Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Di tengah dominasi crypto berkapitalisasi besar dan meme coin yang sering viral, sejumlah cryptocurrency justru bergerak relatif senyap namun menunjukkan sinyal menarik dari sisi fundamental dan aktivitas pasar.
Crypto yang sering disebut underrated ini umumnya tidak didorong euforia jangka pendek, melainkan oleh utilitas, pengembangan ekosistem, dan minat investor jangka menengah. Bulan ini, beberapa aset mulai kembali dilirik karena dinilai belum sepenuhnya mencerminkan potensi dasarnya.

Polygon (POL) kerap dipandang hanya sebagai pelengkap Ethereum, padahal perannya dalam ekosistem blockchain cukup krusial. Polygon menawarkan solusi skalabilitas dengan biaya transaksi lebih rendah dan kecepatan tinggi, sehingga banyak aplikasi DeFi dan NFT masih mengandalkan jaringannya. Aktivitas pengembangan yang konsisten membuat Polygon tetap relevan meski jarang menjadi sorotan utama.
Dari sisi pasar, POL sering bergerak lebih tenang dibanding crypto spekulatif. Harga yang relatif tertahan membuatnya terlihat kurang menarik bagi trader jangka pendek, tetapi justru menarik bagi investor yang fokus pada utilitas. Kondisi ini menjadikan Polygon salah satu crypto underrated yang perlahan kembali masuk radar investor.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!

Chainlink (LINK) memiliki posisi unik sebagai penyedia oracle terdesentralisasi yang menghubungkan smart contract dengan data dunia nyata. Tanpa oracle, banyak aplikasi blockchain tidak dapat berfungsi optimal. Meski perannya sangat fundamental, Chainlink sering luput dari perhatian karena tidak menawarkan narasi hype yang kuat.
Dalam beberapa waktu terakhir, aktivitas pengembangan dan integrasi Chainlink menunjukkan tren yang stabil. Investor mulai kembali melirik LINK karena posisinya sebagai infrastruktur, bukan sekadar aset spekulatif. Dalam ekosistem crypto dan cryptocurrency, proyek dengan peran fundamental seperti ini sering menunjukkan ketahanan jangka panjang.

Cosmos (ATOM) dikenal dengan visinya membangun interoperabilitas antar blockchain. Konsep ini memungkinkan berbagai jaringan berkomunikasi tanpa bergantung pada satu ekosistem tunggal. Di tengah fragmentasi blockchain, interoperabilitas menjadi isu penting yang semakin relevan.
Meski teknologinya matang, ATOM kerap kalah pamor dibanding blockchain besar lainnya. Pergerakan harga yang relatif moderat membuatnya kurang menarik bagi pemburu volatilitas. Namun, bagi investor yang melihat perkembangan jangka panjang ekosistem blockchain, Cosmos sering dipandang sebagai crypto underrated dengan potensi struktural.
Crypto underrated tidak selalu memberikan keuntungan cepat, tetapi sering menawarkan rasio risiko dan potensi yang lebih seimbang. Investor perlu memahami bahwa minimnya hype bukan berarti minim kualitas. Justru, proyek dengan pengembangan konsisten dan utilitas jelas sering baru diapresiasi pasar dalam jangka menengah hingga panjang.
Dalam pasar crypto dan cryptocurrency yang volatil, pendekatan berbasis fundamental tetap relevan. Polygon, Chainlink, dan Cosmos menunjukkan bahwa tidak semua peluang datang dari aset yang sedang viral. Bagi investor, memahami konteks dan tujuan investasi jauh lebih penting dibanding sekadar mengikuti tren.
Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.