Bitcoin (BTC) Anjlok Tajam di Q1 2024, Awal Bear Market atau Sinyal Rebound Besar?

Di-update
February 18, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan penurunan terburuk dalam delapan tahun terakhir pada kuartal pertama 2024. Harga Bitcoin (BTC) sempat menyentuh puncak $97.689 sebelum akhirnya terjun bebas hingga ke kisaran $68.000, atau turun lebih dari 22%.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor, apakah ini pertanda awal bear market baru atau justru peluang untuk rebound besar. Namun, sejumlah data dan analisis menunjukkan bahwa penurunan ini bisa jadi hanyalah bagian dari siklus pasar yang normal, bukan sinyal kehancuran total.

Bitcoin (BTC) Sering Terkoreksi di Kuartal Pertama, Siklus Pasar Masih Berulang

Sejarah mencatat bahwa Bitcoin (BTC) kerap mengalami penurunan tajam di kuartal pertama, namun selalu berhasil bangkit di periode berikutnya. Pada tahun 2018, misalnya, Bitcoin (BTC) anjlok hampir 50% di Q1, namun kemudian memasuki fase pemulihan yang sangat kuat.

Pola serupa juga terjadi pada tahun 2020, ketika harga Bitcoin (BTC) jatuh akibat pandemi COVID-19, sebelum akhirnya melesat ke rekor tertinggi $69.000 pada 2021. Siklus ini memperlihatkan bahwa penurunan tajam di awal tahun seringkali menjadi fondasi bagi reli besar di masa mendatang.

Penurunan harga yang terjadi saat ini juga dinilai sebagai bagian dari proses reset pasar, bukan awal dari bear market berkepanjangan. Setelah reli besar yang mendorong harga Bitcoin (BTC) ke level tertinggi sepanjang masa, koreksi wajar memang kerap terjadi. Para analis menilai, selama struktur pasar utama tetap terjaga, peluang pemulihan tetap terbuka lebar. Dengan demikian, investor disarankan untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi volatilitas jangka pendek.

Permintaan Institusional dan Siklus Halving Bitcoin (BTC) Masih Kuat

Di tengah tekanan harga, permintaan institusional terhadap Bitcoin (BTC) justru terus meningkat, terutama melalui produk Exchange Traded Fund (ETF). BlackRock Bitcoin ETF, misalnya, kini telah mengelola lebih dari 761.665,6 BTC dengan nilai sekitar $52,5 miliar. Lonjakan minat institusi ini menjadi penopang utama bagi prospek jangka panjang Bitcoin (BTC). Selain itu, kehadiran ETF juga memudahkan investor besar untuk masuk ke pasar kripto secara legal dan terstruktur.

Baca juga: Apa itu Silver Bullion dan Kenapa Harganya Mahal?

Siklus halving Bitcoin (BTC) yang terjadi pada April 2024 juga menjadi katalis penting bagi potensi reli berikutnya. Berdasarkan pola historis, setelah halving biasanya terjadi fase kenaikan harga selama 18 bulan. Banyak analis memperkirakan bull run besar berikutnya bisa dimulai pada awal hingga pertengahan 2026. Dengan fundamental yang tetap solid, Bitcoin (BTC) dinilai masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih tinggi di masa depan.

Aktivitas Whale dan Pergerakan Bitcoin (BTC) ke Bursa, Sinyal Jual atau Akumulasi?

Data terbaru dari CryptoQuant menunjukkan adanya peningkatan aktivitas whale di bursa Binance. Whale Inflow Ratio tercatat naik dari 0,40 menjadi 0,62 antara 2 hingga 15 Februari, menandakan lebih banyak Bitcoin (BTC) yang dipindahkan ke bursa oleh pemegang besar.

Salah satu whale terbesar, yang dikenal sebagai “Hyperunit whale”, bahkan dilaporkan memindahkan hampir 10.000 BTC ke Binance. Pergerakan besar seperti ini seringkali diartikan sebagai sinyal potensi aksi jual, terutama di tengah ketidakpastian pasar.

Namun, secara keseluruhan, cadangan Bitcoin (BTC) di bursa justru terus menurun dan kini berada di kisaran 2,74 juta BTC. Penurunan cadangan ini bisa menjadi indikasi bahwa banyak investor memilih untuk menyimpan Bitcoin (BTC) dalam jangka panjang, bukan untuk dijual dalam waktu dekat. Dengan demikian, meski ada tekanan jual dari whale, struktur pasar secara umum masih menunjukkan kecenderungan akumulasi. Hal ini memperkuat keyakinan bahwa penurunan harga saat ini lebih bersifat sementara.

Kesimpulan

Penurunan tajam harga Bitcoin (BTC) di kuartal pertama 2024 memang menimbulkan kekhawatiran, namun data historis dan fundamental pasar menunjukkan bahwa ini bukanlah akhir dari segalanya.

Permintaan institusional yang terus tumbuh, siklus halving yang masih berjalan, serta kecenderungan akumulasi oleh investor besar menjadi penopang utama bagi potensi pemulihan harga.

Selama level support kunci di kisaran $64.000 hingga $65.000 mampu bertahan, peluang rebound tetap terbuka lebar. Dengan demikian, volatilitas saat ini sebaiknya dipandang sebagai peluang, bukan ancaman.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8