Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia hari ini (18/2/26) menjadi sorotan pelaku pasar crypto setelah kinerjanya dinilai lebih stabil dibanding Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) di tengah tekanan pasar global. Meskipun pasar cryptocurrency masih dibayangi volatilitas tinggi, PI justru menunjukkan daya tahan relatif lebih baik secara year-to-date.
Sentimen positif ini tidak lepas dari serangkaian upgrade jaringan yang sedang berlangsung serta spekulasi listing di bursa besar seperti Kraken. Kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut membuat pergerakan harga PI hari ini layak untuk dicermati lebih dalam.

Grafik di atas menampilkan pergerakan harga Pi (PI) di CoinMarketCap dalam rentang waktu 24 jam. Harga terakhir tercatat di sekitar $0,1841 dengan kenaikan sekitar 7,12% dalam sehari, menunjukkan sentimen pasar yang cenderung positif dalam jangka pendek. Sepanjang sesi perdagangan, harga bergerak dari kisaran $0,1714 pada pagi hari dan secara bertahap mengalami tren naik dengan beberapa koreksi kecil sebelum menembus level $0,18.
Secara intraday, terlihat pola kenaikan bertahap yang disertai volatilitas moderat. Harga sempat mengalami lonjakan signifikan di pertengahan hari, lalu terkoreksi tipis sebelum kembali menguat hingga mendekati level tertinggi harian di sekitar $0,18. Pola ini mengindikasikan adanya akumulasi beli setelah tekanan jual mereda.
Dari sisi fundamental pasar, kapitalisasi pasar Pi tercatat sekitar $1,65 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $24,02 juta. Rasio volume terhadap market cap sebesar 1,43% menunjukkan likuiditas yang relatif terbatas dibandingkan aset kripto berkapitalisasi besar, sehingga pergerakan harga dapat lebih sensitif terhadap lonjakan permintaan atau penawaran.
Baca juga: Jadwal FOMC Meeting di Tahun 2026 (Bulan Januari – Desember)

Secara year-to-date, harga Pi Network memang masih mencatat koreksi sekitar 12%. Namun angka tersebut relatif lebih baik dibanding Bitcoin (BTC) yang turun 23%, Ethereum (ETH) yang melemah 33%, serta Ripple (XRP) yang terkoreksi 21% pada periode yang sama. Di tengah tekanan pasar crypto global, PI menunjukkan daya tahan yang relatif lebih kuat dibanding aset blue-chip cryptocurrency lainnya.
Token ini juga telah melonjak hampir 40% dari titik terendah tahunannya di sekitar $0,1300 atau setara Rp2.190 (kurs Rp16.851). Harga sempat menyentuh level $0,2068 atau sekitar Rp3.486 sebelum mengalami sedikit koreksi. Kenaikan tersebut memicu optimisme baru di kalangan komunitas crypto, terutama menjelang peringatan satu tahun peluncuran mainnet Pi Network pada 20 Februari.
Baca juga: 2026 Jadi Tahun Emas RWA? Institusi Serbu Tokenisasi Aset Global
Salah satu pendorong utama kenaikan harga adalah pembaruan jaringan yang tengah dilakukan oleh tim pengembang. Pi Network disebut tengah melakukan penyesuaian agar sejalan dengan Stellar Network Protocol 22, dengan target menuju Protocol 25. Pembaruan ini bertujuan meningkatkan stabilitas, efisiensi, serta kesiapan jaringan untuk ekspansi lebih luas.
Selain itu, peluncuran fitur AI untuk mempercepat proses KYC (Know Your Customer) juga menjadi sorotan. Dengan sistem verifikasi yang lebih cepat, semakin banyak pengguna dapat masuk dari enclosed mainnet ke ekosistem terbuka. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas utilitas dan meningkatkan partisipasi dalam jaringan.
Isu listing di Kraken turut memperkuat sentimen bullish. Bursa crypto asal Amerika Serikat tersebut dikabarkan telah memasukkan PI ke dalam roadmap listing. Jika benar terealisasi, akses ke jutaan investor global—terutama dari Amerika Serikat—dapat meningkatkan likuiditas dan eksposur PI secara signifikan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.