Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak tajam sejak awal 2025 hingga awal 2026, tetapi di saat yang sama banyak konsumen mengeluhkan stok yang kerap kosong di butik resmi, Pegadaian, hingga toko emas tertentu.
Di sejumlah daerah, mulai Bali hingga Palembang, konsumen mendapati emas Antam habis meski harga sedang tinggi maupun justru saat harga sedang turun. Kondisi ini memunculkan pertanyaan: apakah Antam kekurangan produksi, atau ada faktor lain di balik sulitnya mencari emas batangan berlogo garuda tersebut?
Data kinerja Antam menunjukkan penjualan emas batangan mencapai 37.406 kg sepanjang 2025, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya dan menjadi salah satu rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini sejalan dengan tren lonjakan harga emas global dan domestik, yang mendorong rumah tangga dan investor ritel berbondong-bondong mengamankan aset dalam bentuk emas fisik.
Di Bali, misalnya, Pegadaian mencatat permintaan emas melesat pada awal 2026, sementara stok emas Antam diakui kosong di tengah tren kenaikan harga yang tajam. Fenomena “demam emas” ini membuat stok yang masuk ke gerai cepat sekali terserap pasar.

Situasi serupa terjadi di berbagai kota lain, termasuk Palembang dan sejumlah daerah di Jawa, di mana outlet resmi serta Galeri 24 melaporkan stok logam mulia habis akibat permintaan ekstrem. Saat harga turun pun, banyak nasabah memanfaatkan momentum untuk menambah kepemilikan, sehingga stok kembali terkuras dengan cepat.
Media lokal mencatat, konsumen sering kali datang pagi hari dan mendapati pecahan populer, seperti 1 gram dan 5 gram, sudah habis terjual dalam hitungan jam. Permintaan yang sangat kuat ini menjadi salah satu faktor utama mengapa rak emas Antam tampak terus “kosong” di mata masyarakat.
Baca juga: Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia Hari Ini (6/2/26)
Penyebab lain yang sering luput dari perhatian adalah kebijakan stok dan modal kerja Antam sendiri. Dikutip dari Sindonews, Direktur Utama Antam, Achmad Ardianto, menjelaskan dalam rapat dengan DPR bahwa perusahaan tidak menumpuk persediaan emas dalam jumlah besar karena keterbatasan modal kerja dan risiko harga.
Stok emas batangan, menurutnya, sangat bergantung pada sistem pemesanan; begitu produk disimpan tanpa kepastian penjualan, Antam terekspos risiko fluktuasi harga yang bisa merugikan neraca keuangan. Artinya, Antam cenderung menjaga inventory tipis dan mengisi stok berdasarkan permintaan aktual.

Di sisi lain, proses pengadaan bahan baku emas juga tidak selalu mulus. Manajemen Antam mengungkap bahwa kelangkaan sempat diperparah oleh terhambatnya aktivitas sourcing, termasuk kesulitan impor dalam beberapa bulan tertentu.
Tidak ada kewajiban bagi perusahaan tambang lain di dalam negeri untuk menjual hasil produksinya kepada Antam, sehingga pasokan domestik juga tidak otomatis mengalir ke pabrik logam mulia perusahaan. Kombinasi keterbatasan modal kerja, kebijakan stok minim, dan hambatan pasokan membuat Antam sulit menambah stok dengan cepat ketika permintaan melonjak.
Baca juga: 3 Token Unlock di Awal Februari 2026, Waspada Market Merah?
Keterbatasan stok juga tercermin di sisi distribusi ritel. Di beberapa daerah, laporan media menunjukkan bahwa hanya pecahan tertentu yang tersedia di butik Logam Mulia, sementara ukuran populer seperti 1 gram atau 5 gram sering kosong dan harus dipesan terlebih dahulu.
Pegadaian dan jaringan Galeri 24 bahkan sempat menekankan bahwa kekosongan emas Antam tidak berarti emas batangan hilang sama sekali; mereka masih menyediakan merek lain seperti UBS dan Galeri 24 yang stoknya relatif lebih stabil. Hal ini mengindikasikan bahwa keterbatasan lebih spesifik ke brand Antam, bukan ke produk emas batangan secara umum.
Kondisi ini mendorong sebagian konsumen beralih sementara ke merek lain dengan kadar emas setara ketika emas Antam sulit diperoleh. Di Denpasar, misalnya, beberapa toko emas menawarkan alternatif merek lain pada saat stok Antam terbatas, meski harga bisa sedikit berbeda.
Bagi investor ritel yang fokus pada kadar dan keaslian, perbedaan merek ini tidak menjadi masalah besar sepanjang ada sertifikat resmi. Namun bagi mereka yang memprioritaskan likuiditas dan brand awareness, kelangkaan Antam tetap menimbulkan kekecewaan dan mendorong persepsi bahwa “stok selalu kosong”.
Secara ringkas, stok emas Antam yang sering kosong disebabkan kombinasi tiga faktor utama: lonjakan permintaan ritel di tengah reli harga, kebijakan inventory tipis akibat keterbatasan modal kerja dan risiko harga, serta distribusi yang tidak merata di jaringan butik dan mitra penjualan. Di permukaan, rak kosong mudah diartikan sebagai “Antam kehabisan emas”, padahal secara agregat volume penjualan justru berada di level rekor.
Dalam jangka pendek, konsumen bisa mempertimbangkan alternatif merek lain yang setara kadarnya, sambil memantau ketersediaan Antam melalui kanal resmi. Dalam jangka panjang, keberhasilan Antam mengoptimalkan produksi, pasokan, dan distribusi akan sangat menentukan apakah keluhan “stok emas Antam kosong” akan terus berulang atau akhirnya mereda.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.