Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Sebuah perkembangan terbaru dari dunia crypto mencuri perhatian pasar setelah Strategy, perusahaan yang dipimpin Michael Saylor, memberi sinyal kemungkinan pembelian Bitcoin (BTC) lagi melalui unggahan kriptik “99>98”. Langkah ini menimbulkan spekulasi kuat bahwa Strategy akan memperkuat cadangan Bitcoin meskipun harga market belum pulih sepenuhnya. Berikut ini fakta penting yang perlu diketahui investor crypto.

Postingan Michael Saylor berupa “99>98” menimbulkan antisipasi pasar bahwa Strategy sedang bersiap melakukan pembelian Bitcoin (BTC) secara agresif lagi dalam waktu dekat. Ungkapan tersebut ditafsirkan sebagai indikasi bahwa perusahaan melihat peluang di level harga saat ini yang dirasa lebih baik ketimbang sebelumnya. Aksi semacam ini sering terjadi di dunia investasi ketika manajemen mulai percaya bahwa valuasi suatu aset menarik. Sinyal tersebut langsung memicu diskusi di komunitas investor cryptocurrency global.
Spekulasi ini muncul di tengah tekanan harga Bitcoin yang bergerak sideways di bawah level-level tertinggi sebelumnya, namun masih menjadi aset utama bagi banyak perusahaan treasury digital. Jika benar Strategy membeli lebih banyak BTC sekarang, hal ini dapat memperkuat narasi bahwa institusi besar masih optimistis terhadap prospek jangka panjang Bitcoin.
Baca Juga: 7 Crypto yang Jadi Sorotan Jelang Imlek 2026, Momentum Musiman atau Sekadar Tren?
Sejak beberapa tahun terakhir, Strategy menggunakan Bitcoin sebagai inti strategi korporasi mereka, dengan melakukan pembelian berulang kali untuk memperbesar cadangan BTC di neraca. Michael Saylor kerap menyatakan bahwa perusahaan tidak berniat menjual Bitcoin, bahkan saat harga turun tajam dari puncaknya. Komitmen ini menunjukkan keyakinan jangka panjang terhadap Bitcoin sebagai aset kripto utama.
Strategi akumulasi ini berbeda dari sebagian korporasi lain yang mungkin menetralkan posisi saat harga volatil. Bagi Strategy, setiap penurunan harga bisa dilihat sebagai peluang untuk menambah kepemilikan Bitcoin, selama struktur modal tetap mendukungnya. Hal ini mencerminkan pendekatan yang lebih agresif dibanding rata-rata investor institusional.
Data pasar menunjukkan bahwa Strategy sebelumnya telah melakukan sejumlah pembelian Bitcoin dalam jumlah besar, termasuk lebih dari 1.000 BTC baru senilai puluhan juta dolar dalam beberapa periode. Pembelian-pembelian ini membuat jumlah total Bitcoin yang mereka miliki berada di ratusan ribu koin, menjadikan mereka salah satu pemegang korporat terbesar di dunia.
Kepemilikan dalam skala ini menjadikan Strategy menjadi indikator penting dalam perilaku institusi terhadap aset kripto kelas satu seperti Bitcoin. Tindakan mereka sering dipantau oleh investor lain sebagai semacam barometer sentimen institusional terhadap crypto utama ini.
Meskipun ada komitmen kuat terhadap pembelian Bitcoin, langkah agresif ini tidak lepas dari risiko. Strategi pembelian melalui penerbitan saham preferen atau penerbitan utang bertujuan meminimalkan dampak volatilitas ekuitas perusahaan, tetapi tetap membawa risiko bagi investor yang tidak nyaman dengan leverage tinggi.
Selain itu, sebagian analis dan investor memperingatkan bahwa langkah semacam ini dapat membuat saham perusahaan sangat bergantung pada pergerakan harga Bitcoin. Jika BTC turun tajam, saham Strategy dapat mengalami tekanan lebih tajam karena hubungan yang erat antara neraca mereka dan aset kripto tersebut.
Bagi investor crypto dan pemula, sinyal dari Strategy menunjukkan betapa pentingnya mengikuti arus institusional dalam memahami dinamika pasar. Pembelian besar oleh korporasi besar bisa menciptakan sentimen positif terhadap Bitcoin jangka panjang, tetapi tidak menjamin hasil jangka pendek. Keputusan investasi tetap harus mempertimbangkan toleransi risiko masing-masing individu. Penguatan posisi Bitcoin oleh institusi seperti Strategy bisa menjadi faktor fundamental; namun sentimen pasar dan kondisi makro ekonomi global tetap sangat memengaruhi harga crypto secara keseluruhan.
Baca Juga: 6 Perbedaan Emas Digital Berbasis Crypto vs Emas Digital Biasa, Mana Lebih Relevan di 2026?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.