Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar prediction markets berbasis blockchain berkembang cepat, mencatat rekor mingguan lebih dari $12 miliar dalam volume perdagangan awal tahun 2026. Fenomena ini menandai transisi dari pasar yang semula niche menjadi semakin diadopsi secara luas oleh trader dan investor. Bagi pelaku pasar crypto dan pengguna awam, tren ini mencerminkan evolusi baru dalam cara memprediksi peristiwa masa depan menggunakan teknologi Web3.
Prediction markets adalah platform perdagangan berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna “bertaruh” pada hasil suatu peristiwa di masa depan. Peristiwa ini bisa mencakup hasil politik, olahraga, ekonomi, bahkan hasil yang berkaitan dengan cryptocurrency. Transaksi ini beroperasi dengan token atau stablecoin di jaringan terdesentralisasi, sehingga aktivitas perdagangan terekam secara transparan di blockchain.
Dalam platform ini, peserta membeli kontrak yang nilainya bergantung pada kemungkinan hasil yang diprediksi. Jika suatu hasil terjadi, kontrak bernilai penuh; jika tidak, nilainya turun menjadi nol. Dengan mekanisme ini, pasar mencerminkan “konsensus” tentang kemungkinan peristiwa tersebut terjadi, sekaligus memberikan sarana spekulasi dan hedging dalam satu waktu.
Baca Juga: 7 Dampak Kemenangan Politik Jepang Terhadap Harga BTC & Emas
Menurut Dune Analytics, prediction markets mencapai rekor volume perdagangan mingguan lebih dari $12 miliar, menandai lonjakan luar biasa dibandingkan volume sebelumnya sekitar $3,5 miliar.
Pertumbuhan ini terjadi di akhir Januari 2026, saat perdagangan di berbagai platform saling bersaing menarik likuiditas terbesar. Rekor volume ini menunjukkan bahwa pasar tidak lagi bersifat kecil atau eksperimental, melainkan mulai menjadi bagian arus utama dalam ekosistem keuangan digital.
Beberapa platform memegang peranan penting dalam ledakan volume perdagangan ini. Kalshi, pasar prediction yang teregulasi di Amerika Serikat, memimpin aktivitas mingguan dengan volume lebih dari $1 miliar.
Selain itu, platform seperti Myriad, Limitless, Polymarket, dan Opinion juga mencatat volume di atas $1 miliar dalam periode yang sama. Peran platform-platform ini menunjukkan diversifikasi ekosistem pasar prediksi, yang kini bukan hanya didominasi satu atau dua pemain saja.
Beberapa faktor mendorong adopsi cepat prediction markets: pertama, meningkatnya permintaan untuk sarana ekspresi spekulatif atas peristiwa masa depan di luar instrumen tradisional. Trader melihat pasar prediction sebagai cara untuk memonetisasi pandangan mereka terhadap hasil olahraga, politik, atau peristiwa ekonomi.
Kedua, platform berbasis blockchain menawarkan likuiditas dan transparansi yang lebih besar melalui mekanisme on-chain, memungkinkan pengguna global berdagang secara terus-menerus tanpa batasan waktu atau lokasi.
Pertumbuhan pesat juga menarik perhatian regulator, terutama di Amerika Serikat, di mana Commodity Futures Trading Commission (CFTC) mulai mengkaji dan mengembangkan kerangka regulasi untuk pasar prediksi.
Regulasi yang lebih jelas dapat memberikan kepastian hukum dan mendorong partisipasi institusional, namun juga menciptakan batasan baru yang perlu diperhatikan oleh platform dan trader. Perdebatan regulasi ini penting karena menyangkut bagaimana kontrak prediksi diperlakukan secara hukum dibandingkan dengan perjudian atau derivatif.
Bagi investor dan trader cryptocurrency, pertumbuhan prediction markets menawarkan alternatif baru untuk mengungkap pandangan risiko selain perdagangan spot dan futures. Volume yang mencapai $12 miliar menandakan likuiditas yang semakin besar dan peluang diversifikasi strategi investasi.
Namun, pasar ini juga membawa risiko tinggi karena sifat kontraknya yang spekulatif dan bergantung pada peristiwa nyata yang seringkali sulit diprediksi. Trader pemula disarankan memahami fundamental pasar prediksi sebelum terlibat aktif.
Baca Juga: 5 Fakta Robert Kiyosaki Siap Beli Bitcoin Jika Jatuh ke Level Rp101 Juta
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.