Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar crypto kembali menunjukkan dinamika menarik di tengah fluktuasi harga global. Pergerakan aset cryptocurrency utama seperti Bitcoin (BTC) hingga meme coin seperti Shiba Inu (SHIB) memunculkan sejumlah sinyal yang relevan untuk dipahami investor maupun pemula.
Shiba Inu (SHIB) mencatat lonjakan signifikan dalam aktivitas on-chain setelah lebih dari 1 triliun token berpindah tangan. Dengan asumsi harga rata-rata sekitar USD 0,000001 per token, nilai transaksi tersebut setara dengan USD 1 miliar atau sekitar Rp16,77 triliun. Angka ini menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap SHIB.
Pergerakan besar seperti ini sering dikaitkan dengan fase akumulasi oleh whale atau investor institusional. Dalam konteks crypto dan cryptocurrency, lonjakan volume dapat menjadi sinyal awal perubahan tren. Namun, investor tetap perlu mencermati keberlanjutan aktivitas ini sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!

Aktivitas whale sering kali menjadi petunjuk arah pasar crypto dalam jangka pendek hingga menengah. Ketika alamat besar mulai mengakumulasi aset, pasar cenderung menafsirkan hal tersebut sebagai sinyal kepercayaan. Hal ini juga terlihat pada SHIB yang mengalami peningkatan transaksi bernilai besar.
Meski demikian, tidak semua pergerakan whale berujung pada kenaikan harga. Dalam ekosistem cryptocurrency, whale juga dapat melakukan redistribusi aset tanpa niat mendorong harga. Oleh karena itu, data ini sebaiknya dikombinasikan dengan indikator lain seperti volume dan sentimen pasar.
Bitcoin (BTC) menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah sebelumnya berada di bawah tekanan jual. Beberapa analis menilai bahwa potensi penurunan tajam mulai mereda seiring melemahnya momentum bearish. Kondisi ini memberikan ruang bagi pasar untuk melakukan konsolidasi.
Stabilitas BTC memiliki dampak besar terhadap pasar crypto secara keseluruhan. Sebagai aset acuan, pergerakan Bitcoin sering memengaruhi altcoin dan meme coin. Jika BTC mampu bertahan, volatilitas ekstrem di pasar cryptocurrency cenderung menurun.
Data pasar menunjukkan perubahan sentimen dari panik menuju lebih waspada. Investor kini cenderung menunggu konfirmasi arah sebelum melakukan transaksi besar. Perubahan psikologis ini penting karena sering mendahului fase konsolidasi atau pembalikan tren.
Dalam konteks crypto, sentimen pasar sangat berpengaruh terhadap volatilitas harga. Ketika ketakutan mereda, tekanan jual biasanya berkurang. Namun, fase ini juga menuntut kehati-hatian karena pasar masih rentan terhadap berita eksternal.
Kombinasi data on-chain, volume transaksi, dan pergerakan harga semakin krusial dalam membaca pasar cryptocurrency. Lonjakan transaksi SHIB dan stabilisasi BTC menunjukkan bahwa data fundamental mulai selaras dengan aksi harga. Hal ini memberikan gambaran yang lebih seimbang bagi investor.
Bagi pemula, memahami korelasi ini dapat membantu mengurangi keputusan berbasis emosi. Crypto bukan hanya soal harga harian, tetapi juga tentang memahami arus data di balik layar. Pendekatan ini relevan untuk strategi jangka pendek maupun panjang.
Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.