Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar crypto dan cryptocurrency kembali diwarnai tekanan jual, termasuk pada Ripple (XRP) yang belakangan disebut analis telah memasuki fase washout zone. Istilah ini merujuk pada periode pelepasan tekanan jual ekstrem sebelum potensi pembalikan tren jangka panjang. Di tengah volatilitas tersebut, sejumlah analis justru menilai fase ini dapat menjadi bagian penting dari siklus kenaikan harga berikutnya.
Washout zone adalah fase pasar ketika tekanan jual terjadi secara agresif dan emosional. Pada tahap ini, banyak posisi spekulatif terlikuidasi sehingga harga bergerak turun cukup dalam. Dalam konteks crypto, fase ini sering dianggap sebagai pembersihan pasar sebelum tren baru terbentuk.
Untuk Ripple (XRP), analis menilai washout zone bukan berarti perubahan tren jangka panjang. Justru, fase ini kerap muncul di akhir koreksi besar dalam siklus cryptocurrency. Investor biasanya diminta lebih fokus pada struktur pasar, bukan pergerakan harga jangka pendek.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!

Dalam analisis terbaru, XRP disebut berpotensi turun ke area USD 1,50 hingga USD 1,08 sebelum koreksi selesai. Dengan kurs 1 USD = Rp16.812, rentang tersebut setara sekitar Rp25.200 hingga Rp18.100. Zona ini dianggap sebagai area tekanan maksimal yang sering memicu kepanikan pasar.
Namun, zona harga tersebut belum tentu menjadi titik balik otomatis. Analis menekankan pentingnya konfirmasi struktur harga setelah fase washout selesai. Tanpa konfirmasi, pergerakan turun masih bisa berlanjut meski terlihat murah secara nominal.
Secara teknikal, koreksi XRP disebut masih berada dalam struktur gelombang yang wajar dalam siklus besar. Tekanan jual dinilai bersifat korektif, bukan impulsif, sehingga tidak mengubah kerangka bullish jangka panjang. Pola ini sering terjadi di pasar crypto ketika euforia sebelumnya mulai mereda.
Bagi investor pemula, penting memahami bahwa koreksi tajam bukan selalu sinyal berakhirnya tren. Dalam banyak kasus cryptocurrency, fase seperti ini justru mendahului pergerakan besar berikutnya. Namun, waktunya sering sulit diprediksi dengan akurasi tinggi.
Salah satu pernyataan yang paling menarik perhatian adalah potensi target jangka panjang XRP di kisaran USD 20 hingga USD 30. Jika dikonversi, nilai tersebut setara sekitar Rp336 juta hingga Rp504 juta per koin. Target ini bukan proyeksi jangka pendek, melainkan skenario dalam siklus pasar lanjutan.
Meski terdengar agresif, analis menekankan bahwa target tersebut bergantung pada kelanjutan struktur impulsif jangka panjang. Faktor fundamental, adopsi, dan kondisi pasar global tetap berperan besar. Oleh karena itu, target harga tinggi sebaiknya dipandang sebagai kemungkinan, bukan kepastian.
Menghadapi fase washout, investor crypto disarankan mengutamakan manajemen risiko. Volatilitas ekstrem dapat memicu keputusan emosional yang merugikan, terutama bagi investor tanpa rencana jelas. Pendekatan bertahap dan disiplin sering dianggap lebih relevan dibanding spekulasi agresif.
Selain itu, memahami konteks siklus cryptocurrency menjadi kunci. XRP dan aset crypto lain cenderung bergerak dalam pola berulang yang dipengaruhi sentimen dan likuiditas. Dengan perspektif jangka menengah hingga panjang, fase washout dapat dipandang sebagai bagian alami dari dinamika pasar.
Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.