Bitcoin Sideways di Rp1 Miliar, Tapi Adopsi Meledak! Ini 3 Sinyal Penting yang Perlu Dipantau

Di-update
February 27, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) masih bergerak dalam rentang US$60.000–US$70.000 atau sekitar Rp1,00–Rp1,17 miliar (kurs Rp16.789) setelah sempat terkoreksi 35% awal tahun ini. Meski harga terlihat stagnan, sejumlah indikator adopsi crypto justru menunjukkan dinamika berbeda. Divergensi ini menandakan adanya akumulasi dan komitmen jangka panjang di balik pergerakan sideways.

Arus ETF Negatif, Likuiditas Melemah

Rata-rata 90 hari arus dana spot Bitcoin ETF di AS tercatat minus US$2,18 miliar atau sekitar Rp36,6 triliun. Kondisi ini menunjukkan lebih banyak dana keluar dibanding masuk, sehingga tekanan beli institusional berkurang. Dalam dua tahun terakhir, pola serupa kerap diikuti fase koreksi harga BTC. Pemulihan arus ETF ke zona positif menjadi sinyal penting bagi potensi reli berikutnya.

Sumber: Cointelegraph

Selama aliran dana masih negatif, dorongan likuiditas cenderung terbatas. ETF sering menjadi indikator sentimen investor besar terhadap crypto. Kembalinya inflow stabil biasanya selaras dengan penguatan harga. Karena itu, metrik ini menjadi perhatian utama pasar.

Baca juga: Ethereum di Titik Kritis! Tembus Rp35 Juta atau Turun Lagi ke Rp30 Juta?

Whale Akumulasi Diam-Diam

Data on-chain menunjukkan alamat dengan 1.000–10.000 BTC pernah menambah lebih dari 200.000 BTC saat harga bergerak sideways pada 2023. Akumulasi tersebut kemudian mendahului reli besar. Indikator kuncinya adalah perubahan tahunan kepemilikan whale yang melampaui rata-rata 365 hari. Jika pola ini terulang, potensi supply absorption kembali meningkat.

Sumber: Cointelegraph

Akumulasi saat harga datar sering menjadi sinyal bullish tersembunyi. Dalam ekosistem cryptocurrency, pergerakan whale kerap mendahului tren besar. Pasar kini memantau apakah fase serupa sedang terbentuk. Jika ya, konsolidasi saat ini bisa menjadi fondasi reli berikutnya.

Baca juga: Prediksi Harga Ripple (XRP): Fase 4 Siap Dimulai, Target ATH hingga $21,5?

Hash Rate Stabil, Treasury Melambat

Sumber: Cointelegraph

Rata-rata hash rate 30 hari berada di sekitar 0,99 ZH/s, mencerminkan komitmen penambang terhadap jaringan crypto. Kenaikan hash rate saat harga sideways menandakan investasi infrastruktur tetap berjalan. Hal ini memperkuat fundamental jaringan Bitcoin. Namun, akumulasi korporasi terlihat melambat dibanding periode sebelumnya.

Penambahan treasury perusahaan publik hanya sekitar 0,1% dalam 30 hari terakhir. Artinya, perusahaan cenderung mempertahankan posisi, bukan mempercepat pembelian. Kombinasi metrik ini menunjukkan fase konsolidasi yang sehat, meski belum ada katalis kuat. Arah Bitcoin selanjutnya kemungkinan ditentukan oleh kembalinya likuiditas institusional dan percepatan akumulasi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8