
Jakarta, Pintu News – Pada awal 2026, bursa cryptocurrency besar menghadapi tekanan ekonomi dan operasional yang kuat, ditandai oleh keputusan Gemini Space Station Inc. untuk memangkas sekitar 200 pegawainya secara global. Langkah ini menunjukkan tantangan struktural di industri crypto, di mana perusahaan harus menyesuaikan operasi dan strategi mereka agar tetap bertahan dalam kondisi pasar yang volatile dan menurun.

Gemini, bursa kripto yang didirikan oleh Cameron dan Tyler Winklevoss, mengumumkan rencana PHK hingga 200 posisi karyawan, yang setara dengan sekitar 25 persen dari total tenaga kerja globalnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk mengurangi biaya dan mempercepat pencapaian profitabilitas dalam pasar crypto yang sedang lesu. Restrukturisasi ini mencakup penutupan operasi di beberapa wilayah termasuk Inggris, Uni Eropa, dan Australia, dengan fokus layanan hanya di Amerika Serikat dan Singapura.
Pemangkasan tenaga kerja ini terjadi ketika banyak perusahaan teknologi dan bursa kripto memangkas staf sebagai respons terhadap kondisi ekonomi global yang menekan. Penurunan harga aset digital, termasuk Bitcoin dan altcoin lainnya, telah mengurangi pendapatan operasional dan meningkatkan kebutuhan efisiensi. Investor dan pekerja di industri kini memperhatikan bagaimana perusahaan lebih fokus pada strategi jangka panjang.
Baca Juga: 5 Crypto yang Dilirik Whale pada Februari 2026, Akumulasi Diam-Diam di Tengah Volatilitas

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Gemini memutuskan untuk menghentikan operasi di sejumlah pasar internasional seperti Asosiasi Eropa dan Australia, dan menutup fungsi layanan baru di wilayah tersebut. Bursa ini memilih untuk memusatkan fokus usaha mereka pada pasar yang dipandang lebih stabil dan strategis, yakni Amerika Serikat dan Singapura. Pemangkasan operasional ini dianggap perlu untuk menghadapi tekanan pasar yang lebih luas serta persaingan yang semakin ketat di industri crypto.
Beberapa analis menyatakan bahwa keputusan ini akan membantu Gemini mengurangi biaya operasional totalnya, tetapi juga mencerminkan tantangan kemampuan bursa tersebut untuk mempertahankan pangsa pasar global yang kompetitif. Fokus yang lebih tajam ini dinilai sebagai respons terhadap lingkungan pasar yang penuh volatilitas dan ketidakpastian regulasi di banyak negara.
PHK staf yang melibatkan sekitar seperempat tenaga kerja merupakan sinyal kuat bahwa industri crypto tengah menghadapi periode penyesuaian struktural besar. Para investor memandang langkah ini sebagai refleksi dari lingkungan pasar yang lebih hati-hati, terutama ketika harga aset kripto mengalami tekanan dan volatilitas yang tinggi. Penurunan sentimen ini dapat memperlambat pertumbuhan dan investasi baru di sektor tersebut.
Sentimen negatif juga dipicu oleh turunnya harga cryptocurrency utama dan likuiditas yang menipis di bursa, sehingga bursa seperti Gemini harus merespons dengan pengurangan biaya drastis. Para pelaku industri melihat hal ini sebagai periode konsolidasi yang mungkin mengarah pada restrukturisasi lebih lanjut di sektor crypto secara global.
Penghentian operasi di pasar Eropa dan Australia berarti pengguna di wilayah tersebut tidak lagi dapat membuka akun baru dan akan masuk ke mode hanya penarikan. Hal ini berdampak langsung pada pengguna crypto di wilayah tersebut karena mereka harus memindahkan aset mereka dari platform Gemini sebelum penutupan penuh layanan berlangsung.
Keputusan tersebut juga dapat memengaruhi kepercayaan konsumen terhadap bursa kripto yang perlu mempertimbangkan stabilitas layanan global mereka. Beberapa investor internasional mungkin menilai langkah ini sebagai penurunan eksposur layanan di luar AS dan Singapura, menciptakan tantangan untuk perluasan pasar di masa depan.
Gemini memperkirakan bahwa restrukturisasi ini akan menimbulkan biaya pra-pajak sekitar US$11 juta (sekitar Rp186 miliar), yang sebagian besar akan dicatat dalam kuartal pertama 2026. Biaya ini mencakup pembayaran pesangon, biaya fasilitas, terminasi kontrak, dan biaya profesional lainnya.
Meskipun biaya ini berdampak pada laporan keuangan jangka pendek, manajemen memandangnya sebagai investasi strategis untuk mengejar profitabilitas dalam jangka panjang. Langkah ini juga menunjukkan bahwa perusahaan lebih menitikberatkan pada efisiensi biaya daripada pertumbuhan ekspansif di tengah tekanan pasar.
Setelah pengumuman PHK staf dan perubahan operasional, saham Gemini mengalami penurunan sekitar 7 persen dalam perdagangan sore hari. Hal ini menambah tekanan harga saham yang sebelumnya sudah melemah sejak IPO perusahaan.
Penurunan saham ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan di tengah persaingan yang ketat dan tekanan pasar yang berat. Investor global kini cenderung lebih berhati-hari dalam menilai potensi pengembalian di sektor pertukaran crypto yang sedang mengalami fase tantangan besar.
Bagi investor crypto, keputusan Gemini untuk memangkas staf dan memusatkan operasi memberikan pelajaran tentang risiko bisnis dalam industri yang volatile. Pasar cryptocurrency dapat mengalami periode pendewasaan di mana hanya pemain yang mampu mengelola biaya dan risiko yang dapat bertahan.
Investor disarankan untuk memperhatikan struktur biaya dan strategi bursa sebelum memutuskan di mana dan bagaimana mereka menempatkan aset crypto mereka. Kesiapan menghadapi perubahan operasional dan dinamika pasar menjadi faktor penting untuk menjaga eksposur di ekosistem cryptocurrency yang berkembang.
Baca Juga: 3 Crypto Underrated Bulan Februari 2026 yang Mulai Dilirik Investor, Bukan Sekadar Hype!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.