5 Hal Penting Mengenai Gold Bullion, Instrumen Safe Haven Paling Solid Selain Crypto!

Di-update
February 28, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Kamu mungkin sering mendengar istilah gold bullion saat berbicara mengenai investasi logam mulia, namun apa sebenarnya yang dimaksud dengan istilah tersebut? Secara sederhana, gold bullion adalah emas murni dalam bentuk batangan atau koin yang nilainya ditentukan murni berdasarkan berat dan kadar kemurniannya, bukan berdasarkan nilai artistik atau desainnya.

Di tengah volatilitas pasar crypto yang tinggi, memahami karakteristik gold bullion sangat penting bagi kamu yang ingin memiliki aset lindung nilai yang diakui secara universal di seluruh dunia.

Mengenal Bentuk dan Kemurnian Gold Bullion

Gold bullion umumnya diproduksi oleh perusahaan pemurnian resmi dengan kadar kemurnian yang sangat tinggi, biasanya mencapai 99,9% atau 24 karat. Kamu bisa menemukan aset ini dalam berbagai ukuran berat, mulai dari satuan terkecil 0,5 gram hingga batangan besar seberat 1 kilogram yang sering disimpan oleh bank sentral. Jika kamu memantau pasar forex, harga gold bullion ini sangat dipengaruhi oleh indeks harga emas dunia yang saat ini berada di kisaran $85 per gram atau setara Rp1.424.515 (kurs Rp16.759).

Keunikan dari gold bullion dibandingkan dengan perhiasan adalah tidak adanya biaya desain atau pembuatan yang mahal, sehingga nilai yang kamu bayar murni untuk emasnya. Setiap batangan gold bullion yang asli pasti disertai dengan nomor seri unik serta sertifikat dari lembaga terpercaya seperti LBMA (London Bullion Market Association) atau Antam (ANTM). Hal ini memberikan rasa aman yang sama kuatnya dengan saat kamu menyimpan Bitcoin (BTC) di dalam cold wallet pribadi yang memiliki tingkat keamanan enkripsi tingkat tinggi.

Baca Juga: 5 Alasan Sinyal Bullish BTC Muncul Lagi: Coinbase Premium Positif, BTC Tembus Rp1,5 Miliar?

Keuntungan Investasi Gold Bullion Bagi Investor

harga emas melonjak
Generated by AI

Salah satu keuntungan utama memiliki gold bullion adalah likuiditasnya yang sangat tinggi, di mana kamu bisa menjualnya kembali kapan saja di berbagai belahan dunia dengan harga transparan. Emas jenis ini dianggap sebagai aset “pemelihara kekayaan” karena nilainya cenderung naik dalam jangka panjang dan mampu melawan gerusan inflasi mata uang fiat. Kamu bisa menjadikannya sebagai jaring pengaman finansial saat portofolio cryptocurrency milikmu sedang mengalami guncangan akibat tren pasar bearish yang tidak menentu.

Selain itu, gold bullion tidak memiliki risiko pihak lawan (counterparty risk) jika kamu menyimpannya secara fisik di tempat yang aman. Artinya, nilai emasmu tidak bergantung pada kinerja perusahaan atau stabilitas sistem perbankan tertentu, berbeda dengan saham atau aset digital lainnya. Jika kamu memiliki 1 kilogram emas fisik senilai Rp1.424.515.000, aset tersebut akan tetap menjadi milikmu secara nyata selama kamu menjaganya dengan baik. Strategi ini sangat cocok bagi kamu yang mengutamakan keamanan modal di atas keuntungan spekulatif sesaat di pasar digital.

Perbedaan Gold Bullion dan Emas Perhiasan

Penting bagi kamu untuk bisa membedakan antara gold bullion dengan emas perhiasan agar tujuan investasimu bisa tercapai secara maksimal. Emas perhiasan biasanya memiliki campuran logam lain seperti tembaga agar lebih kuat, sehingga kadarnya seringkali hanya 18 karat atau 75%, dan harganya sudah termasuk biaya pengrajin. Saat kamu menjual kembali perhiasan, biaya pembuatan tersebut biasanya hangus, sehingga imbal hasil investasinya tidak seefektif saat kamu memegang gold bullion batangan murni.

Dalam dunia crypto, perbedaan ini mirip dengan memegang aset fundamental seperti Ethereum (ETH) dibandingkan dengan memegang token NFT yang nilainya sangat bergantung pada permintaan pasar seni. Gold bullion adalah aset yang membosankan namun stabil, sementara perhiasan lebih ke arah gaya hidup yang memiliki nilai estetika di samping nilai ekonomisnya. Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa lebih bijak dalam mengalokasikan dana ke berbagai instrumen investasi guna menciptakan portofolio yang seimbang antara pertumbuhan digital dan stabilitas aset fisik.

Baca Juga: 5 Alasan BlackRock Serok Bitcoin & Ethereum Rp2,52 Triliun, Sinyal Bullish Akhir Februari 2026!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin (BTC), USDT (USDT) to IDR dan harga saham Nvidia (NVDA) tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Crypto Berbasis Emas: Ketika Aset Fisik Bertemu Teknologi Kripto

harga emas dunia hari ini
Generated by AI

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.

Salah satu yang paling populer adalah Tether Gold (XAUt), stablecoin berbasis ERC-20 yang didukung emas fisik, di mana 1 token mewakili 1 troy ounce emas murni. Emas disimpan di brankas di Swiss dan setiap token terhubung langsung ke emas batangan bersertifikat. Sistemnya menggunakan algoritma otomatis untuk mengelola alokasi emas dan alamat Ethereum secara efisien.

Token XAUt tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. XAUt juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8