3 Sinyal Merah Ethereum (ETH): Vitalik Jual Rp310 Miliar & Inflow Binance Meledak!

Di-update
February 24, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Pasar aset kripto kembali dihebohkan oleh pergerakan dompet salah satu pendiri Ethereum (ETH), Vitalik Buterin, yang terlihat sangat aktif melakukan penjualan sepanjang Februari 2026. Penjualan besar-besaran ini terjadi di tengah kondisi pasar yang sedang rapuh, memicu kekhawatiran di kalangan investor mengenai masa depan harga aset digital nomor dua di dunia ini.

Selain aksi jual Vitalik, peningkatan tajam aliran masuk ke bursa global serta penurunan minat staking turut memberikan tekanan tambahan bagi ekosistem ini. Para pengamat kini bertanya-tanya apakah rentetan sinyal negatif ini akan menyeret harga jauh lebih dalam atau justru menjadi bagian dari redistribusi aset yang sehat bagi ekosistem cryptocurrency.

Vitalik Buterin Lepas 8.800 ETH Senilai Rp310 Miliar

Vitalik Buterin tercatat telah menjual lebih dari 8.800 ETH sepanjang bulan Februari 2026 ini. Nilai total dari aset yang dilepas tersebut diperkirakan mencapai $18,45 juta atau setara dengan Rp310,5 miliar jika dikonversi menggunakan kurs Rp16.829 per dolar AS. Aksi jual ini sebenarnya merupakan bagian dari rencana strategis Vitalik untuk mengalokasikan total 16.384 ETH guna mendukung berbagai inisiatif jangka panjang selama beberapa tahun ke depan.

Vitalik juga sempat menyampaikan melalui media sosial bahwa ia sedang mengeksplorasi opsi staking terdesentralisasi yang lebih aman guna memutar kembali modal hadiah staking miliknya demi tujuan pembangunan tersebut. Dampak dari rentetan penjualan ini terlihat cukup signifikan terhadap pergerakan harga di pasar crypto.

Pada awal Februari, Vitalik menjual sekitar 6.958 ETH yang bertepatan dengan kemerosotan harga Ethereum (ETH) sebesar 22,7% dari level $2.360 menjadi $1.825. Baru-baru ini, dalam dua hari terakhir saja, ia dilaporkan kembali melepas 1.869 ETH yang memicu penurunan harga lanjutan sebesar 5,7% dalam waktu singkat. Meskipun volume penjualannya masif, data menunjukkan bahwa Vitalik Buterin secara total masih memegang saldo sebesar 224.105 ETH di dalam dompet digital utamanya.

Baca Juga: Emas Terancam? 5 Faktor Kritis yang Bisa Mengakhiri Reli 7 Bulan Beruntun Emas

Aliran Masuk ke Binance Capai Rekor Tertinggi Sejak 2025

Di saat yang hampir bersamaan dengan aksi jual sang pendiri, aliran masuk Ethereum (ETH) ke bursa Binance tercatat melonjak ke level tertingginya sejak November 2025. Total deposit ke bursa tersebut selama 30 hari terakhir telah mencapai angka yang fantastis, yakni sebesar $33,3 miliar.

Lonjakan aliran masuk ke bursa sering kali dianggap oleh para analis sebagai indikasi bahwa investor sedang bersiap untuk melakukan transaksi cepat atau bahkan likuidasi aset mereka. Deposit bursa terbesar dalam beberapa bulan terakhir ini memberikan tekanan psikologis yang cukup berat bagi para trader ritel yang sedang memantau pergerakan harga.

Meskipun peningkatan aliran masuk bursa biasanya dianggap sebagai sinyal bearish atau negatif, beberapa analis menyebutkan bahwa fenomena ini juga bisa mencerminkan repositori strategis oleh para pemain besar. Dalam kondisi volatilitas pasar yang sangat tinggi, investor cenderung memindahkan aset mereka ke bursa sentral agar dapat merespons pergerakan harga dengan lebih instan.

Namun, kamu harus tetap waspada karena jika pasokan tambahan di bursa ini tidak segera diserap oleh permintaan pasar yang kuat, maka tekanan harga ke arah bawah mungkin akan terus berlanjut hingga beberapa waktu ke depan. Situasi ini menempatkan pasar dalam fase yang sangat sensitif terhadap berita makroekonomi global.

Penurunan Minat Staking Tingkatkan Risiko Liquid Supply

Kondisi pasar cryptocurrency secara umum terlihat semakin menantang dengan adanya laporan mengenai penurunan tajam permintaan untuk aktivitas staking Ethereum (ETH). Para pemegang aset kini tampaknya memiliki preferensi yang lebih tinggi untuk memegang likuiditas mereka secara langsung daripada menguncinya di dalam protokol jaringan demi imbal hasil.

Ketidakpastian ekonomi makro serta selera risiko investor yang menurun drastis menjadi alasan utama mengapa banyak orang mulai menjauh dari komitmen jangka panjang di dalam jaringan ini. Hal ini mencerminkan sikap hati-hati para pemodal besar di tengah tren penurunan harga yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Dampak langsung dari berkurangnya aktivitas staking ini adalah meningkatnya jumlah pasokan Ethereum (ETH) yang beredar secara bebas atau liquid supply di pasar. Ketika lebih banyak koin tersedia untuk diperdagangkan sementara permintaan dari pembeli baru tetap rendah, hal ini secara otomatis menciptakan tekanan jual tambahan pada grafik harga.

Kamu perlu memperhatikan bahwa pergerakan harga ETH saat ini sangat bergantung pada bagaimana pasar mampu menyerap likuiditas yang melimpah tersebut di tengah tren pelemahan global. Hingga saat ini, Ethereum (ETH) tercatat masih diperdagangkan di kisaran $1.868,04, yang berarti mengalami penurunan sekitar 5,35% dalam waktu 24 jam terakhir.

Baca Juga: MicroStrategy Siap Salip Bitcoin? Simak Prediksi Mengejutkan Jelang Akhir Februari!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8