Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) tengah berkonsolidasi pasca-volatilitas yang terjadi baru-baru ini, dengan pergerakan yang tertahan dalam struktur netral. Sang ‘raja kripto’ tampak kesulitan untuk menetapkan tren yang pasti selama dua minggu terakhir.
Saat ini, Bitcoin masih bergerak dalam rentang terbatas (rangebound), mencerminkan keseimbangan tekanan antara pembeli dan penjual. Kondisi ekuilibrium ini mengindikasikan bahwa perilaku investor ke depannya kemungkinan besar akan menjadi penentu utama bagi arah pergerakan harga selanjutnya.

Pada 24 Februari 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $64,218 atau setara dengan Rp1.086.156.623 mengalami penurunan 0,87% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.075.799.194 dan harga tertingginya di Rp1.119.442.642.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp21.574 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 58% menjadi Rp839,93 triliun.
Baca juga: Bitcoin Vs Emas: Aset Mana yang akan Meledak di 2026?
Data on-chain mengindikasikan bahwa para pemegang (holder) muda lebih memilih untuk melakukan HODL daripada keluar dari posisi mereka. HODL waves menunjukkan bahwa pasokan yang dipegang oleh investor berusia satu hingga tiga bulan telah menurun sebesar 5%. Pasokan ini telah bertransformasi (matured) ke dalam kelompok usia tiga hingga enam bulan, yang menandakan berkurangnya aksi jual jangka pendek.
Peralihan ini mencerminkan meningkatnya ketahanan para holder meskipun terjadi penurunan harga (drawdowns) baru-baru ini. Para investor Bitcoin yang posisinya masih merugi (underwater) terpantau tidak melakukan likuidasi akibat kepanikan (panic-selling).
Sebaliknya, aset-aset tersebut menua dan masuk ke dalam kategori jangka panjang, yang secara historis menjadi penyokong stabilitas harga. Berkurangnya distribusi jangka pendek sering kali membatasi volatilitas sisi bawah (downside volatility) dan memperkuat zona dukungan struktural.

Meskipun perilaku sebagian pemegang aset tampak stabil, aktivitas whale menunjukkan dinamika yang kontras. Sejak 13 Februari, para pemegang besar telah memindahkan sekitar 900.000 BTC dengan nilai estimasi mencapai $60 miliar. Aktivitas transfer ini menunjukkan bahwa kapital besar kemungkinan sedang bersiap untuk keluar dari posisi menyusul apresiasi harga yang terbatas.
Aksi jual whale yang terus-menerus dapat memicu guncangan pasokan (supply shocks), terutama dalam kondisi pasar yang bergerak dalam rentang terbatas (range-bound). Distribusi besar-besaran ini meningkatkan resistansi di sisi atas (overhead resistance) dan memperlemah momentum bullish.
Jika para pemegang aset utama ini menjadi semakin tidak sabar, tekanan jual yang berkelanjutan dapat merusak stabilitas BTC dan meningkatkan probabilitas terjadinya koreksi yang lebih luas.

Per 23 Februari, Bitcoin sempat diperdagangkan pada level $66.188 saat penulisan setelah tergelincir di bawah level dukungan (support) $67.394. Aset ini tetap tertahan di antara rentang $65.000 hingga $70.000. Rentang konsolidasi ini mencerminkan keseimbangan pasar yang tengah berlangsung.
Breakout atau breakdown yang menentukan kemungkinan besar akan menjadi penentu arah pergerakan besar harga Bitcoin berikutnya.
Selama dua minggu terakhir, BTC telah membentuk pola symmetrical triangle. Aksi harga saat ini menunjukkan tidak adanya bias arah yang jelas. Namun, penjualan berkelanjutan oleh para whale dapat menggeser keseimbangan ke arah bawah. Jika terjadi breakdown di bawah support segitiga tersebut, harga Bitcoin berisiko terseret menuju $64.142.
Baca juga: Prediksi Harga XRP: Bulls Incar Posisi $1,47 Setelah Catatkan Lonjakan Kerugian Bersejarah

Menembus level tersebut akan mengekspos BTC pada potensi penurunan lebih lanjut ke area $60.000. Perlu dicatat bahwa munculnya long lower wick baru-baru ini menandakan adanya minat beli di harga rendah (dip buying).
Sebaliknya, jika distribusi oleh whale melambat dan para pemegang jangka menengah bertransisi menjadi pemegang jangka panjang, prospek pemulihan dapat menguat. Munculnya permintaan baru dapat memicu breakout di atas resistansi rentang tersebut. Pergerakan yang tertahan menuju $71.963 akan membatalkan pandangan bearish jangka pendek.
Jika level tersebut berhasil dilewati, kenaikan dapat berlanjut menuju $74.789, sekaligus memulihkan momentum bullish di pasar kripto yang lebih luas.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.