur psikologi pasar menjelang fase hidupnya sesi perdagangan. Ketika IEV tinggi namun harga di IEP relatif stagnan, hal ini dapat menandakan adanya pressure dari sisi penawaran atau permintaan yang berimbang.

Sebaliknya, IEV yang rendah menunjukkan volume kecil dan kemungkinan volatilitas tinggi setelah sesi reguler dibuka. Data BEI per pekan terakhir merekam beberapa saham unggulan dengan IEV di atas rata-rata historis, menunjukkan fokus pelaku pasar pada saham tersebut.

Peran IEV dalam Strategi Trading dan Risiko yang Perlu Diwaspadai

Investor seringkali mengombinasikan IEV dengan IEP untuk merancang strategi entry dan exit yang lebih baik. Menggunakan data IEV, trader dapat memperkirakan potensi volume besar atau breakout dini yang bisa terjadi ketika pasar berubah dari sesi pra-market ke sesi utama.

Ini menjadi tambahan informasi selain indikator teknikal lain seperti moving average atau RSI. Dalam beberapa kasus, lonjakan IEV menjadi tanda awal bahwa momentum harga kemungkinan akan kuat saat pembukaan terjadi.

Namun perlu diingat, meskipun IEV memberikan gambaran volume estimasi, indikator ini bukan jaminan bahwa volume riil akan sama ketika transaksi berlangsung. Perubahan sentimen pasar secara tiba-tiba—misalnya karena rilis data ekonomi, kebijakan moneter, atau berita geopolitik—dapat mengubah dinamika harga dan volume secara cepat.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

  • Featured Image: Samco
Topik
#Saham
Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8