Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Aset kripto Ethereum (ETH) saat ini sedang berada di persimpangan jalan yang sangat menentukan bagi arah pergerakan harganya di masa depan. Meskipun sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan, mata uang kripto ini masih kesulitan untuk menembus zona resistensi kuat, yang membuat para investor tetap waspada.
Ketidakpastian pasar yang didorong oleh dominasi Bitcoin (BTC) yang meningkat telah memaksa aliran modal keluar dari altcoin, menempatkan ETH dalam posisi yang rentan terhadap tekanan jual lebih lanjut jika dukungan teknis utama tidak mampu menahan beban pasar.
Berdasarkan analisis teknikal terbaru, Ethereum (ETH) baru-baru ini menemukan lantai dukungan sementara di kisaran $1.905 atau setara dengan Rp32.169.734. Harga sempat mencoba melakukan gelombang pemulihan ke atas level $1.950, namun upaya tersebut tertahan oleh tekanan jual yang masih masif di pasar global. Saat ini, harga terpantau bergerak di bawah garis rata-rata pergerakan 100 jam (SMA), yang mengonfirmasi bahwa momentum jangka pendek masih berada di tangan para penjual (bears).
Terdapat garis tren bearish yang terbentuk dengan resistensi kuat di angka $1.985 atau sekitar Rp33.520.695 pada grafik per jam ETH/USD. Jika pembeli tidak mampu mendorong harga melewati tembok resistensi ini, maka Ethereum berisiko kembali tergelincir ke zona merah yang lebih dalam. Konsolidasi harga di bawah ambang $2.000 atau Rp33.774.000 menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam posisi wait-and-see, menantikan katalis positif yang kuat untuk memicu pembalikan arah tren.
Baca Juga: Warren Desak Fed dan Treasury Tolak Bailout Miliarder Crypto, Takut Untungkan Trump?

Jika Ethereum (ETH) gagal menembus hambatan di $1.985, skenario penurunan baru menuju level dukungan bawah sangat mungkin untuk terjadi kembali. Dukungan awal terpantau berada di dekat area $1.935 atau Rp32.676.345, diikuti oleh dukungan utama di level $1.905 atau Rp32.169.734. Para analis memperingatkan bahwa penutupan harga di bawah zona $1.905 bisa memicu kepanikan yang akan mendorong harga jatuh lebih dalam ke level yang lebih rendah.
Penembusan di bawah level dukungan tersebut dapat memaksa Ethereum (ETH) untuk menguji area $1.880 atau setara Rp31.747.560 dalam waktu singkat. Skenario terburuk yang diprediksi oleh pakar pasar adalah penurunan yang bisa berlanjut hingga ke zona $1.820 atau sekitar Rp30.734.340 jika tekanan jual dari pemegang besar (whales) terus meningkat. Indikator MACD saat ini menunjukkan pelemahan momentum di zona bullish, sementara RSI yang berada di atas 50 memberikan sedikit ruang bagi upaya pemulihan terbatas sebelum konfirmasi arah besar berikutnya.
Di sisi lain, peluang bagi Ethereum (ETH) untuk bangkit masih tetap terbuka jika harga mampu ditutup secara meyakinkan di atas resistensi $2.000. Keberhasilan merebut kembali level psikologis ini diperkirakan akan memicu reli menuju target berikutnya di kisaran $2.050 atau setara Rp34.618.350. Pergerakan positif ini akan sangat bergantung pada kembalinya minat beli institusional dan meredanya dominasi Bitcoin yang saat ini sedang menyedot likuiditas dari pasar altcoin.
Jika momentum bullish berhasil dipertahankan, harga berpotensi terbang lebih tinggi menuju area resistensi $2.120 hingga puncaknya di $2.150 atau sekitar Rp36.307.050. Bagi kamu yang ingin melakukan akumulasi, sangat penting untuk tetap memantau rilis data makroekonomi seperti indeks Core PCE yang dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan aset berisiko. Strategi investasi yang disiplin dan pemantauan level dukungan krusial akan membantu kamu dalam menavigasi volatilitas tinggi yang sedang menyelimuti pasar kripto saat ini.
Baca Juga: Menilik Kejayaan Tron (TRX) di 2026: Raja Transaksi dan Infrastruktur Pembayaran Digital
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.