Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pergerakan Cardano (ADA), salah satu altcoin terbesar di pasar cryptocurrency, menunjukkan tren stagnan di awal 2026 yang mengundang diskusi di kalangan investor. Harga ADA yang berkisar di sekitar level USD 0,32 (sekitar Rp 5.366) mencerminkan periode pergerakan yang tenang dan relatif tidak menunjukkan momentum kuat untuk breakout jangka pendek. Kondisi ini perlu dipahami oleh investor maupun pemula yang tengah mengevaluasi posisi ADA dalam portofolio mereka.
Pada awal 2026, harga Cardano (ADA) secara teknikal cenderung berada di kisaran USD 0,32 selama periode panjang tanpa fluktuasi signifikan. Kondisi ini tercermin dalam pergerakan sideway yang membuat sebagian investor merasa kurang momentum volatilitas harga. ADA sempat sempat menyentuh harga USD 0,40 namun segera tertahan oleh tekanan jual.
Kestabilan harga ini menunjukkan bahwa pada level tersebut belum terdapat katalis kuat untuk mendorong tren bullish baru bagi ADA. Hal ini menjadi faktor evaluasi penting bagi investor jangka menengah hingga panjang.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!

Analisis teknikal menunjukkan terdapat level resistensi kuat di sekitar USD 0,35–USD 0,40 yang sering menahan pergerakan harga naik. ADA harus melewati area resistensi ini sebelum tren pemulihan kuat dapat terbentuk. Tanpa menembus level ini, harga berpotensi mengulangi pola sideways atau bahkan turun.
Penundaan dalam menembus resistensi ini juga mencerminkan tantangan dalam sentimen pasar, terutama dalam kondisi crypto yang lebih luas cenderung berhati-hati terhadap aset altcoin besar seperti ADA.
Indikator teknikal jangka panjang seperti moving averages menunjukkan tren menurun atau stagnan dalam periode tiga hingga enam bulan terakhir. Hal ini memberikan gambaran bahwa momentum kenaikan masih kurang kuat. Trend indikator jangka panjang sering menjadi panduan bagi investor bahwa arah pasar belum kuat naik.
Kondisi ini memberi sinyal bahwa meskipun ADA tetap merupakan proyek besar, pergerakan kenaikannya mungkin membutuhkan waktu lebih lama atau katalis fundamental baru untuk memulai fase bullish lagi.
Proyek Cardano sendiri terus menjalankan pembaruan pada jaringan dan ekosistemnya, termasuk integrasi stablecoin dan peningkatan protokol untuk mendukung smart contract. Meskipun demikian, peluncuran dan adopsi fitur baru belum cukup memicu lonjakan harga signifikan sampai saat ini.
Investor perlu membedakan antara perkembangan teknologi jangka panjang dan pergerakan harga jangka pendek, karena kedua hal tersebut, meskipun saling berkaitan, bergerak pada ritme yang berbeda.
Dalam situasi stagnasi harga seperti ini, modal investor sering kali terdorong mencari peluang pertumbuhan yang lebih cepat di proyek lain, termasuk altcoin atau protokol crypto yang menunjukkan pergerakan harga awal lebih tinggi. Pergeseran modal ini dapat memengaruhi likuiditas relatif dan dinamika permintaan terhadap ADA.
Faktor pergeseran preferensi ini bukan hanya soal harga, tetapi juga mencerminkan penilaian risiko terhadap utilitas jaringan, likuiditas, serta potensi adopsi jangka panjang setiap proyek crypto.
Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.