Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Memasuki tahun 2026, Tron (TRX) semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu jaringan blockchain paling aktif dan vital dalam industri aset digital global. Didirikan oleh Justin Sun, proyek ini telah bertransformasi dari sekadar platform hiburan menjadi infrastruktur pembayaran raksasa yang memfasilitasi peredaran sebagian besar stablecoin di dunia. Dengan kecepatan transaksi yang tinggi dan biaya yang sangat rendah, Tron (TRX) tetap menjadi pilihan utama bagi jutaan pengguna untuk melakukan transfer nilai secara instan melintasi batas negara.
Tron (TRX) dikenal luas karena efisiensi jaringannya yang mampu memproses ribuan transaksi per detik menggunakan mekanisme konsensus Delegated Proof of Stake (DPoS). Fokus utama ekosistem ini sekarang adalah mendukung desentralisasi internet melalui berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan layanan keuangan yang inklusif. Hingga Februari 2026, jaringan Tron tercatat memegang peran krusial dalam peredaran Tether (USDT), di mana lebih dari setengah total suplai USDT dunia berjalan di atas standar token TRC-20 miliknya.
Keberhasilan ini didorong oleh biaya gas yang jauh lebih murah dibandingkan jaringan Ethereum (ETH), menjadikannya favorit bagi pelaku industri ritel dan pengembang dApps. Selain itu, integrasi dengan proyek besar seperti BitTorrent (BTT) semakin memperluas jangkauan pemanfaatan teknologi Tron ke sektor berbagi data dan penyimpanan terdesentralisasi. Stabilitas jaringan yang teruji selama bertahun-tahun memberikan kepercayaan tinggi bagi institusi finansial untuk terus menggunakan infrastruktur Tron (TRX) sebagai solusi penyelesaian pembayaran harian.
Baca Juga: 5 Update Harga Berlian per Gram dan Karat 2026, Ada yang Tembus Rp5 Miliar!

Pada pertengahan Februari 2026, harga Tron (TRX) terpantau stabil di kisaran Rp3.556 hingga Rp3.895 per koin, atau setara dengan sekitar $0,21 – $0,23 (kurs Rp16.937). Dengan kapitalisasi pasar yang menembus jajaran 10 besar aset kripto dunia, TRX menunjukkan daya tahan yang luar biasa terhadap volatilitas pasar cryptocurrency secara umum. Volume perdagangan harian yang mencatat angka miliaran dolar menunjukkan bahwa likuiditas aset ini sangat tinggi dan aktif diperdagangkan di berbagai bursa global.
Token TRX sendiri memiliki utilitas yang sangat beragam, mulai dari pembayaran biaya transaksi, partisipasi dalam tata kelola jaringan, hingga pemberian suara bagi para Super Representative. Mekanisme staking yang ditawarkan juga memberikan imbal hasil pasif yang kompetitif bagi para pemegang token jangka panjang yang ingin menjaga keamanan jaringan. Dengan total alamat unik yang terus tumbuh melampaui angka 200 juta, statistik ini membuktikan bahwa adopsi Tron (TRX) tidak menunjukkan tanda-tanda perlambatan di masa depan.
Berinvestasi dalam Tron (TRX) menawarkan eksposur terhadap jaringan yang memiliki aliran pendapatan nyata dari biaya transaksi yang masif setiap harinya. Analis memproyeksikan bahwa Tron akan terus mendapatkan manfaat dari adopsi stablecoin yang terus meningkat di negara-negara berkembang sebagai alat lindung nilai inflasi. Jika tren penggunaan mata uang digital sebagai alat pembayaran legal terus berlanjut, posisi Tron (TRX) sebagai settlement layer akan menjadi semakin berharga.
Namun, investor harus tetap memperhatikan risiko terkait regulasi global terhadap koin privasi dan stablecoin yang mungkin berdampak pada operasional jaringan secara tidak langsung. Selain itu, persaingan dari blockchain Layer-1 lainnya seperti Solana (SOL) atau Monad yang menawarkan kecepatan serupa tetap menjadi tantangan bagi dominasi pasar Tron. Oleh karena itu, strategi investasi yang bijak dengan selalu memantau pembaruan teknis dan kebijakan dari yayasan Tron sangat disarankan sebelum mengambil keputusan besar di sektor crypto ini.
Baca Juga: Prediksi Mengejutkan: Bitcoin (BTC) Butuh 20 Tahun untuk Kalahkan Emas, Kata Willy Woo
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.