7 Dampak Strategis Tether Investasi US$150 Juta (Rp2,53 T) untuk Crypto & Emas!

Di-update
February 6, 2026

Jakarta, Pintu News – Investasi besar oleh salah satu pemain utama di pasar cryptocurrency, Tether, menarik perhatian pasar global crypto dan aset tokenized. Perusahaan ini mengumumkan pembelian saham minoritas senilai US$150 juta (sekitar Rp2,53 triliun) di platform Gold.com untuk memperluas distribusi token emas berbasis blockchain, sekaligus memperkuat keterkaitan antara aset crypto dan emas digital dalam portofolio investor jangka panjang.

1. Tether Beli 12 % Saham Gold.com

Tether mengumumkan akuisisi sekitar 12 % kepemilikan di Gold.com melalui investasi sebesar US$150 juta dalam bentuk saham. Kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas distribusi token emas berbasis blockchain. Gold.com adalah platform yang menyediakan akses ke logam mulia fisik maupun tokenized gold bagi investor ritel dan institusional.

Investasi tersebut juga memperkuat hubungan antara Gold.com dan stablecoin terbesar milik Tether, memberikan integrasi yang lebih dalam pada ekosistem aset digital. Integrasi ini diharapkan memperkuat kesiapan infrastruktur untuk perdagangan emas digital di berbagai wilayah. Hal ini merupakan sinyal penting bagi pasar bahwa aset kripto dan token real-world asset sedang semakin terhubung.

Baca Juga: 5 Crypto yang Dilirik Whale pada Februari 2026, Akumulasi Diam-Diam di Tengah Volatilitas

2. XAUT Jadi Fokus Integrasi Distribusi

tether gold xaut
Sumber: Medium

Dengan investasi ini, Tether berencana mengintegrasikan token emasnya, Tether Gold (XAUT), ke dalam infrastruktur Gold.com untuk memperluas cakupan pasar token emas. XAU₮ adalah stablecoin yang secara 1:1 didukung oleh emas fisik yang disimpan di brankas aman. Token ini memberikan pemegangnya hak atas kepemilikan emas melalui blockchain.

Integrasi tersebut membuka peluang bagi pengguna Gold.com untuk mengakses emas digital secara langsung melalui jaringan Tether. Ini juga berarti Gold.com dapat memanfaatkan jaringan distribusi Tether yang luas, khususnya di sektor stablecoin global. Bagi investor, ini merupakan sinyal bahwa token emas yang didukung fisik dapat menjadi bagian dari strategi diversifikasi aset digital yang lebih luas.

3. Akses Emas Fisik Melalui Stablecoin

Kemitraan Tether dan Gold.com sedang mengeksplorasi kemungkinan membolehkan pembelian emas fisik langsung menggunakan stablecoin seperti USDT dan USAT. Stablecoin ini merupakan aset digital yang nilainya dipatok ke dolar AS, sehingga memudahkan transaksi lintas blockchain dan sistem pembayaran digital.

Pilihan tersebut memungkinkan investor crypto yang sebelumnya fokus pada aset volatil seperti Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH) untuk beralih ke aset yang lebih stabil dengan eksposur emas fisik. Praktik ini bisa memperkuat peran stablecoin sebagai jembatan antara sistem keuangan tradisional dan aset digital.

4. Aset Tokenized Gold Semakin Populer

Pasar tokenized gold, termasuk XAUT, telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai pasar gabungan token emas telah meningkat menjadi lebih dari US$5 miliar, dengan XAUT memegang lebih dari 60 % pangsa pasar tersebut.

Popularitas token emas meningkat khususnya saat harga emas fisik mengalami reli kuat, menarik minat investor yang mencari aset safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi. Integrasi seperti yang dilakukan oleh Tether menunjukkan permintaan yang semakin besar terhadap produk kripto yang disokong aset nyata.

5. Perluas Jangkauan Investor Global

Investasi strategis ini juga menunjukkan upaya Tether memperluas jangkauan pasar globalnya, termasuk menjangkau investor yang mungkin tidak secara langsung berpartisipasi dalam pasar crypto klasik. Dengan menjadi pemegang saham Gold.com, Tether memperkuat posisinya di pasar logam mulia digital sekaligus meningkatkan eksposur stablecoin seperti USDT dan USAT.

Hal ini menandakan bahwa aset digital dan real-world asset seperti emas dapat saling memperkuat dalam ekosistem investasi digital masa depan. Investor institusional pun semakin memperhatikan peran tokenized asset dalam strategi alokasi jangka panjang.

6. Strategi Hedge dan Diversifikasi Aset

CEO Tether menyatakan bahwa investasi emas bukan sekadar pergerakan spekulatif, tetapi bagian dari strategi hedge jangka panjang untuk melindungi nilai portofolio pengguna dari tekanan ekonomi makro. Emas tradisional memiliki sejarah panjang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian pasar.

Menggabungkan keunggulan emas fisik dengan efisiensi transaksi berbasis blockchain dapat menarik investor yang mencari stabilitas tanpa kehilangan fleksibilitas aset digital. Ini juga menunjukkan tren diversifikasi strategi investasi di mata aset baru seperti cryptocurrency dan token emas.

7. Implikasi Bagi Investor Crypto


CEK HARGA TETHER GOLD DISINI!

Bagi investor crypto, investasi ini berarti ada peluang baru di luar aset tradisional kripto seperti BTC atau altcoin lainnya. Token emas dapat menjadi instrumen diversifikasi yang menjembatani lanskap aset digital dan dunia nyata. Pengembangan ini juga memperlihatkan adopsi teknologi blockchain ke sektor keuangan yang lebih luas.

Namun, investor tetap perlu menilai risiko tokenized asset, termasuk aspek kepercayaan terhadap pihak penerbit dan faktor regulasi yang masih berkembang. Memahami struktur aset dan mekanisme dukungan fisiknya menjadi penting dalam menilai prospek jangka panjang.

Baca Juga: 3 Crypto Underrated Bulan Februari 2026 yang Mulai Dilirik Investor, Bukan Sekadar Hype!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Coindesk. Tether buys USD150 million stake in Gold.com to boost tokenized gold distribution. Diakses tanggal 6 Februari 2026.

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8