5 Fakta “Reset” Target Nvidia yang Wajib Diketahui Investor 2026

Di-update
February 10, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Koreksi target harga saham Nvidia (NVDAX) oleh Goldman Sachs pekan ini menjadi sorotan pasar menjelang laporan keuangan kuartal berikutnya. Langkah tersebut mengubah dinamika ekspektasi investor global terhadap saham raksasa semikonduktor ini. Bagi investor termasuk yang juga memperhatikan korelasi antara pasar saham dan aset crypto, memahami alasan di balik perubahan pandangan analis penting untuk membaca tren pasar lebih menyeluruh.

1. Goldman Sachs Reset Target Harga Nvidia

Goldman Sachs telah merivisi target harga saham Nvidia menjelang laporan keuangan berikutnya yang dijadwalkan pada 25 Februari 2026. Penyesuaian ini berakar pada prospek pendapatan Nvidia yang lebih tinggi dari ekspektasi sebelumnya sekitar US$2 miliar, atau setara dengan kurang lebih Rp33,6 triliun. Target harga baru yang dipatok oleh bank investasi ini berada di sekitar US$250 per saham, menunjukkan potensi kenaikan signifikan dibandingkan harga penutupan terbaru sekitar US$185 per saham.

Revisi target ini menunjukkan bahwa Goldman Sachs melihat peluang pendapatan Nvidia yang kuat, namun juga mencerminkan penilaian ulang setelah saham sempat mengalami penurunan dari puncaknya. Investor perlu mencermati bahwa target harga baru bukan jaminan arah pergerakan harga, melainkan pandangan analitis yang dapat berubah seiring data terbaru.

Baca Juga: 7 Dampak Kemenangan Politik Jepang Terhadap Harga BTC & Emas

2. Ekspektasi Pendapatan yang Lebih Tinggi dari Konsensus

Goldman Sachs memperkirakan pendapatan Nvidia untuk kuartal keempat fiskal akan mencapai sekitar US$67,3 miliar, melampaui konsensus pasar. Analis bank tersebut juga menempatkan estimasi pendapatan kuartal pertama lebih tinggi sekitar 8 persen dibanding pandangan Street. Pendekatan tersebut mencerminkan keyakinan institusi terhadap daya tahan permintaan produk Nvidia, terutama di segmen AI dan data center.

Peningkatan estimasi pendapatan ini menimbulkan tekanan bagi Nvidia untuk tetap mampu mengejutkan pasar dengan hasil nyata. Jika pendapatan aktual gagal mencapai ekspektasi ini, sentimen terhadap saham bisa berubah menjadi negatif. Oleh karena itu, angka pendapatan yang lebih tinggi tidak otomatis menjamin reaksi harga yang sama positifnya.

3. Tantangan Tetap Ada di Pasar

Walaupun Goldman Sachs merevisi target, analis menilai sebagian besar potensi kenaikan untuk tahun 2026 telah tercermin dalam harga saham saat ini. Hal ini berarti bahwa meskipun ada ekspektasi pendapatan yang kuat, ruang untuk pergerakan harga lebih lanjut bisa terbatas tanpa adanya visibilitas jelas ke pendapatan tahun 2027. Pasar sering menilai prospek jangka panjang lebih tajam ketimbang hasil kuartalan semata.

Selain itu, persaingan yang semakin ketat di industri semikonduktor dan kemungkinan perlambatan pengeluaran AI menjadi faktor risiko yang harus diperhitungkan. Ketika risiko tersebut meningkat, pergerakan saham bisa menjadi lebih rentan terhadap reaksi pasar jangka pendek.

4. Katalis Ekonomi Luas Memengaruhi Sentimen Investor

Permintaan hyperscaler seperti Amazon dan Alphabet yang meningkat merupakan salah satu pendorong utama pandangan positif terhadap Nvidia, karena segmen data center menjadi sumber pertumbuhan signifikan. Namun, investor institusional juga akan memantau bagaimana Nvidia menangkap peluang dari belanja AI global yang diperkirakan terus tumbuh.

Selain faktor internal, dinamika ekonomi global – termasuk kebijakan moneter, suku bunga, dan sentimen pasar saham Amerika Serikat – turut memengaruhi persepsi investor terhadap saham teknologi besar seperti Nvidia. Kaitan antara pasar saham tradisional dan aset spekulatif lain seperti cryptocurrency juga sering terlihat melalui perilaku risiko global. Perubahan pada satu pasar dapat berdampak luas pada sentimen investasi secara keseluruhan.

5. Apa Artinya Bagi Investor Jangka Panjang?

Bagi investor jangka panjang, reviu target harga oleh Goldman Sachs bisa menjadi sinyal penting namun bukan alasan tunggal untuk aksi beli atau jual. Penting untuk mengevaluasi kinerja fundamental Nvidia secara kontinu termasuk pertumbuhan pendapatan, margin laba, serta panduan ke depan yang akan diumumkan dalam laporan keuangan. Investor juga perlu mempertimbangkan bahwa saham teknologi seringkali dipengaruhi faktor eksternal seperti dinamika makro dan adopsi teknologi baru.

Trading Token Saham AS di Pintu

Bayangkan kamu bisa beli saham perusahaan besar seperti Nvidia (NVDAX), Amazon (AMZNX), Meta (METAX) dalam bentuk token hanya dengan modal belasan ribu rupiah. Kabar baiknya, kini kamu bisa melakukan jual/beli token saham AS tertokenisasi dari xStocks dan Ondo di Pintu.

Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, sekarang kamu dapat menikmati proses penyelesaian transaksi untuk saham AS tertokenisasi yang lebih cepat, modal awal yang lebih terjangkau, serta pengalaman investasi yang lebih global.


CEK HARGA US XSTOCKS DISINI!

Bagi yang juga memantau pasar crypto, pergerakan saham teknologi bisa menjadi salah satu indikator sentimen risiko. Ketika saham seperti Nvidia mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan teknologi AI, minat terhadap aset berisiko lain termasuk cryptocurrency juga bisa meningkat, meskipun hubungan ini tidak selalu linear. Memahami konteks makro dan fundamental tetap menjadi kunci dalam pengelolaan portofolio yang bijak.

Baca Juga: 5 Fakta Robert Kiyosaki Siap Beli Bitcoin Jika Jatuh ke Level Rp101 Juta

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8