Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga emas dunia kembali mencatat kenaikan pada 3 Maret 2026 pukul 10.30 WIB. Berdasarkan data terbaru, harga spot emas berada di level Rp2.912.121 per gram, naik Rp34.037 dibandingkan sesi sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah dinamika pasar global, termasuk volatilitas aset crypto dan cryptocurrency seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

Per 3 Maret 2026, harga emas dunia tercatat dalam beberapa denominasi utama sebagai berikut:
Kenaikan harga dalam rupiah dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu penguatan harga emas global dalam dolar AS serta pergerakan nilai tukar USD/IDR. Kombinasi keduanya membuat harga emas domestik bergerak lebih dinamis.
Baca Juga: 1 Stel Emas Berapa Gram? Ini Total Uang yang Perlu Kamu Siapkan!

Grafik intraday menunjukkan volatilitas harga sepanjang sesi perdagangan. Pada 2 Maret, harga sempat berada di bawah Rp2,870 juta per gram sebelum melonjak tajam di awal 3 Maret.
Pada 3 Maret pagi, tren cenderung menguat hingga mendekati Rp2,916 juta per gram sebelum mengalami koreksi tipis. Pola ini mencerminkan respons pasar terhadap sentimen global, termasuk ekspektasi suku bunga dan kondisi geopolitik.
Kenaikan harga emas dunia biasanya berdampak langsung pada harga emas batangan dalam negeri, termasuk produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Dalam grafik periode 16 Februari hingga 3 Maret 2026, harga emas Antam terlihat meningkat dari kisaran Rp2,94 juta menjadi sekitar Rp3,12 juta per gram.
Korelasi ini menunjukkan bahwa harga emas fisik domestik mengikuti tren global dengan tambahan faktor premium dan pajak. Investor yang terbiasa memantau crypto seperti Ripple (XRP) atau Solana (SOL) dapat melihat kemiripan dalam hal sensitivitas terhadap sentimen global, meskipun volatilitas emas relatif lebih rendah.

Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga emas dunia hari ini meliputi:
Ketika pasar cryptocurrency mengalami tekanan akibat kebijakan moneter ketat, emas sering kali mendapatkan aliran dana sebagai aset lindung nilai. Hubungan ini menjadikan emas dan crypto sebagai dua instrumen yang sering dibandingkan dalam strategi diversifikasi.
Kenaikan harga spot emas ke Rp2.912.121 per gram menunjukkan momentum positif jangka pendek. Namun, investor tetap perlu memperhatikan potensi koreksi teknikal setelah kenaikan tajam.
Bagi kamu yang memiliki portofolio cryptocurrency, menambahkan eksposur emas dapat membantu menyeimbangkan risiko. Diversifikasi antara aset digital dan logam mulia sering digunakan untuk menjaga stabilitas nilai portofolio dalam jangka panjang.

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.
Salah satu yang paling populer adalah Pax Gold (PAXG), stablecoin yang didukung oleh satu troy ounce (t oz) dari emas batangan London Good Delivery 400 oz, yang disimpan di brankas Brink.
Token PAXG tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. PAXG juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.