Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar masih berada dalam cengkeraman ketakutan yang ekstrem. Banyak investor Bitcoin (BTC) hanya menaruh perhatian pada pergerakan harga jangka pendek dan terlalu terpaku pada faktor-faktor negatif. Akibatnya, mereka cenderung mengabaikan fundamental yang sebenarnya tetap kuat.
Meski harga sedang mengalami koreksi, data berikut memperkuat argumen bahwa peluang pemulihan tetap terbuka.
Harga Bitcoin mengalami penurunan yang signifikan. Namun, pemanfaatannya sebagai jaringan pembayaran justru mencetak rekor tertinggi, sebagaimana tercermin dari data terbaru Lightning Network.
Baca juga: Harga Bitcoin Melonjak ke $68.000 Hari Ini (26/2): Pemulihan Sesaat atau Sinyal Awal Bull Run?
Lightning Network merupakan protokol Layer 2 yang dibangun di atas Bitcoin. Protokol ini memungkinkan transaksi yang lebih skalabel, berbiaya rendah, dan nyaris instan, sehingga cocok untuk kebutuhan pembayaran sehari-hari.
Berdasarkan data Newhedge, kapasitas Lightning Network meningkat hingga rekor 5.800 BTC pada Desember, lalu masih bertahan di atas 5.600 BTC pada awal 2026.

Kapasitas (berwarna biru) merujuk pada total Bitcoin yang dikunci di dalam kanal pembayaran Lightning. Agar jaringan ini berjalan, para partisipan perlu mengalokasikan BTC terlebih dahulu ke dalam kanal. BTC yang telah dikomitmenkan tersebut membentuk kapasitas jaringan.
Dengan demikian, kapasitas menentukan nilai maksimum yang dapat ditransaksikan melalui Lightning Network pada satu waktu. Kenaikan kapasitas umumnya menandakan perbaikan pada skalabilitas, keandalan, serta peningkatan adopsi pengguna.
Selain itu, laporan terbaru dari River menyebutkan bahwa Lightning Network untuk pertama kalinya melampaui volume transaksi bulanan $1 miliar. Jaringan ini memproses 5,22 juta transaksi. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa pelaku bisnis dan exchange semakin memanfaatkan Lightning untuk memindahkan dana nyata.
Sam Wouters, Director of Marketing di River, menambahkan bahwa mayoritas transaksi saat ini berkaitan dengan transfer antar-exchange dan kerap melibatkan nilai yang besar. Ia memperkirakan, ke depan kemunculan agen AI dapat menurunkan rata-rata nilai transaksi karena melakukan banyak transaksi kecil dalam jumlah tinggi.
Kedua, hashrate Bitcoin—metrik penting yang mengukur total daya komputasi jaringan—telah pulih ke level yang sebanding dengan September tahun lalu, ketika BTC diperdagangkan di atas $100.000.
Pemulihan berbentuk V yang kuat pada Februari menunjukkan bahwa para penambang kembali beroperasi dengan keyakinan yang meningkat. Kondisi ini juga memperkuat keamanan serta ketahanan jaringan.

Para penambang tampaknya telah melewati fase sentimen negatif yang ekstrem. Mereka mulai menyalakan kembali aktivitas penambangan setelah sempat terdampak gangguan cuaca berat pada awal tahun.
Secara historis, hashrate cenderung meningkat seiring kenaikan harga Bitcoin. Pola ini kerap dipandang sebagai sinyal awal adanya potensi pemulihan BTC.
Ketiga, Coinbase Premium Index kembali bergerak ke area positif pada pekan terakhir bulan tersebut, setelah sempat bertahan di area negatif selama sekitar satu bulan penuh.
Baca juga: Solana (SOL) Siap Tembus $100 Jika Bitcoin Kembali Naik ke $72.000? Simak Analisanya!
Coinbase Premium Index mengukur selisih harga Bitcoin antara Coinbase dan Binance. Kembalinya indeks ini ke wilayah positif mengindikasikan investor Amerika Serikat bersedia membeli BTC pada harga yang lebih tinggi.

Darkfost, analis di CryptoQuant, menilai bahwa pergeseran kembali ke area positif menunjukkan perbaikan permintaan secara bertahap dari pelaku profesional dan institusional, terutama yang berbasis di Amerika Serikat.
Meski demikian, sinyal ini masih bersifat awal dan mencerminkan kehati-hatian investor yang masih berlangsung. Ia menambahkan bahwa level harga saat ini tampak mulai kembali menarik bagi partisipan profesional.
Di tengah pesimisme pasar yang dominan, sinyal-sinyal positif ini mungkin terlihat tidak menonjol. Namun, tetap berpotensi menjadi pemicu pemulihan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.